Selasa, 13 Oktober 2026
09:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Syscia

Syscia

Bagikan:
Syscia
250px-Cerapachys_typhlus_casent0106214_profile_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
S. typhla worker
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Hymenoptera
Famili: Formicidae
Subfamili: Dorylinae
Genus: Syscia
Roger, 1861
Spesies tipe
Syscia typhla
Roger, 1861
Diversitas[1]
38 species
Artikel takson sembarang

Syscia adalah sebuah genus semut dalam subfamili Dorylinae yang mencakup tiga puluh delapan spesies yang telah dideskripsikan. [1] Genus ini tersebar luas di seluruh Asia Timur, Amerika Utara, dan Amerika Selatan. [2] Syscia pertama kali dideskripsikan oleh Roger (1861), kemudian ditempatkan sebagai subgenus dari Cerapachys oleh Wheeler (1902), dan selanjutnya ditetapkan sebagai sinonim junior dari Cerapachys oleh Kempf (1972). Syscia dihidupkan kembali sebagai genus yang sah oleh Borowiec (2016) selama proses deskripsi ulang genus-genus dalam subfamili Dorylinae.[3]

Jenis

Referensi

  1. 1 2 Bolton, B. (2021). "Syscia". AntCat. Diakses tanggal 3 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ do?subfamily=dorylinae&genus=syscia&rank=genus&project=worldants "Genus: Syscia". antweb.org. AntWeb. Diakses tanggal 3 Juni 2021.{{cite web}}: Periksa nilai |url=
  3. ↑ Borowiec, M. "Revisi genus pada subfamili semut Dorylinae (Hymenoptera, Formicidae)". Bibcode:1B 2016ZooK..608.... 1B. doi:10.3897/zookeys.608.9427. PMC 4982377. PMID 27559303.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Parameter tidak dikenal |edisi= diabaikan; Parameter tidak dikenal |halaman= diabaikan; Parameter tidak dikenal |jurnal= diabaikan; Parameter tidak dikenal |tanggal= diabaikan; Periksa |bibcode= panjang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan