Sabtu, 07 November 2026
01:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Lauh Vindolanda

Lauh Vindolanda

Bagikan:
250px-Roman_writing_tablet_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lauh 343: Surat dari Oktavius untuk Kandidus mengenai pemasokan gandum, kulit hewan, dan urat daging

Lauh Vindolanda pada saat ditemukan adalah dokumen tertulis tertua di Britania (tetapi kini dokumen tertulis tertua yang telah ditemukan di wilayah tersebut adalah Lauh Bloomberg). Lauh ini merupakan sumber informasi mengenai kehidupan di perbatasan utara Britania Romawi.[1][2][3] Tulisannya dibuat dalam lauh kayu yang tipis dengan tinta berbasis karbon. Lauh ini berasal dari abad ke-1 dan ke-2 M. Walaupun catatan serupa di papirus sudah ditemukan dari wilayah Kekaisaran Romawi lainnya, lauh kayu dengan teks yang ditulis dengan tinta belum ditemukan hingga tahun 1973, ketika arkeolog Robin Birley menemukan beberapa lauh kayu di Vindolanda, sebuah benteng Romawi di Inggris Utara.[1][4]

Dokumen ini mencatat urusan-urusan militer resmi dan juga beberapa pesan pribadi dari dan kepada anggota garnisun Vindolanda, keluarga mereka, dan budak-budak mereka. Beberapa teks unik dalam lauh ini adalah undangan pesta ulang tahun yang diadakan sekitar tahun 100 M, dan mungkin merupakan dokumen tertua yang ditulis dalam bahasa Latin adalah seorang perempuan.

Hampir semua lauh ini disimpan di Museum Britania, tetapi beberapa juga dipamerkan di Vindolanda. Teks dalam 752 lauh telah diterjemahkan dan diterbitkan pada tahun 2010.[5] Lauh-lauh lainnya terus ditemukan di Vindolanda.[6]

Catatan kaki

  1. 1 2 "Our Top Ten British Treasures: The Vindolanda tablets". British Museum. 24 Januari 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 8 Februari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Philip Howard (10 April 1974). "Lime-wood records of Agricola's soldiers". The Times. hlm. 20. But the most significant discovery was a room littered with writing tablets. Of these eight or nine were the conventional stylus tablets, once covered with wax which was inscribed with a stylus. The rest are unique: very thin slivers of lime wood with writing on them in a carbon-based ink that can be deciphered by infrared photography. They are the first literary evidence from this period of British history, the equivalent of the records of the Roman Army found on papyrus in Egypt and Syria.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bowman 2003, hlm. 12. sfn error: tanpa target: CITEREFBowman2003 (bantuan)
  4. ↑ Susan M. Blackshaw (Nov 1974), "The Conservation of the Wooden Writing-Tablets from Vindolanda Roman Fort, Northumberland", Studies in Conservation, 19, No. 4, International Institute for Conservation of Historic and Artistic Works: 244–246, JSTOR 1505731{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bowman, A.K.; Thomas, J.D.; Tomlin, R.S.O. (2010), "The Vindolanda Writing-Tablets (Tabulae Vindolandenses IV, Part 1)", Britannia, 41, Society for the Promotion of Roman Studies: 187–224, doi:10.1017/S0068113X10000176
  6. ↑ Kennedy, Maev. "New Cache of Roman letters discovered". Diakses tanggal 2017-07-12.
Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vindolanda tablets.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan