Minggu, 18 Oktober 2026
00:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Tan Zhenlin

Tan Zhenlin

Bagikan:
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Tan.
250px-Tan_Zhenlin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tan Zhenlin

Tan Zhenlin (Hanzi sederhana:谭震林; Hanzi tradisional:譚震林; Pinyin:Tán Zhènlín; 24 April 1902 – 30 September 1983) adalah komisaris politik di Tentara Pembebasan Rakyat (TPR) selama terjadinya Perang Saudara Tiongkok, dan seorang politikus setelah pembentukan Republik Rakyat Tiongkok.

Tan Zhenlin lahir di county You, Hunan.[1] Dia menjadi anggota Partai Komunis Tiongkok pada tahun 1926, dan berpartisipasi dalam Perang Saudara Tiongkok sejak pemberontakan Pegunungan Jinggang pada saat awal perang. Pada 1949 ia menjabat sebagai wakil komisaris politik pertama Angkatan Darat Lapangan Ketiga TPR.

Setelah berdirinya Republik Rakyat pada tahun 1949, Tan menjadi Sekretaris Partai dan Gubernur Zhejiang. Dia juga menjabat sebagai Sekretaris Ketiga dari Biro Partai Komunis Tiongkok Timur, saat itu sebagai Gubernur Jiangsu. Pada bulan Desember 1954 Tan menjadi wakil sekretaris jenderal partai komunis, dan kemudian Wakil Perdana Menteri. Selama era Lompatan Besar ke Depan, Tan menjadi Sekretaris Sekretariat bagian pertanian. Dia mendukung kebijakan Mao selama Lompatan Besar, yang ternyata dia sesali di kemudian hari.

Tan menjadi tokoh sentral yang menentang Kelompok Revolusi Kebudayaan (Pusat) pada tahap awal Revolusi Kebudayaan. Tan, bersama dengan kaum revolusioner komunis lainnya seperti Chen Yi dan Nie Rongzhen, secara terbuka menyerang Kelompok itu dan mendesak mereka untuk memperluas Revolusi Kebudayaan. Tan secara terang-terangan memberi tahu kepada para pemimpin yang sedang berkumpul bahwa Revolusi Kebudayaan adalah upaya untuk membersihkan para anggota lama komunis. Tan juga mengatakan, "Saya membuat tiga kesalahan dalam hidup saya. Seharusnya saya tidak hidup sampai hari ini. Saya seharusnya tidak pernah bergabung dengan revolusi Mao. Saya seharusnya tidak pernah bergabung dengan Partai Komunis."[2] Dia kemudian benar-benar dikecam oleh Lin Biao sebagai bagian dari "Arus Balik Februari" yang kemudian dibersihkan. Namun, setelah kematian Lin Biao pada tahun 1971, Mao berusaha menjangkau kolega-kolega lamanya yang revolusioner, dan memulihkan kedudukan politik Tan. Pada tahun 1975 Tan diangkat sebagai Wakil Ketua Kongres Rakyat Nasional.

Tan Zhenlin adalah anggota Politbiro Ke-8 Partai Komunis Tiongkok. Dia adalah anggota Komite Pusat Partai Komunis ke-8 (1956–1969), ke-10 (1973–1977), dan ke-11 (1977–1982). Ia menjabat sebagai Wakil Ketua ke-4 dan ke-5 Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (1975–1978, 1978–1983).[3]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan