Selasa, 13 Oktober 2026
16:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Tepus permata biru

Tepus permata biru

spesies burung

Bagikan:
Blue jewel-babbler
250px-Ptilorrhoa_caerulescens_nigricrissus_male.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Cinclosomatidae
Genus: Ptilorrhoa
Spesies:
P. caerulescens
Nama binomial
Ptilorrhoa caerulescens
(Temminck, 1836)

Tepus permata biru (Ptilorrhoa caerulescens) merupakan spesies burung dalam keluarga Orthonychidae yang menghuni hutan dataran rendah, burung Tepus permata biru hidup di lantai hutan pada ketinggian 800 m dpl untuk mencari makanan dan tersebar di Pulau New Guinea.[2]

Deskripsi

Tepus permata biru dikenal sebagai burung pemalu dengan warna bulu variasi hitam di dada, biru tua secara keseluruhan dan putih pada dada atas dekat paruh, ukuran berkisar 22 cm berekor panjang dan bermahkota biru. Suara yang dikeluarkan yaitu chew-chik-chik dan bernada tinggi.[3] Mencari makan di lantai hutan hujan yang bersemak hingga ketinggian 800 m dpl.Nyanyian, siulan bernada tinggi yang diulang perlahan, diikuti oleh "chew" menurun yang meledak-ledak.[4]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International 2017. Ptilorrhoa caerulescens (amended version of 2016 assessment). The IUCN Red List of Threatened Species 2017: e.T103693158A112514001. https://doi.org/10.2305/IUCN.UK.2017-1.RLTS.T103693158A112514001.en. Downloaded on 19 August 2019.
  2. ↑ Maury, Hendra K.; Anggoda, Muhammad Iksan; Sangadji, Ade (2021). Panduan Lapangan Bagi Pemandu Ekowisata Burung di Papua (PDF). WWF Indonesia. hlm. 122. ISBN 9789791461924.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "Cendrawasih vogelkop - eBird". ebird.org (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2023-10-14.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ "Tepus-permata biru - eBird". ebird.org (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2023-10-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan