Telur gulung yang diberi saus dan mayones | |
| Sajian | Gorengan |
|---|---|
| Tempat asal | |
| Suhu penyajian | Panas |
| Bahan utama | Telur |
Telur gulung adalah makanan tradisional dan merupakan variasi dari telur goreng yang di mana sebuah telur akan digoreng dan kemudian digulung menggunakan sebuah tusukan yang biasanya di buat dari kayu pohon bambu. Makanan ini sering dihidangkan dan dijual di sekolah terutama di tingkat sekolah dasar (SD).[1] Jajanan ini termasuk jajanan legendaris karena sudah ada sejak tahun 90-an.[2]
Menurut beberapa sumber, telur gulung kembali populer sebagai jajanan kaki lima kembali meningkat sejak sekitar tahun 2017.[3] Jika sebelumnya makanan ini umumnya dijual dengan harga sekitar Rp500 per tusuk, dalam perkembangannya harga telur gulung berada pada kisaran Rp1.000 hingga Rp2.000 atau lebih, bergantung pada variasi dan bahan tambahan yang digunakan. Sejumlah penjual kemudian menghadirkan inovasi dengan menambahkan beragam isian, seperti bihun, kornet, fish roll, crab stick, bakso, dan sosis.[3]
Cara membuat

Cara membuat telur dadar ini relatif mudah karena hampir mirip dengan membuat telur dadar pada biasanya. Yang menjadikan makanan ini sering kali gagal dibuat adalah teknik membuat sebaran telur di minyak panas dan teknik menggulung dengan benar karena kedua hal tersebut yang menjadikan telur ini jarang dibuat oleh banyak orang.
Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat telur ini cukup sederhana karena hampir mirip dengan bahan untuk membuat telur dadar. Di perlukan sebutir telur dengan seperempat sendok teh garam untuk membuatnya. Setelah bahan tersebut ada, pecahkan telur di atas wadah dan taburkan garam tadi di atasnya, kemudian kocok telur tersebut sampai merata. Jangan lupa, panaskan minyak di wajan penggorengan. Minyak tersebut harus banyak karena minyak tersebutlah yang dapat membuat telur ini tersebar. Setelah minyak panas, ambil dua atau tiga sendok makan adonan telur tersebut dari wadah kemudian sebarkan adonan telur itu dengan merata di seluruh minyak panas yang ada di wajan. Setelah telur matang, ambil tusukan kemudian gulung telur tersebut sampai rapat ke pinggir tusukan. Telur gulung pun bisa siap disajikan.[4]
Teknik menggulung telur
Walau sekilas terlihat mudah, pembuatan telur gulung memerlukan teknik tertentu, terutama pada tahap penggorengan dan penggulungan. Dalam prosesnya, telur dikocok hingga berbusa dan bertekstur lebih encer, kemudian dituangkan ke dalam minyak panas dengan jumlah yang cukup banyak. Setelah beberapa saat, telur digulung menggunakan batang lidi saat masih berada di dalam minyak.[5]
Dalam proses pembuatannya, penggunaan minyak dengan suhu yang cukup panas diperlukan agar telur matang secara merata dan membentuk tekstur yang sesuai.[6] Tahap penggulungan dilakukan dengan cepat agar lapisan telur dapat menempel dan membentuk gulungan secara sempurna. Sejumlah penjual telur gulung juga menambahkan tepung sagu ke dalam adonan agar membuat teksturnya lebih lembut.[5]
Catatan kaki
- ↑ Iefa_Pooh; iefa_pooh. "Resep dan Cara Membuat Telur Gulung untuk Camilan Anak". IDN Times. Diakses tanggal 2020-01-19.
- ↑ Mustinda, Lusiana. "Telur Gulung, Jajanan Tahun 90'an yang Populer Lagi". detikfood. Diakses tanggal 2022-12-07.
- 1 2 Kompasiana.com (2022-12-14). "Manajemen Bisnis Telur Gulung". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2026-05-15.
- ↑ "Resep Masakan: Cara Membuat Telur Gulung Anti Gagal". kumparan. Diakses tanggal 2020-01-19.
- 1 2 "Telur Gulung Makanan Tradisional Legendaris, Ini Asal-usulnya". SuaraBaru.id. 2023-01-31. Diakses tanggal 2026-05-15.
- ↑ palpos.co. "Telur Gulung : Camilan Tradisional yang Terus Mendapatkan Tempat di Hati Masyarakat". palpos.co. Diakses tanggal 2026-05-15.