Minggu, 27 September 2026
14:18 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Thomas Coke

Thomas Coke

250px-BpThomasCoke.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Thomas Coke.

Thomas Coke adalah pemimpin gerakan misi Metodis yang mula-mula dan dikenal sebagai bapa misi Metodis.[1] Dia berperan besar dalam penyebaran ajaran Metodis setelah Revolusi Amerika.[1] Coke dilahirkan pada tanggal 9 September 1747 di Brecon, Wales.[1] Dia menempuh pendidikan teologi di Universitas Oxford.[1] Pada tahun 1770 dia menjadi diaken dan dua tahun kemudian menjadi seorang Imam di Gereja Inggris (Church of England).[1] Perjumpaan dengan John Wesley (pendiri gerakan Metodis) pada tahun 1776 membuat Thomas Coke tertarik pada gerakan Metodis. Pada tahun 1777 dia meletakkan jabatan sebagai imam di Gereja Inggris dan bergabung dengan gerakan Metodis.[1] Coke ditahbiskan kemudian oleh John Wesly pada bulan September tahun 1984.[2] Pada tahun 1782, Coke pergi ke Amerika dan menjadi pelopor berdirinya Methodist Episcopal Church.[1] Dari sinilah, dengan didukung oleh British Metodish, Coke mulai mengembangkan gerakan misi Metodis, antara lain ke Atiqua, Karibia, bahkan ke India.[1] Coke sendiri meninggal pada tanggal 3 Mei 1814 dalam sebuah perjalanan misi. Konon, mayatnya dikuburkan di laut.[1] Semangat misi Coke ini kemudian terus berlanjut di dalam British Metodish yang terus menjalankan misinya.[1]

Publikasi

Publikasi Coke meliputi suatu Commentary of the Bible (1807), A History of the West Indies (3 volume, 1808–11), History of the Bible, Six Letters in Defence of the Doctrine of Justification by Faith, Four Discourses on the Duties of a Minister, dan sebuah Preacher's Manual, serta, bekerja sama dengan pengarang lain termasuk Henry Moore, untuk menulis Life of Wesley (1792).

Sumber

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 {en} J. Gordon Melton. 2005. Encyclopedia of Protestantism. New York:Facts On File. Hal. 158.
  2. ↑ {en} Williston Walker. 1946. A History of The Christian Church. New York: Charles Scribner's sons. Hlm. 575.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan