Sabtu, 31 Oktober 2026
15:57 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Thaifah Tavira

Bagikan:
Thaifah Tavira
طائفة تاويرا  (Arab)
1146–1150
Ibu kotaTavira
Bahasa umum
Agama
PemerintahanMonarki
Era SejarahAbad Pertengahan
• Didirikan
1146
• Ditaklukkan oleh Muwahhidun
1150
Mata uangDirham dan Dinar
Didahului olehDigantikan oleh
Thaifah Silves
Muwahhidun
Sekarang bagian dariPortugal

Thaifah Tavira (bahasa Arab:طائفة تاويرا) adalah kerajaan thaifah Moor Islam abad pertengahan di al-Andalus, yang berdiri di wilayah yang sekarang menjadi Portugal selatan saat jatuhnya Kekaisaran Murabithun, dari tahun 1146 hingga tahun 1150, ketika ditaklukkan oleh Muwahhidun. Thaifah terdiri dari kota Tavira dan wilayah sekitarnya serta mencakup sebagian besar Distrik Faro saat ini, berbatasan dengan Provinsi Huelva di Spanyol.[1]

Sejarah

Ketika Kekaisaran Murabithun kehilangan kekuatannya, terjadilah periode kedua perluasan kerajaan-kerajaan independen, yang disebut sebagai Periode Thaifah Kedua; Terdapat sedikit informasi tentang thaifah ini: nama raja, Umar bin Abi Tut, dan masa pemerintahannya yang berumur pendek, antara sekitar tahun 1146 dan 1150. Thaifah berakhir setelah diduduki oleh Muwahhidun.[2][3]

Referensi

  1. ↑ D. J. Wasserstein (1993). "Mulūk al-Ṭawāʾif, 2. In Muslim Spain". Dalam Bosworth, C. E.; van Donzel, E.; Heinrichs, W. P. & Pellat, Ch. (ed.). Encyclopaedia of Islam. Volume VII: Mif–Naz (Edisi 2). Leiden: E. J. Brill. hlm. 552–554. ISBN 978-90-04-09419-2.
  2. ↑ (Inggris) Iberia: al-Andalus - TAVIRA
  3. ↑ "Imperio almorávide (<1072/3-1148>) - Rey de Tavira". reyesmedievales.esy.es (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari asli tanggal 15 Januari 2025.

Pranala luar

Abad ke-11
Abad ke-12
Abad ke-13
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan