Kamis, 22 Oktober 2026
14:53 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

The Shape of Things to Come

Bagikan:
The Shape of Things to Come
First edition dust jacket
PengarangH. G. Wells
NegaraBritania Raya
BahasaInggris
GenreSejarah masa depan
PenerbitHutchinson (Britania Raya)
Macmillan (Amerika Serikat)
Tanggal terbit
September 1933
Jenis mediaCetakan

The Shape of Things to Come adalah buku fiksi ilmiah karya penulis Inggris H. G. Wells, diterbitkan pada 1933, yang berspekulasi tentang peristiwa di masa depan hingga tahun 2106.

Kemerosotan ekonomi yang panjang menyebabkan perang besar dan membuat Eropa hancur serta terancam oleh wabah penyakit. Negara-negara yang memiliki angkatan udara terkuat membentuk sistem kediktatoran tetapi penuh kebajikan sehingga membuka jalan bagi tercapainya perdamaian dunia dengan menghapus perpecahan nasional, menegakkan penggunaan bahasa Inggris, mempromosikan pembelajaran ilmiah dan melarang agama. Warga dunia yang tercerahkan mampu menggulingkan para diktator dengan cara damai, dan terus mengembangbiakkan ras baru yang sangat berbakat, sehingga mampu mempertahankan utopia permanen.

Beberapa prediksi jangka pendek Wells memang menjadi kenyataan, seperti pemboman udara seluruh kota yang disajikan secara lebih rinci daripada buku sebelumnya yang berjudul The War in the Air dan pengembangan senjata pemusnah massal. Prediksi lainnya, seperti melenyapkan kekuasaan negara dan pembubaran Islam, masih agak prematur.

Dalam buku ini terdapat penggunaan singkatan "C.E." (Masehi), yang menurut Wells adalah singkatan dari "Christian Era" tetapi sekarang lebih sering disebut singkatan dari "Common Era".[1]

Referensi

  1. ↑ Wells, HG, "Introduction", The Shape of Things to Come, Project Gutenberg Australia, §1. A Chronological Note.
Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan