Rabu, 14 Oktober 2026
18:02 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Lompatan Jauh ke Depan

Lompatan Jauh ke Depan

kampanye sosial dan ekonomi oleh Partai Komunis Tiongkok (1958–1960)

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Lompatan Jauh ke Depan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Lompatan Jauh ke Depan
Nama asli 大跃进
Tanggal1958–1962
LokasiTiongkok
JenisKelaparan, salah urus ekonomi
PenyebabPerencanaan terpusat, kebijakan kolektivisasi
MotifKolektivisasi ekonomi pertanian, realisasi sosialisme
PenyelenggaraKetua PKT Mao Zedong
Tewas15~55 juta
Lompatan Jauh ke Depan

330px-Great_Leap_Forward_%28Chinese_characters%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

"Lompatan Jauh ke Depan" dalam aksara Tionghoa Sederhana (atas) dan Tradisional (bawah)
Hanzi sederhana: 大跃进
Hanzi tradisional: 大躍進
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Dà yuè jìn
- Tongyong Pinyin: Dà yuè jìn
- Wade-Giles: Ta4 yüeh4 chin4
- Bopomofo: ㄉㄚˋ ㄩㄝˋ ㄐㄧㄣˋ
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Daaih yeuk jeun
- Jyutping: daai6 joek3 zeon3

Lompatan Jauh ke Depan (Hanzi Sederhana: 大跃进, Hanzi tradisional: 大躍進, pinyin: Dà yuè jìn) adalah kampanye ekonomi dan sosial di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dari tahun 1958 hingga 1962, yang dipimpin oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Ketua Partai Mao Zedong meluncurkan kampanye untuk merekonstruksi negara dari ekonomi agraris menjadi masyarakat industri melalui pembentukan komune rakyat. Mao menetapkan bahwa upaya untuk melipatgandakan hasil panen biji-bijian dan membawa industri ke pedesaan harus ditingkatkan. Para pejabat lokal takut akan Kampanye Anti-Golongan Kanan dan mereka berlomba-lomba untuk memenuhi atau melebihi kuota yang didasarkan pada klaim Mao yang dibesar-besarkan, mengumpulkan "kelebihan" yang tidak ada dan membiarkan para petani mati kelaparan. Para pejabat yang lebih tinggi tidak berani melaporkan bencana ekonomi yang disebabkan oleh kebijakan-kebijakan tersebut, dan para pejabat nasional, yang menyalahkan cuaca buruk sebagai penyebab turunnya produksi pangan, hanya sedikit atau bahkan tidak sama sekali melakukan tindakan. Jutaan orang meninggal di Tiongkok selama Lompatan Besar, dengan perkiraan berkisar antara 15 hingga 55 juta orang, menjadikan Kelaparan Besar Tiongkok sebagai bencana kelaparan terbesar atau kedua terbesar[1] dalam sejarah manusia.[2][3][4]

Latar belakang

Pada bulan Oktober 1949 setelah kekalahan Kuomintang, Partai Komunis Tiongkok memproklamirkan berdirinya Republik Rakyat. Dengan segera, para tuan tanah dan petani kaya mendapatkan kepemilikan tanah mereka secara paksa didistribusikan kembali kepada para petani yang lebih miskin. Di sektor pertanian, tanaman yang dianggap "penuh dengan kejahatan" oleh Partai Komunis Tiongkok, seperti opium, dimusnahkan dan digantikan dengan tanaman padi.

Mao Zedong telah lama memimpikan gerakan "lompatan" yang akan memungkinkan Tiongkok untuk maju menuju masyarakat komunis. Pada bulan Maret 1955, pada konferensi nasional Partai Komunis Tiongkok, Mao menyatakan bahwa Tiongkok "akan mengejar dan melampaui negara-negara kapitalis terkuat dalam beberapa lusin tahun", dan pada bulan Oktober, Mao mengumumkan bahwa ia akan menyelesaikan pembangunan negara sosialis dalam 15 tahun.[5]

Program

Lompatan Jauh ke Depan menjiplak sistem yang telah dilakukan Uni Soviet, sambil memasukkan unsur tradisional Tiongkok. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui dua jalur, yaitu pada peningkatan produksi baja sebagai bahan baku, pendirian industri ringan serta konstruksi.

Bencana

Program ambisius Mao ini akhirnya menuai bencana karena kurang realistisnya rencana program ini dari sejak semula. Lompatan jauh ke depan resmi menjadi salah satu bencana ekonomi yang direncanakan yang terbesar pada abad ke-20.

Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan ini adalah:

  • Tenaga kerja produktif di bidang agraris ditransfer seluruhnya ke bidang industri, menyebabkan otomatis tidak ada petani yang menanam tanaman untuk stok bahan pangan.
  • Angka-angka statistik yang dilambungkan dan tidak sesuai kenyataan di lapangan. Faktor ini menyebabkan para petinggi Beijing mengira program ini sangat sukses yang lebih lanjut menuai bencana yang lebih besar.

Pemerintah RRT mengumumkan program ini menyebabkan kematian tidak wajar sekitar 21 juta orang lebih. Lembaga-lembaga non pemerintah lainnya juga mengeluarkan statistik yang tidak jauh sekitar 20 juta orang lebih meninggal karena kelaparan.

Referensi

  1. ↑ Kte'pi, Bill (2011), "Chinese Famine (1907)", Encyclopedia of Disaster Relief, Thousand Oaks: Sage Publications, Inc., hlm. 70–71, doi:10.4135/9781412994064, ISBN 978-1412971010, The Chinese Famine of 1907 is the second-worst famine in recorded history, with an estimated death toll of around 25 million people; this exceeds the lowest estimates for the death toll of the later Great Chinese Famine, meaning that the 1907 famine could actually be the worst in history.
  2. ↑ Smil, Vaclav (18 Desember 1999). "China's great famine: 40 years later". BMJ: British Medical Journal. 319 (7225): 1619–1621. doi:10.1136/bmj.319.7225.1619. ISSN 0959-8138. PMC 1127087. PMID 10600969.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Meng, Xin; Qian, Nancy; Yared, Pierre (2015). "The Institutional Causes of China's Great Famine, 1959–1961" (PDF). Review of Economic Studies. 82 (4): 1568–1611. doi:10.1093/restud/rdv016. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 5 Maret 2020. Diakses tanggal 22 April 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Hasell, Joe; Roser, Max (10 Oktober 2013). "Famines". Our World in Data. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 April 2020. Diakses tanggal 22 April 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Shen, Zhihua; Xia, Yafeng (November 2011). "The Great Leap Forward, the People's Commune and the Sino-Soviet Split". Journal of Contemporary China. 20 (72): 863. doi:10.1080/10670564.2011.604505. S2CID 153857326. Diakses tanggal 4 Juni 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan