Selasa, 29 September 2026
05:45 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

TW Hydrae

bintang yang terletak di rasi bintang Hydra

TW Hydrae adalah bintang katai oranye sejauh 176 tahun cahaya dari rasi bintang Hydra.

Pada Desember 2007, tim dibawah pimpinan Johny Setiawan dari Institut Astronomi Max Planck di Heidelberg, Jerman, menemukan planet yang mengitari bintang ini. Penemuan ini dipublikasikan di Nature, vol. 451, 38 (2008). Planet tersebut masih dalam piringan cakram debu dan gas yang mengelilingi bintang induknya. Sayangnya, pada tahun 2008, tim peneliti Spanyol menyimpulkan bahwa planet ini tidak pernah ada. Mereka menyatakan bahwa variasi kecepatan radial tidak menunjukkan keselarasan saat diamati pada panjang gelombang yang berbeda. Hal ini tidak akan terjadi apabila variasi kecepatan radial diakibatkan oleh planet yang mengorbit.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Huelamo, N.; et al. (2008). "TW Hydrae: evidence of stellar spots instead of a Hot Jupiter". Astronomy and Astrophysics. 489: L9–L13. doi:10.1051/0004-6361:200810596. Diakses tanggal 2008-10-02.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=
  2. ↑ Prato, L.; et al. (2008). "A Young Planet Search in Visible and IR Light: DN Tau, V836 Tau, and V827 Tau". The Astrophysical Journal. 687 (2): L103–L106. Bibcode:2008ApJ...687L.103P. doi:10.1086/593201.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan