Sabtu, 17 Oktober 2026
07:11 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Tembok Aurelianus

Tembok Aurelianus

Bagikan:
Tembok Aurelianus
Italia
250px-Celio_-_le_mura_tra_porta_san_Sebastiano_e_porta_Ardeatina_1974.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bagian dari tembok Aurelianus antara Porta Ardeatina dan Porta San Sebastiano.
250px-Map_of_ancient_Rome.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Romawi kuno dengan tembok Aurelianus (merah) dan gerbang-gerbangnya yang diwarnai merah. Tembok Servia (biru) dari abad ke-4 SM juga ditampilkan.
Informasi situs
JenisTembok pertahanan
Terbuka untuk umum
Terbuka untuk umum
KondisiBagian yang tersisa: Beberapa semi-runtuh atau
sebagian dipulihkan
Lokasi
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Tembok_Aurelianus&revid=19672583&groups=_2c5443986f7da6db36ed9802f8fc5ede8afbc2a9&parser=parsoid
TinggiUp to 10 meter (33 ft)
Sejarah situs
Dibangun271-275 Masehi
Dibangun olehAngkatan Darat Romawi
Bahan bangunanBeton
Bata
DibongkarBeberapa bagian pada Abad Pertengahan
PeristiwaPenjarahan Roma (410)
Penjarahan Roma (455)
Penaklukan Roma
Informasi garnisun
GarnisunPertahanan Praetoria
PenggunaRomawi

Tembok Aurelianus (bahasa Italia:Mura aureliane) adalah sebuah jalur tembok kota yang dibangun antara 271 Masehi dan 275 Masehi di Roma, Italia, pada masa pemerintahan Kaisar Romawi Aurelianus dan Probus.

Tembok tersebut dekat dengan seluruh tujuh bukit Roma ditambah Campus Martius dan, pada tepi kanan Tiber, distrik Trastevere. Tepi sungai pada kota tersebut dibiarkan tak berbenteng, meskipun mereka membentengi sepanjang Campus Martius. Ukuran keseluruhan wilayah yang dibentengi adalah 1.400 hektare (3.500 ekar).[1]

Referensi

Catatan

Sumber

  • Mancini, Rossana (2001). Le mura Aureliane di Roma. Atlante di un palinsesto murario, Quasar, Roma ISBN 88-7140-199-9

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Aurelian Walls.

41°52′24″N 12°29′56″E / 41.87333°N 12.49889°E / 41.87333; 12.49889

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan