Sabtu, 17 Oktober 2026
14:18 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Teh barli

Teh barli

Bagikan:
Teh barli
250px-Boricha_%28barley_tea%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisTeh herbal
Nama lain
  • Bori-cha
  • dàmài-chá
  • mugi-cha
  • be̍h-á-tê
Tempat asalAsia Timur
Deskripsi singkatTeh yang terbuat dari jelai panggang
Suhu100 °C (212 °F)
Waktu5–10 menit
Teh barli
Nama Tionghoa
Hanzi tradisional: 大麥茶
Hanzi sederhana: 大麦茶
Makna harfiah: teh jelai
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: dàmài chá
- Wade-Giles: ta4 mai4 ch'a2
Nama Jepang
Kanji: 麦茶
Kana: むぎちゃ
Alih aksara
- Revisi: mugi-cha
Nama Korea
Hangul: 보리차
Alih aksara
- Romanisasi: bori-cha
- McCune-Reischauer: pori-ch'a

Teh barli adalah sebuah teh yang terbuat dari barli yang merupakan makanan pokok di seluruh wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, Korea, dan Taiwan. Teh ini memiliki rasa yang hangat dengan rasa agak pahit.[1][2]

Di Korea, teh dikonsumsi baik panas atau dingin, sering menggantikan air minum di banyak rumah dan restoran.Di Jepang, biasanya disajikan dingin dan merupakan penyegaran musim panas yang populer. Teh ini juga tersedia secara luas dalam kantong teh atau botol di Korea dan Jepang.

Referensi

  1. ↑ Allan, M. Carrie; Allan, M. Carrie (22 Mei 2016). "What's better than a tall glass of iced tea? One with booze stirred in". The Washington Post. Diakses tanggal 31 Januari 2017.
  2. ↑ Lee, J. (4 Januari 2016). "5 winter warmers that are caffeine-free". Christian Today. Diakses tanggal 31 Januari 2017.
Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan