Senin, 12 Oktober 2026
17:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Tamra Maew

Tamra Maew

Bagikan:
330px-Animal_tales_cats_thai_or_16797_f003v.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sepasang halaman dari salinan manuskrip di British Library

Risalah tentang Kucing (bahasa Thai:ตำราแมว, RTGS: Tamra Maeo, pengucapan [tām.rāː mɛ̄ːw]) , juga disebut sebagai Cat-Book Poems, adalah sebuah kelas dari manuskrip samut khoi, diyakini berasal dari Kerajaan Ayutthaya, meskipun sebagian besar spesimen yang masih ada bertanggal hingga abad ke-19. Mereka berisi ilustrasi dan deskripsi berbagai jenis kucing, dan mungkin berfungsi sebagai ras standar.

Manuskrip tersebut berisi ilustrasi terlukis dari jenis kucing tertentu yang dianggap memiliki keberuntungan, disertai dengan deskripsi dalam syair puisi Thailand, yang ditulis dalam aksara Thailand (yang dikhususkan untuk subjek sekuler—manuskrip keagamaan waktu itu ditulis dalam aksara Khom Thai). Biasanya, ada tujuh belas ras yang menguntungkan. Enam jenis yang tidak menguntungkan terkadang disertakan juga.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Igunma, Jana (7 Juni 2013). "A Treatise on Siamese Cats". Southeast Asia Library Group (SEALG). British Library. Diakses tanggal 26 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Clutterbuck, Martin (2008). "Inventory: Auspicious Cats". Cabinet (dalam bahasa Inggris) (30). Diakses tanggal 26 Juni 2017.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lebih lanjut

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Treatise on Cats.
  • Clutterbuck, Martin R. (2004). Kucing siam : legenda dan kenyataan (Edisi [2., enl. ed.]). Bangkok, Thailand: White Lotus. ISBN 9789744800534.


Thailand

Artikel bertopik Thailand ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan