Sabtu, 03 Oktober 2026
03:34 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Sydney Push

Sydney Push

Bagikan:
330px-R_George134.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung The Royal George pada bulan April 2004. Gedung ini berganti nama menjadi Slip Inn. Sydney Push bertemu di "ruang belakang", sedikit di atas lantai dasar di sebelah kiri.

Sydney Push adalah sebuah subkultur intelektual sayap kiri di Sydney sejak akhir 1940-an hingga awal '70-an. Rekanan Push yang terkenal adalah Jim Baker, John Flaus, Harry Hooton, Margaret Fink, Sasha Soldatow,[1] Lex Banning, Eva Cox, Richard Appleton, Paddy McGuinness, David Makinson, Germaine Greer, Clive James, Robert Hughes, Frank Moorhouse dan Lillian Roxon. Sejak 1961 hingga 1962, penyair Les Murray menetap di rumah Push milik Brian Jenkins[2] di Glen Street, Milsons Point, yang kemudian menjadi pusat bagi rekanan yang mengunjungi Sydney dari Melbourne dan kota lain.

Push beroperasi di sebuah pub dan terdiri dari berbagai pekerja manual, musisi, pengacara, kriminal, jurnalis dan pegawai negeri juga staf dan mahasiswa Sydney University—kebanyakan tetapi tidak secara eksklusif di Fakultas Seni. Penolakan moralitas konvensional dan otoritarianisme membentuk ikatan utama mereka. Mulai pertengahan 1960-an, orang-orang dari New South Wales University of Technology (kemudian bernama University of New South Wales) juga ikut terlibat.

Catatan kaki

  1. ↑ A 1970s associate, subject of David Marr's A spirit gone to another place SMH obituary, Sep 9 2006
  2. ↑ Alexander Peter F. Les Murray: a Life in Progress, Oxford University Press UK, 2000

Pranala luar


40px-Australia_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Australia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan