Jumat, 30 Oktober 2026
11:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Dalai Lama ke-14

Dalai Lama ke-14

aktivis dan pejuang HAM asal Tibet

Bagikan:
Dalai Lama ke-14, Tenzin Gyatso
Tenzin Gyatso berbicara
Dalai Lama pada 2012
Dalai Lama ke-14
Berkuasa22 Februari 1940 – sekarang
PendahuluDalai Lama ke-13, Thubten Gyatso
WaliLobsang Sangay sebagai Sikyong (fungsi politik)
sebelumnya Kalön Tripas
Kepala negara Pemerintahan Tibet Pusat
Masa jabatan28 April 1959 – 20 September 2012
PendahuluPosisi ditetapkan
PenerusLobsang Sangay (sebagai Sikyong)
Direktur Komite Persiapan untuk Daerah Otonomi Tibet
Masa jabatan1956–1959
PendahuluPosisi ditetapkan
PenerusPanchen Lama ke-10 (penjabat)
Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Republik Rakyat Cina ke-1, ke-2
Masa jabatan15 September 1954 – 21 Desember 1964
Pengasingan ke India pada Maret 1959
LahirLhamo Thondup
6 Juli 1935 (umur 91)
Taktser, Amdo, Tibet[1][2]
AyahChoekyong Tsering
IbuDiki Tsering
AgamaBuddha Tibet (aliran Gelug)
Tanda tanganDalai Lama ke-14, Tenzin Gyatso

Dalai Lama ke-14, Tenzin Gyatso (bahasa Tibet: བསྟན་འཛིན་རྒྱ་མཚོ་, Bstan 'dzin Rgya mtsho) (lahir 6 Juli 1935) adalah Dalai Lama saat ini yang ke-14. Anak kelima dari sembilan bersaudara keluarga petani ini dinyatakan menjadi tulku (reinkarnasi) Dalai Lama ke-13 pada usia tiga tahun. Pada tanggal 17 November 1950, ia naik takhta sebagai kepala negara Tibet di saat pendudukan daerah itu oleh pasukan Republik Rakyat Tiongkok. Setelah kekalahan gerakan perlawanan Tibet pada 1959, Tenzin Gyatso mengungsi ke India dan mendirikan pemerintah Tibet di pengasingan. Ia juga pernah bertemu dengan Paus Yohanes Paulus II sebanyak 9 kali di Vatikan. ia juga pernah bertemu Bunda Teresa di India.

Tenzin Gyatso merupakan Dalai Lama pertama yang mengunjungi dunia Barat. Pada 1989, ia menerima Penghargaan Perdamaian Nobel.

Pada sebuah ceramah yang disampaikan pada tanggal 10 Maret 2011, Dalai Lama ke-14 menyatakan bahwa menyampaikan pendapat atas perubahan kepada konstitusi dari Pemerintahan Tibet dalam pengasingan yang akan menghapus peran Dalai Lama sebagai pemimpin negara, menggantikannya dengan seorang pemimpin terpilih. Jika hal ini diterima oleh Parlemen pemerintah Tibet dalam pengasingan, keputusan ini akan menyatakan pengunduran diri Dalai Lama dari peran politik resminya, walaupun ia akan tetap mengemban posisinya sebagai pemimpin agama.[3] Ia menyampaikan pengunduran dirinya secara resmi sebagai pemimpin politik kepada Parlemen Tibet dalam pengasingan di Dharamsala, India, pada tanggal 14 Maret 2011.[4]

Referensi

  1. ↑ "Brief Biography". DalaiLama.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-16. Diakses tanggal 13 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "A Brief Biography of His Holiness the Dalai Lama". fmpt.org. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Juni 2020. Diakses tanggal 14 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Dalai Lama to retire from political life". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-20. Diakses tanggal 13 Maret 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Dalai Lama formally resigns". UPI. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-03. Diakses tanggal 2011-03-21.

Bibilografi

Pranala luar

Cari tahu mengenai Dalai Lama ke-14 pada proyek-proyek Wikimedia lainnya:
Gambar dan media dari Commons
Berita dari Wikinews
Kutipan dari Wikiquote
Teks sumber dari Wikisource
Buku dari Wikibuku
Didahului oleh:
Thubten Gyatso
Dalai Lama
1950–
Diteruskan oleh:
masih menjabat
Didahului oleh:
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB
Penghargaan Perdamaian Nobel
1989
Diteruskan oleh:
Mikhail Gorbachev
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan