Jumat, 16 Oktober 2026
12:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Tuna sirip hitam

Tuna sirip hitam

Bagikan:
Tuna sirip hitam
250px-Blackfin_tuna%2C_Duane_Raver_Jr.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Genus:
Subgenus:
Spesies:
Artikel takson sembarang

Tuna sirip hitam (Thunnus atlanticus) adalah spesies ikan tuna terkecil dalam genus Thunnus, secara umum dapat tumbuh hingga mencapai ukuran maksimum panjang 100 sentimeter (39 in) dan berat 21 kilogram (46 pon). Tuna sirip hitam memiliki bentuk tubuh oval, punggung berwarna hitam, dengan sedikit rona kuning pada finlet (barisan sirip-sirip kecil tajam dekat ekor), serta rona kuning pada sisi tubuhnya. Tuna sirip hitam hanya dapat ditemukan di Samudra Atlantik bagian barat, dari Tanjung Cop hingga ke pesisir Brasil.

Tuna sirip hitam berburu ikan dan cumi-cumi baik di lingkungan epipelagik (permukaan) ataupun mesopelagik. Mangsanya termasuk golongan krustasea seperti udang, kepiting, amfipoda, stomatopoda, dan larva dekapoda.[2] Ikan ini adalah spesies yang berumur pendek, dan cepat tumbuh; tuna sirip hitam berumur 5 tahun dapat dianggap tua. Ikan ini mencapai kematangan seksual pada usia dua tahun, dan bertelur di lautan terbuka pada musim panas. Tuna sirip hitam adalah ikan yang menyukai iklim air laut yang hangat, mereka menyukai suhu air 68 °F (20 °C). Walaupun ikan ini berukuran kecil, mereka menebus kekurangan ini dengan berburu berkelompok dan gemar menggigit mangsa.

Referensi

  1. ↑ Collette, B., Amorim, A.F., Boustany, A., Carpenter, K.E., Dooley, J., de Oliveira Leite Jr., N., Fox, W., Fredou, F.L., Fritzsche, R., Graves, J., Viera Hazin, F.H., Juan Jorda, M., Kada, O., Minte Vera, C., Miyabe, N., Nelson, J., Nelson, R., Oxenford, H., Teixeira Lessa, R.P. & Pires Ferreira Travassos, P.E. (2011). "Thunnus atlanticus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2011.2. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 13 Januari 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |last-author-amp= and |authors=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Thunnus atlanticus". FishBase. Ed. Ranier Froese and Daniel Pauly. November 2012 version. N.p.: FishBase, 2012.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Thunnus atlanticus.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Thunnus atlanticus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan