Selasa, 13 Oktober 2026
00:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Takakia lepidozioides

Takakia lepidozioides

Bagikan:
Takakia lepidozioides
250px-Takakia_lepidozioides.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Takakia lepidoziodes di lereng lembap di atas Danau Takakia, Haida Gwaii
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Divisi: Bryophyta
Subfilum: Takakiophytina
Kelas: Takakiopsida
Ordo: Takakiales
Famili: Takakiaceae
Genus: Takakia
Spesies:
T. lepidozioides
Nama binomial
Takakia lepidozioides

Takakia lepidozioides adalah spesies lumut dalam famili Takakiaceae, salah satu dari dua spesies Takakia.

Deskripsi

Spesies ini dicirikan oleh daunnya yang kecil dan terbelah dua (bifid) di mana setiap segmennya hanya selebar beberapa sel, tunas rimpang yang mencolok, dan tunas stolon panjang tanpa daun yang memfasilitasi kolonisasi di area terbuka. Fitur yang sangat tidak biasa adalah ketiadaan tumbuhan jantan dalam spesies ini, yang diperkirakan telah punah selama zaman es. Takakia lepidozioides diketahui sebagai lumut yang sangat adaptif. Selama 65 juta tahun terakhir, telah terjadi perubahan iklim yang ekstrem, namun beberapa adaptasi molekuler telah diamati pada spesies ini.[2]

Referensi

  1. ↑ Hattori, S.; Inoue, H. (1958). "Preliminary report on Takakia lepidozioides". Journal of the Hattori Botanical Laboratory. 19: 133–137.
  2. ↑ Hu, R., Li, X., Hu, Y., Zhang, R., Lv, Q., Zhang, M., Sheng, X., Zhao, F., Chen, Z., Ding, Y., Yuan, H., Wu, X., Xing, S., Yan, X., Bao, F., Wan, P., Xiao, L., Wang, X., Xiao, W., … He, Y. (2023). Adaptive evolution of the enigmatic Takakia now facing climate change in Tibet. Cell, 186(17), 3558-3576.e17. https://doi.org/10.1016/j.cell.2023.07.003

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik lumut daun ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan