Minggu, 11 Oktober 2026
17:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Thomas Howard

Thomas Howard

Bagikan:
250px-Thomas-howard-rubensportrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Thomas Howard oleh Rubens

Thomas Howard, Earl Arundel ke-XIV KG, (7 Juli 1585[1] – 4 Oktober 1646) adalah seorang penggawa Inggris terkemuka pada masa pemerintahan Raja James I dan Raja Charles I, tetapi ia menjadikan namanya sebagai Tur Agung dan ia lebih terkenal sebagai kolektor seni daripada sebagai politikus. Ketika dia meninggal, dia memiliki 700 lukisan, bersama dengan banyak koleksi patung, buku, cetakan, gambar dan perhiasan antik. Sebagian besar koleksi ukiran marmernya, yang dikenal sebagai marmer Arundel, akhirnya diserahkan ke Universitas Oxford.

Keluarga

Dengan istrinya Alethea (menikah pada 1606) ia memiliki enam anak,[2]

  • James Howard, Lord Maltravers (1607–1624)
  • Henry Howard, Earl ke-XV Arundel (1608–1652)
  • William Howard, Vicomte ke-I Stafford (1614–1680)
  • Mary Anne Howard (1614-)

Referensi

  1. ↑ Hervey 1921, hlm. 9.
  2. ↑ Mary F. S. Hervey,The Life,Correspondance and Collection of Thomas Howard,Earl of Arundel, Appendix II, p. 459

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan