Senin, 21 September 2026
11:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tacuinum Sanitatis

Tacuinum Sanitatis

250px-Ibn_Butlan_Receuil_de_Sante_Rhenanie_2nd_half_15th_century.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tacuinum sanitatis karya Ibn Butlan, Rhineland, paruh kedua abad ke-15.
250px-Tacuinum_sanitatis-garlic.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemanenan bawang putih, dari Tacuinum Sanitatis, ca 1400 (Bibliothèque nationale, Paris).

Tacuinum (atau Taccuinum) Sanitatis[1] adalah sebuah buku pegangan dari Abad Pertengahan yang utamanya mengenai kesehatan, berdasarkan pada Taqwim al‑sihha تقويم الصحة ("Pemeliharaan Kesehatan"), sebuah risalah medis dari Arab pada abad ke-11, karya Ibn Butlan dari Baghdad.[2] Tacuinum ditujukan bagi kalangan awam yang berbudaya, dan karenanya tersedia dalam beberapa versi bahasa Latin; naskah ini memiliki ciri khas banyaknya gambar ilustrasi sehingga salah seorang murid menyebut Taccuinum "sebuah buku bergambar era trecento (abad ke-14)", hanya "namanya saja sebuah naskah medis".[3]

Meskipun menjelaskan secara rinci sifat-sifat yang menguntungkan dan merugikan pada makanan dan tanaman, tetapi naskah ini lebih dari sekadar sebuah buku mengenai herbal. Tacuinum disusun secara organik, bukannya menurut abjad, dan menetapkan 6 elemen penting untuk kesehatan (dan kesejahteraan):

  • makan dan minum yang cukup dan tidak berlebihan
  • udara segar
  • aktivitas dan istirahat secara berselang-seling
  • tidur dan terjaga secara berselang-seling
  • sekresi dan ekskresi humor (cairan tubuh)
  • pengaruh dari keadaan pikiran

Referensi

  1. Forbes, Andrew ; Henley, Daniel; Henley, David (2013). 'Tacuinum Sanitatis' in: Health and Well Being: A Medieval Guide. Chiang Mai: Cognoscenti Books. ASIN:B00DQ5BKFA
  2. E. Wickersheimer, "Les Tacuini Sanitatis et leur traduction allemande par Michel Herr", Bibliothèque d'Humanisme et Renaissance 12 1950:85-97.
  3. Brucia Witthoft, The Tacuinum Sanitatis: A Lombard Panorama Gesta 17.1 (1978:49-60) p 50.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tacuinum sanitatis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan