Sabtu, 31 Oktober 2026
13:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tembok Aurelianus

Tembok Aurelianus

Bagikan:
Tembok Aurelianus
Italia
250px-Celio_-_le_mura_tra_porta_san_Sebastiano_e_porta_Ardeatina_1974.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bagian dari tembok Aurelianus antara Porta Ardeatina dan Porta San Sebastiano.
250px-Map_of_ancient_Rome.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Romawi kuno dengan tembok Aurelianus (merah) dan gerbang-gerbangnya yang diwarnai merah. Tembok Servia (biru) dari abad ke-4 SM juga ditampilkan.
Informasi situs
JenisTembok pertahanan
Terbuka untuk umum
Terbuka untuk umum
KondisiBagian yang tersisa: Beberapa semi-runtuh atau
sebagian dipulihkan
Lokasi
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Tembok_Aurelianus&revid=19672583&groups=_2c5443986f7da6db36ed9802f8fc5ede8afbc2a9&parser=parsoid
TinggiUp to 10 meter (33 ft)
Sejarah situs
Dibangun271-275 Masehi
Dibangun olehAngkatan Darat Romawi
Bahan bangunanBeton
Bata
DibongkarBeberapa bagian pada Abad Pertengahan
PeristiwaPenjarahan Roma (410)
Penjarahan Roma (455)
Penaklukan Roma
Informasi garnisun
GarnisunPertahanan Praetoria
PenggunaRomawi

Tembok Aurelianus (bahasa Italia:Mura aureliane) adalah sebuah jalur tembok kota yang dibangun antara 271 Masehi dan 275 Masehi di Roma, Italia, pada masa pemerintahan Kaisar Romawi Aurelianus dan Probus.

Tembok tersebut dekat dengan seluruh tujuh bukit Roma ditambah Campus Martius dan, pada tepi kanan Tiber, distrik Trastevere. Tepi sungai pada kota tersebut dibiarkan tak berbenteng, meskipun mereka membentengi sepanjang Campus Martius. Ukuran keseluruhan wilayah yang dibentengi adalah 1.400 hektare (3.500 ekar).[1]

Referensi

Catatan

Sumber

  • Mancini, Rossana (2001). Le mura Aureliane di Roma. Atlante di un palinsesto murario, Quasar, Roma ISBN 88-7140-199-9

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Aurelian Walls.

41°52′24″N 12°29′56″E / 41.87333°N 12.49889°E / 41.87333; 12.49889

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan