Rabu, 30 September 2026
12:22 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Takur api

Takur api

Bagikan:
Takur api
250px-Psilopogon_pyrolophus-20030906.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Piciformes
Famili: Megalaimidae
Genus: Psilopogon
Spesies:
P. pyrolophus
Nama binomial
Psilopogon pyrolophus

Takur api (Psilopogon pyrolophus) adalah spesies takur dalam famili Megalaimidae. Spesies ini terdapat di Semenanjung Malaysia dan Sumatera, tempat mereka mendiami hutan tanah dataran rendah dan pergunungan lembap tropis. Spesies ini dinilai sebagai Risiko Rendah dalam Daftar Merah IUCN sejak 2004.[1] Nama ilmiahnya diusulkan oleh Salomon Müller pada tahun 1836, yang didasari oleh seekor takur dari Sumatera.[2]

Deskripsi

pra=https://ms.wikipedia.org/wiki/Fail:Fire_tufted_barbet.jpg|kiri|jmpl|Di Dataran tinggi Genting , Malaysia Ukurannya besar (28 cm). Dewasa secara keseluruhannya hijau dan bertengkuk cokelat pulasan, dengan garis putih di dahi, leher hijau, yang diikuti dengan garis kuning terang sebelum jalur hitam, sehingag tampak seperti kalung yang memisahkan perut. Paruhnya cokelat kekuningan dengan jalur vertikal hitam. Terdapat jambul bulu di pangkal paruh. Jantan memiliki jambul berwarna jingga api.[3]

Sebaran dan habitat

[[Fail:Fire-tufted_Barbet.ogg|jmpl|Di Bukit Fraser, Malaysia, Agustus 1994]] Spesies ini mendiami hutan pergunungan malar hijau berdaun lebar antara 1.070 dan 2.010 m (3.510 dan 6.590 ft) di Semenanjung Malaya dan Sumatera.[3]

Perilaku dan ekologi

Spesies ini adalah burung penetap dan memakan buah ara, buah-buahan lain, artropoda, dan serangga. Panggilannya sangat mirip dengan tonggeret.[4]

Ancaman

Ancaman utamanya yaitu penangkapan dan perdagangan ilegal sebagai hewan peliharaan.[5]

Referensi

  1. 1 2 BirdLife International (2016). "Psilopogon pyrolophus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22681588A92912144. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22681588A92912144.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Müller, S. (1835). "Aanteekeningen over de natuurlijke gesteldheid van een gedeelte der westkust en binnenlanden van Sumatra, met bijvoeging van eenige waarnemingen en beschrijvingen van verscheid dieren". Tijdschrift voor Natuurlijke Geschiedenis en Physiologie. 2: 315–355.
  3. 1 2 Robson, C. (2000).
  4. ↑ del Hoyo, J.; Collar, N. J.; Kirwan, G. M. (2014). "Fire-tufted Barbet Psilopogon pyrolophus". Dalam del Hoyo, J.; Elliott, A.; Sargatal, J.; Christie, D.A.; de Juana, E. (ed.). Handbook of the Birds of the World and BirdLife International Illustrated Checklist of the Birds of the World. Vol. 7: Jacamars to Woodpeckers. Barcelona, Spain and Cambridge, UK: Lynx Edicions and BirdLife International.
  5. ↑ Shepherd, C. (2006). "The bird trade in Medan, north Sumatra: an overview". Birding Asia. 5: 16–24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan