Sabtu, 31 Oktober 2026
06:14 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pertanian kolektif

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:

Pertanian kolektif dan pertanian komunal adalah berbagai jenis produksi pertanian di mana beberapa petani menjalankan lahan mereka sebagai usaha bersama.[1] Jenis dari kolektivitas/kebersamaan tersebut sering kali menjadi sebuah koperasi pertanian di mana para anggota pemilik mengerjakan lahan secara bersama-sama. Di beberapa negara (yang meliputi Uni Soviet, negara-negara Blok Timur, Tiongkok, dan Vietnam), terdapat varian pertanian kolektif yang dijalankan oleh koperasi maupun negara. Contohnya, Uni Soviet memiliki kolkhozy (dijalankan oleh koperasi) dan sovkhozy (dijalankan oleh negara), yang masing-masing sering kali disebut sebagai lahan usaha tani kolektif dan negara.

Referensi dan sumber

Referensi
  1. ↑ Definition of collective farm in The New Shorter Oxford English Dictionary, Clarendon Press, Oxford, 1993.
Sumber
  • FAO production, 1986, FAO Trade vol. 40, 1986.
  • Conquest, Robert, The Harvest of Sorrow: Soviet Collectivization and the Terror-Famine (1986)
  • "Peasant Participation in Communal Farming: The Tanzanian Experience" by Dean E. McHenry, Jr. in African Studies Review, Vol. 20, No. 3, Peasants in Africa (Dec. 1977), pp. 43–63.
  • "Demography and Development Policy in Tanzania" by Rodger Yeager in The Journal of Developing Areas, Vol. 16, No. 4 (Jul. 1982), pp. 489–510.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan