Minggu, 18 Oktober 2026
11:18 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

TPA Cipayung

Bagikan:


Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung adalah tempat pembuangan dan pengolahan sampah di Jalan Pertanian Cipayungjaya No.50, Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.[1] TPA ini sudah beroperasi sejak tahun 1985.[2] TPA Cipayung memiliki luas kawasan sebesar 11,2 Hektar dengan luas Landfill di mana sebesar 900-1000 ton per hari yang berasal dari 11 kecamatan dan 63 kelurahan, yang menjadi satu-satunya TPA yang beroperasi di Kota Depok.[3]

Masalah

TPA Cipayung memiliki masalah pencemaran udara di sekitarannya yang meresahkan masyarakat,[4] baik karena bau yang ditimbulkan, maupun mikroba yang berasal dari tumpukan sampah yang ada di TPA tersebut.[5] TPA ini mengalami overload kapasitas menampung sampah sejak 2014.[6] Menumpuknya sampah dan sering terjadi longsor.[7] Volume sampahnya naik, dari 1000 ton perhari menjadi 1100 ton perhari dan kapasitas daya tampung di TPA Cipayung hanya 1,3 juta kubik. Namun, saat ini volume sampah di TPA Cipayung sudah mencapai 2,5 juta kubik.[8]

Pada 2024 Kementerian Lingkungan Hidup akan menutupi TPA tersebut, Jika, permasalahannya tidak selesai hingga 2029. Pemeritahan Kota Depok berencana mengubah TPA Cipayung menjadi tempat pengolahan sampah ramah lingkungan dengan menerapkan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang akan mulai beroperasi pada tahun 2025.[9] RDF adalah bahan bakar alternatif yang terbuat dari sampah. Mulai dari sampah rumah tangga, industri, hingga komersial, disortir dan diolah menjadi sumber energi baru yang dapat menggantikan bahan bakar fosil.[10]

Referensi

  1. ↑ Yuyun Taufik (2018-12-28). "Analisis Beban Kerja Petugas Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Cipayung Kota Depok Propinsi Jawa Barat". ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal). 4 (2): 10–24. doi:10.38204/atrabis.v4i2.400. ISSN 2443-3756.
  2. ↑ Hariandja, Richaldo (2019-05-02). "Indonesia's Rampant Rubbish". New Naratif (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ↑ Prayudha, Robbi; Rajab, Ridwan (2025-03-31). "Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Depok". Bappenas Working Papers. 8 (1): 59–73. doi:10.47266/bwp.v8i1.377. ISSN 2654-8402.
  4. ↑ "Kondisi Terkini TPA Cipayung Depok: Warga Resah Dengan Bau Tak Sedap dari TPA". kumparan. Diakses tanggal 2025-09-25.
  5. ↑ Rizky Amalia Kusuma, Author (2012). "Kualitas udara mikrobiologis daerah sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan parameter jamur dan bakteri : studi kasus Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung, Depok". Universitas Indonesia Library (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-25.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
  6. ↑ "Pemkot Depok Bersiap Hadapi Kebijakan Penutupan TPA Overload, Susun Langkah Strategis". Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok. Diakses tanggal 2025-09-25.
  7. ↑ Rahmawati, Dwi. "Sempat Longsor, Sampah di TPA Cipayung Capai 1.100 Ton Sehari Selama Ramadan". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-25.
  8. ↑ Liputan6.com (2022-05-23). "Sampah di Kota Depok Melonjak hingga Mencapai 1.100 Ton per Hari". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-09-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  9. ↑ Ramdhani, Jabbar. "TPA Cipayung Overload Akan Ditutup, Pemkot Depok Siapkan Fasilitas RDF". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-25.
  10. ↑ GoodStats. "Mengenal Refused Derived Fuel (RDF) sebagai Solusi Pengelolaan Sampah di Indonesia". GoodStats. Diakses tanggal 2026-09-21.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sampah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan