Kamis, 24 September 2026
13:39 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kapulasan

Kapulasan

Buah-buahan

Kapulasan
250px-Pulasan_Tree_with_fruits.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Nephelium
Spesies:
N. ramboutan-ake
Nama binomial
Nephelium ramboutan-ake
(Labill.) Leenh.
Sinonim
  • Litchi ramboutan-ake Labill.
  • Nephelium mutabile Blume

Pulasan atau Kapulasan (Nephelium ramboutan-ake Blume syn. N. mutabile) adalah kerabat terdekat rambutan (N. lappaceum L.). Keduanya masuk dalam suku lerak-lerakan (Sapindaceae). Buah kapulasan, sebagai ciri khas jenis ini, sepintas mirip rambutan tetapi rasanya masam dan salut bijinya tidak bisa lepas (tidak ngelotok). Kapulasan tidak dapat bersilang dengan rambutan.

Kapulasan dikenal dengan beberapa nama di Indonesia, misalnya rambutan botak, kapulasan merah, kapulasan si babat, kapulasan koneng (Sunda),[1] dan rambutan utan (Pontianak).

Tahukah Anda? Ada fakta menarik dari dibalik buah kapulasan yang mulai membusuk. Apakah itu? Rasa asli dari buah kapulasan dikombinasi dengan bagian buah yang mulai membusuk, terbentuklah rasa baru dari rasa yang sama seperti menyantap ketan hitam yang difermentasi dengan ragi.

Deskripsi

Kapulasan merupakan pohon buah yang tingginya mencapai 15-36 m. Daunnya lebih sempit ketimbang rambutan. Daunnya ini tersusun spiral, majemuk menyirip dengan 1-7 pasang anak daun, tangkai daun mencapai panjang 11 cm sedangkan tangkai anak daun panjangnya sampai 12,5 mm; anak daun dengan panjang 4–20 cm dan lebar 2–11 cm. Perbungaan aksiler sampai terminal semu, berbentuk malai; bunga tidak mempunyai mahkota bunga, benang sarinya berjumlah 5-8, putiknya berjumlah 2 atau 3 merus. Buah berbentuk jorong sampai agak bulat, panjang 4-6,5 cm dan lebar 2,5–5 cm, berduri kasar dan padat, kemerahan sampai kekuningan atau kehitaman.[2] Buahnya lonjong, rasa daging buah manis-agak asam. Disebabkan duri buahnya pendek, kapulasan juga dinamai rambutan botak. Biji dengan sarkotesta putih.[1][2]

Galeri

330px-Nephelium_ramboutan-ake3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bunga
330px-Nephelium_ramboutan-ake1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buah
250px-Pulasan_fruit2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga buah kapulasan, salah satunya telah dibuka
250px-Pulasan_Tree_with_fruits.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pohon Kapulsan dengan buah matang. Difoto di Kerala, India

Referensi

  1. 1 2 Sastrapradja, Setijati; Soetisna, Usep; Panggabean, Gillmour; Mogea, Johanis Palar; Sukardjo, Sukistrijono; Sunarto, Aloysius (1980). Buah-buahan. 8:56 57. Jakarta:LBN - LIPI dengan Balai Pustaka.
  2. 1 2 Uji, Tahan. Timber trees; Lesser-known timbers. 5(3):406. Prosea dalam "Nephelium ramboutan-ake (Labill.) Leenh". Prosea. Diakses tanggal 25 Juli 2013.[pranala nonaktif permanen]

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik buah-buahan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan