Sabtu, 31 Oktober 2026
09:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Thaifah Molina

Bagikan:
Thaifah Molina
طائفة ملينة  (Arab)
1036–1129
Ibu kotaMolina
Bahasa umum
Agama
PemerintahanMonarki
Era SejarahAbad Pertengahan
• Didirikan
1036
• Ditaklukkan oleh Kerajaan Aragon
1129
Mata uangDirham dan Dinar
Didahului olehDigantikan oleh
Thaifah Valencia
krjKerajaan
Aragon
Sekarang bagian dariSpanyol

Thaifah Molina (bahasa Arab:طائفة ملينة) adalah sebuah emirat Muslim kecil abad pertengahan yang terletak di wilayah timur Kastilia saat ini, berbatasan dengan Aragon, yang muncul di Al-Andalus sekitar tahun 1036 setelah disintegrasi Kekhalifahan Kordoba. Thaifah merdeka hingga tahun 1129, ketika ditaklukkan oleh Alifonso I dari Aragon dan dimasukkan ke dalam kerajaan Aragon.[1] Thaifah Molina terbentang di kedua tepi Sungai Gallo, anak sungai Tagus, di wilayah timur Provinsi Guadalajara, di sekitar kota Tarik, Molina de Aragón saat ini.

Sejarah

Thaifah Molina muncul pada periode terakhir fitnah al-Andalus, ketika penguasa Molina de Aragón, Hucalao, mendeklarasikan dirinya sebagai emir independen dari Kekhalifahan Kordoba.[2] Hucalao digantikan oleh Aben Hammar dan Aben Galbon.[3]

Menurut sejarawan Rodrigo Jiménez de Rada, Raja Ferdinand I dari León memaksa raja Thaifah Molina untuk membayar upeti kepadanya kemudian juga kepada penerusnya.[3] Thaifah Molina harus menahan diri dari keinginan untuk memperluas wilayah ke tetangganya: Toledo dan Zaragoza dan bahkan ditundukkan oleh Zaragoza, mengambil keuntungan dari periode kelemahan Toledo.[4]

Sekitar tahun 1089 thaifah ini bersama dengan daerah lain, menjadi negara bawahan Rodrigo Diaz de Vivar[5] yang merupakan pelindung dan sahabat Aben Galbon.[3] Namun, Thaifah Molina menguasai wilayah kecil, kemungkinan besar tidak terlalu luas di sekitar kota bertembok, dan harus membayar upeti kepada thaifah tetangga: Albarracín dan Zaragoza.[3] Sebelum penaklukan Aragon, dengan mempertimbangkan kemajuan Murabithun di lembah Ebro (Zaragoza ditaklukkan pada tahun 1110), dapat diasumsikan bahwa Molina juga merupakan bagian dari kekhalifahan Murabithun.[6]

Referensi

  1. ↑ D. J. Wasserstein (1993). "Mulūk al-Ṭawāʾif, 2. In Muslim Spain". Dalam Bosworth, C. E.; van Donzel, E.; Heinrichs, W. P. & Pellat, Ch. (ed.). Encyclopaedia of Islam. Volume VII: Mif–Naz (Edisi 2). Leiden: E. J. Brill. hlm. 552–554. ISBN 978-90-04-09419-2.
  2. ↑ Rafael Altamira, "Il califfato occidentale", in "Storia del mondo medievale", vol. II, 1999, hlm. 489 dan 490
  3. 1 2 3 4 "Molina de Aragón: veinte siglos de historia: un manual básico para conocerla" (dalam bahasa Spanyol). hlm. 42. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Desember 2024.
  4. ↑ (Spanyol) #ES ¿Continuidad o ruptura entre musulmanes y mudéjares?: el ejemplo de Molina de Aragón (Guadalajara), hlm. 180
  5. ↑ (Spanyol) #ES ¿Continuidad o ruptura entre musulmanes y mudéjares?: el ejemplo de Molina de Aragón (Guadalajara), hlm. 181
  6. ↑ (Spanyol) #ES ¿Continuidad o ruptura entre musulmanes y mudéjares?: el ejemplo de Molina de Aragón (Guadalajara), hlm. 182

Pranala luar

Abad ke-11
Abad ke-12
Abad ke-13

39°37′59″N 2°44′48″E / 39.6331°N 2.7467°E / 39.6331; 2.7467

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan