Minggu, 18 Oktober 2026
16:03 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Teobromina

Teobromina

senyawa kimia

Bagikan:
Teobromina
250px-Theobromin_-_Theobromine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Theobromine3d.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama lainxanteosa
diurobromina
3,7-dimethilxantina
Rute
pemberian
Oral
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
  • Senyawa tak terkendali
Data farmakokinetika
MetabolismeDemetilasi dan oksidasi hati[1]
Waktu paruh eliminasi7,1 +/- 0,7 jam
EkskresiGinjal (10% tak diubah, sisanya metabolit)[1]
Pengenal
  • 3,7-dihidro-3,7-dimetil-1H-purin-2,6-diona
Nomor CAS
PubChem CID
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.001.359 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC7H8N4O2[2]
Massa molar180,164 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • C[n]1cnc2N(C)C(=O)NC(=O)c12

Teobromina atau xanteosa adalah zat kimia[2] dari kelompok alkaloid. Teobromin ada di tumbuhan kakao. Secara kimiawi, teobromin amat mirip dengan kafeina.[2] Karena kakao digunakan untuk membuat cokelat, senyawa ini juga ada pada coklat. Meski bernama teobromina, tidak ada bromin yang terkandung di dalamnya — teobromina berasal dari Theobroma, nama genus dari pohon kakao, (yang berasal dari bahasa Yunani theo ("Dewa") dan brosi ("makanan"), artinya "makanan para dewa")[3] dengan akhiran -ina yang diberikan pada alkaloid dan senyawa basa lain yang mengandung nitrogen.[4]

Teobromina adalah bubuk tak larut air, kristalina, dan pahit. Warnanya bisa disebut putih ataupun tak berwarna.[5] Teobromina memiliki efek yang serupa dengan kafeina meskipun lebih kecil, membuatnya homolog. Teobromina adalah isomer teofilina sebagaimana paraxantina. Teobromina dikategorikan sebagai dimetil xantina,[6] yang artinya senyawa ini masuk xantina[7] dengan 2 gugus metil.[8]

Teobromina pertama kali diisolasi dari bibit pohon kakao pada tahun 1878[9] dan segera setelah itu disintesis dari xantina oleh Hermann Emil Fischer.[10]

Rujukan

  1. 1 2 (Prancis) "Theobromine". BIAM. Maret 29, 2000. Diakses tanggal 2007-03-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 William Marias Malisoff (1943). Dictionary of Bio-Chemistry and Related Subjects. Philosophical Library. hlm. 311, 530, 573. ISBN B0006AQ0NU.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  3. ↑ Bennett, Alan Weinberg (2002). The World of Caffeine: The Science and Culture of the World's Most Popular Drug. Routledge, New York. ISBN 0415927234.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan) (catatan: buku itu salah mengutip nama "Theobroma" diturunkan dari bahasa Latin)
  4. ↑ "-ine."The American Heritage® Dictionary of the English Language, Fourth Edition. Houghton Mifflin Company. 2004. ISBN 0395711460.
  5. ↑ "theobromine". Dictionary.com. Diakses tanggal 2007-02-22. Untuk kenyamanan, sumber langsung dari ketiga definisi itu dikutipkan.
  6. ↑ "Theobromine". On-Line Medical Dictionary. Diakses tanggal 2007-02-23.
  7. ↑ "Xanthine". On-Line Medical Dictionary. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-05. Diakses tanggal 2007-02-23.
  8. ↑ "Dimethyl". On-Line Medical Dictionary. Diakses tanggal 2007-02-23.[pranala nonaktif permanen]
  9. ↑ Walter Sneader (2005). Drug Discovery: A History. John Wiley & Sons. ISBN 0471899801.
  10. ↑ Thomas Edward Thorpe (1902). Essays in Historical Chemistry. The MacMillan Company.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan