Minggu, 27 September 2026
00:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Tacuinum Sanitatis

Tacuinum Sanitatis

250px-Ibn_Butlan_Receuil_de_Sante_Rhenanie_2nd_half_15th_century.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tacuinum sanitatis karya Ibn Butlan, Rhineland, paruh kedua abad ke-15.
250px-Tacuinum_sanitatis-garlic.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemanenan bawang putih, dari Tacuinum Sanitatis, ca 1400 (Bibliothèque nationale, Paris).

Tacuinum (atau Taccuinum) Sanitatis[1] adalah sebuah buku pegangan dari Abad Pertengahan yang utamanya mengenai kesehatan, berdasarkan pada Taqwim al‑sihha تقويم الصحة ("Pemeliharaan Kesehatan"), sebuah risalah medis dari Arab pada abad ke-11, karya Ibn Butlan dari Baghdad.[2] Tacuinum ditujukan bagi kalangan awam yang berbudaya, dan karenanya tersedia dalam beberapa versi bahasa Latin; naskah ini memiliki ciri khas banyaknya gambar ilustrasi sehingga salah seorang murid menyebut Taccuinum "sebuah buku bergambar era trecento (abad ke-14)", hanya "namanya saja sebuah naskah medis".[3]

Meskipun menjelaskan secara rinci sifat-sifat yang menguntungkan dan merugikan pada makanan dan tanaman, tetapi naskah ini lebih dari sekadar sebuah buku mengenai herbal. Tacuinum disusun secara organik, bukannya menurut abjad, dan menetapkan 6 elemen penting untuk kesehatan (dan kesejahteraan):

  • makan dan minum yang cukup dan tidak berlebihan
  • udara segar
  • aktivitas dan istirahat secara berselang-seling
  • tidur dan terjaga secara berselang-seling
  • sekresi dan ekskresi humor (cairan tubuh)
  • pengaruh dari keadaan pikiran

Referensi

  1. ↑ Forbes, Andrew ; Henley, Daniel; Henley, David (2013). 'Tacuinum Sanitatis' in: Health and Well Being: A Medieval Guide. Chiang Mai: Cognoscenti Books. ASIN:B00DQ5BKFA
  2. ↑ E. Wickersheimer, "Les Tacuini Sanitatis et leur traduction allemande par Michel Herr", Bibliothèque d'Humanisme et Renaissance 12 1950:85-97.
  3. ↑ Brucia Witthoft, The Tacuinum Sanitatis: A Lombard Panorama Gesta 17.1 (1978:49-60) p 50.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tacuinum sanitatis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan