Sabtu, 26 September 2026
09:29 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Tataki

Tataki

Makanan Khas di Jepang

Tataki
250px-KatsuoTataki.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tataki bonito (cakalang).
Tempat asalJepang
Bahan utamairisan ikan tuna digarang sebentar di atas api atau wajan

Tataki (Jepang たたき: "tumbuk" atau "memukul sampai terpisah"),[1] juga disebut tosa-mi,[1] adalah suatu cara untuk memasak ikan atau daging dalam seni kuliner Jepang. Daging atau ikan digarang sebentar di atas api atau di atas wajan, dicelup sebentar dalam cuka, diiris tipis-tipis, kemudian dibumbui dengan jahe (yang ditumbuk hingga hancur). Menumbuk jahe hingga hancur inilah yang menjadi asal mula istilah tataki.[1] Karena teknik penggarangan di atas api yang sebentar ini, maka didapakan irisan ikan tuna yang matang di luar tetapi masih mentah di dalam (tengah) seperti hidangan sashimi pada umumnya. Hidangan paling lazim dan populer dari teknik tataki ini adalah tuna tataki salad.[2]

Metode memasak ini berasal dari Provinsi Tosa, kini bagian dari Prefektur Kochi. Menurut tradisi rakyat setempat, teknik ini dikembangkan oleh Sakamoto Ryoma, seorang samurai pemberontak dari abad ke-19, yang mempelajari teknik memanggang daging cara Eropa dari orang asing yang tinggal di Nagasaki.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Dave Lowry (2005). The Connoisseur's Guide to Sushi: Everything You Need to Know about Sushi. Harvard Common Press. hlm. 123. ISBN 1-55832-307-4.
  2. ↑ "Tuna Tataki". Food Network. Diakses tanggal 3 Februari 2014.{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tataki.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan