Jumat, 16 Oktober 2026
15:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Tembok pertahanan

Tembok pertahanan

Bagikan:
250px-20090529_Great_Wall_8125.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tembok Besar Tiongkok, Warisan Dunia UNESCO.

Tembok pertahanan, Tembok kota, atau baluarti adalah benteng yang biasanya digunakan untuk melindungi suatu kota atau pemukiman lainnya dari serangan potensial. Pada zaman kuno hingga modern, tembok pertahanan digunakan untuk melindungi pemukiman. Secara umum, disebut sebagai "Tembok kota", meskipun ada juga tembok yang dibangun sampai jauh ke luar daerah pemukimaman suatu kota, misalnya Tembok Besar Tiongkok, Tembok Benin, Tembok Hadrianus, Tembok Anastasia, hingga Tembok Atlantis.[1] Di daerah pegunungan, tembok pertahanan seperti "Letzi" digunakan bersama sebagai kastel untuk menutup lembah dari serangan potensial. Di luar fungsi utamanya sebagai pertahanan, tembok ini juga berfungsi secara simbolis mewakili status dan kemandirian komunitas yang mereka anut.

Dari mulai awal zaman sejarah hingga modern, tembok telah menjadi kebutuhan utama bagi setiap kota. Uruk pada zaman kuno Sumer (Mesopotamia) adalah salah satu kota berkubu tertua yang diketahui di dunia. Sebelum itu, ada proto-kota Yerikho di Tepi Barat yang di kelilingi oleh tembok pada milenium ke-8 SM. Tembok kota paling awal yang diketahui di Eropa adalah Solnitsata, yang dibangun pada milenium ke-6 atau ke-5 SM. Sedangkan Asyur kuno diketahui telah mengerahkan tenaga kerja dalam jumlah yang besar untuk membangun istana, kuil, dan tembok pertahanan baru.[2]

250px-Walls_of_Constantinople.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tembok Konstantinopel, Warisan Dunia UNESCO.
250px-%C3%81vila_24-8-2002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tembok pertahanan sekaligus tembok kota Ávila, Spanyol, Warisan Dunia UNESCO.

Catatan

  1. ↑ "The Cyclopean Wall Rajgir". Travel News India (dalam bahasa American English). 2017-03-07. Diakses tanggal 2017-03-09.
  2. ↑ Banister Fletcher's A History of Architecture By Banister Fletcher, Sir, Dan Cruickshank, Dan Cruickhank, Sir Banister Fletcher. Published 1996 Architectural Press. Architecture. 1696 pages. ISBN0-7506-2267-9. p. 20.

Referensi

  • Monika Porsche: Stadtmauer und Stadtentstehung – Untersuchungen zur frühen Stadtbefestigung im mittelalterlichen Deutschen Reich. - Hertingen, 2000. ISBN3-930327-07-4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan