Rabu, 14 Oktober 2026
14:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas

Proto-kota

Bagikan:

Proto-kota adalah sebuah desa besar atau kota pada era Neolitikum seperti Yerikho dan Çatalhöyük,[1] atau pemukiman prasejarah yang berbentuk pedesaan dan perkotaan. Proto-kota berbeda dari kota biasa yang kita kenal karena tidak memiliki sistem perencanaan kota dan pemerintahan. Misalnya Yerikho, masyarakatnya jelas memiliki sistem strata kelas, tetapi belum ada prasarana jalan, sementara Çatalhöyük tampaknya tidak memiliki stratifikasi sosial. Inilah yang membedakan proto-kota dengan negara-kota Mesopotamia awal pada milenium ke-4 SM.[2]

Mesir Prasejarah dan periode Ubaid Sumeria menunjukkan ciri yang oleh sebagian orang disebut proto-kota. Setelah masa itu, muncul Eridu, kota Sumeria pertama yang disebut sebagai pemukiman atau pemukimam kota pada periode Uruk sekitar 4.000 SM. Untuk di Eropa contohnya adalah Peradaban Cucuteni-Trypillia di Eropa timur dan sebelah utara Laut Hitam, yang berawal dari milenium keempat SM.[3]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Rice, Michael (2003). Egypt's Legacy: The Archetypes of Western Civilization: 3000 to 30 BC. Taylor & Francis. ISBN 978-0-203-48667-2. "On the Konya plain in central Anatolia lies the extraordinary settlement of Catal Huyuk, which was nothing less than a proto-city (perhaps, indeed, the proto-city), founded in the mid-seventh millennium BC."
  2. ↑ The Archaeology Coursebook: An Introduction to Themes, Sites, Methods and Skills
  3. ↑ Trypillian Civilization Journal
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan