Dalam teori grup, teorema Lagrange mengatakan bahwa untuk suatu grup hingga
G
{\displaystyle G}
berorde
n
{\displaystyle n}
, orde dari setiap subgrup
H
≤
G
{\displaystyle H\leq G}
haruslah membagi
n
{\displaystyle n}
. Teorema ini dinamai berdasarkan seorang matematikawan Prancis, Joseph-Louis de Lagrange.
Bukti
Untuk membuktikan teorema Lagrange, dapat digunakan koset dari suatu subgrup. Akan ditunjukkan bahwa setiap koset suatu subgrup berukuran sama, sehingga haruslah setiap koset dari suatu subgrup
H
{\displaystyle H}
memiliki anggota sebanyak orde dari
H
{\displaystyle H}
. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun suatu bijeksi
f
:
a
H
→
b
H
{\displaystyle f:aH\to bH}
untuk sebarang
a
,
b
∈
G
{\displaystyle a,b\in G}
dengan
f
(
x
)
=
b
a
−
1
x
{\displaystyle f(x)=ba^{-1}x}
. Mudah ditunjukkan bahwa pemetaan tersebut merupakan bijeksi dengan invers
f
−
1
(
x
)
=
a
b
−
1
x
{\displaystyle f^{-1}(x)=ab^{-1}x}
. Akibatnya, kita dapatkan setiap koset dari subgrup
H
{\displaystyle H}
berukuran sama. Berikutnya, karena koset-koset dari
H
{\displaystyle H}
mempartisi grup
G
{\displaystyle G}
atas akibat dari relasi ekuivalensi
a
∼
b
⟺
a
H
=
b
H
{\displaystyle a\sim b\iff aH=bH}
, kita dapatkan banyaknya anggota dari
G
{\displaystyle G}
sama dengan banyaknya koset dari
H
{\displaystyle H}
dikali banyaknya anggota dari
H
{\displaystyle H}
(karena semua koset berukuran sama). Akibatnya, kita dapatkan
|
G
|
=
[
G
:
H
]
|
H
|
{\displaystyle |G|=[G:H]|H|}
sehingga orde tiap subgrup haruslah membagi orde grupnya. Dengan demikian kita selesai.
Konvers dari Teorema Lagrange
Secara umum, konvers dari teorema Lagrange tidak berlaku. Yakni, jika
n
{\displaystyle n}
membagi orde dari
G
{\displaystyle G}
, belum tentu terdapat suatu subgrup dari
G
{\displaystyle G}
yang berorde
n
{\displaystyle n}
. Sebagai contoh, grup berayun (yakni grup dari permutasi genap)
A
4
{\displaystyle A_{4}}
yang berorde 12 tidak memiliki subgrup berorde 6.