Senin, 19 Oktober 2026
19:19 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Tembok Dubrovnik

Tembok Dubrovnik

bangunan istana di Kroasia

Bagikan:
Tembok Dubrovnik/Dubrovačke zidine
Dubrovnik 40px-Dubrovnik_grb.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dalmatia
Kroasia
330px-Casco_viejo_de_Dubrovnik%2C_Croacia%2C_2014-04-13%2C_DD_18.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tembok Dubrovnik
Informasi situs
JenisTembok
Terbuka untuk umum
Setiap harinya pukul 9:00–17:00 (Mei hingga pertengahan Oktober sampai pukul 19:00)
KondisiMasih utuh
Lokasi
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Tembok_Dubrovnik&revid=29886940&groups=_b8bac24be047b198f0705c6f237849883815e4b7&parser=parsoid
Koordinat42°38′24″N 18°06′29″E / 42.640°N 18.108°E / 42.640; 18.108
TinggiHingga 25 m
Sejarah situs
DibangunAbad ke-7 – 17
Dibangun olehWarga Dubrovnik
Arsitek:
Bahan bangunanGamping
Peristiwa

Tembok Dubrovnik (bahasa Kroasia:Dubrovačke gradske zidine) adalah tembok-tembok batu yang mengelilingi kota Dubrovnik dan melindungi warga Republik Ragusa dari serangan asing. Tembok ini sudah ada semenjak abad ke-7 pada masa Kekaisaran Romawi Timur[1] Sepanjang sejarahnya, tembok ini diperbesar dan diperkuat dan merupakan salah satu perbentengan terbesar pada Abad Pertengahan. Tembok ini juga tidak pernah ditembus oleh pasukan asing pada masa itu.[2] Pada tahun 1979, kota tua Dubrovnik (termasuk tembok kota Dubrovnik) dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.[3][4]

Sistem perbentengan tertua di Dubrovnik kemungkinan besar terbuat dari kayu.[5] Tembok batu yang saat ini masih utuh dibangun dari abad ke-12 hingga ke-17.[6] Panjang tembok ini mencapai 1.940 m dan mengelilingi sebagian besar kota tua Dubrovnik. Ketinggian maksimalnya mencapai 25 m.[3]

Struktur yang rumit ini melindungi keamanan dan kebebasan Republik Ragusa selama lima abad.[7] Tembok ini diperkuat oleh tiga menara bundar dan 14 menara persegi, lima selekoh, dua fortifikasi bersudut dan Benteng Santo Yohanes yang besar. Tembok darat juga diperkuat oleh satu selekoh dan sembilan selekoh setengah bundar yang lebih kecil.[8] Tembok ini juga dilindungi oleh parit dan 120 meriam.[9]

Catatan kaki

  1. ↑ Milić, Bruno (1995). Razvoj grada kroz stoljeća II, Srednji vijek (dalam bahasa Croatian). Zagreb: Školska knjiga. hlm. 242–245. ISBN 953-0-31641-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ "The City Walls, Bastions and Gates Pile & Ploče". Inyourpocket.com. In Your Pocket City Guides. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-17. Diakses tanggal 4 November 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Dubrovnik". Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica, Inc. Diakses tanggal 6 November 2009.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Old City of Dubrovnik". World Heritage. UNESCO World Heritage Centre. Diakses tanggal 4 November 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Oliver, Jeanne. "Dubrovnik's Walls". Croatiatraveller.com. Global Kinesis, Inc. Diakses tanggal 4 November 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Hrvatski opći leksikon (dalam bahasa Croatian). Zagreb: Miroslav Krleža Lexicographical Institute. 1996. ISBN 953-6036-62-2.{{cite encyclopedia}}: |title= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  7. ↑ Oliver, Jeanne (2007). Croatia (Edisi 4th). Lonely Planet. hlm. 227–229. ISBN 978-1-74104-916-9.
  8. ↑ "City walls of Dubrovnik" (PDF). Geographica d.o.o. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-01-24. Diakses tanggal 4 November 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "The city walls". Diu.hr. Dubrovnik International University. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-02-23. Diakses tanggal 4 November 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan