Sabtu, 10 Oktober 2026
15:55 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Supernova tipe Ia

Supernova tipe Ia

jenis ledakan supernova

Bagikan:
330px-SN1994D.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh dari supernova tipe Ia, SN 1994D

Supernova tipe Ia (Ia dibaca "one-a") adalah tipe ledakan supernova yang terjadi karena timbulnya ledakan termonuklir bintang ganda akibat akresi atau penggabungan bintang ganda (di mana salah satu pasangan bintang adalah katai putih).

Akresi tersebut menyebabkan bintang mengalami pelanggaran Batas Chandrasekhar dan memicu ledakan. Saat terjadi supernova tipe Ia, tidak ditemukan adanya garis H di Garis spektrum, tetapi ditemukan garis-garis kuat Si, Fe, dan Ca. Mereka paling mudah dicirikan dengan adanya fitur penyerapan Silikon[1] dan kecerahannya yang bisa menyamai kecerahan galaksi.

Supernova tipe Ia memiliki peran yang sangat penting dalam mengukur ekspansi alam semesta karena mereka meledak dengan jumlah energi yang hampir sama persis, bersinar dengan kecerahan puncak yang hampir seragam.[2] Sifatnya yang seperti itu bisa dijadikan sebagai apa yang disebut sebagai standard candles (jarak suatu objek akan dikira-kira berdasarkan patokan jarak menurut luminositasnya). Jika magnitudo semu dan magnitudo mutlak dari supernova tersebut terukur, maka jaraknya dapat diketahui.[3]

Pentingnya dalam astronomi

Dasar observasi dari Supernova tipe Ia adalah dengan mengamati kecerahannya melalui kurva cahaya. Dari kurva inilah ia bisa diketahui adanya variasi dari kecerahannya. Dari kecerahan tersebut jarak supernova dapat terukur dan jarak tersebut jika dipetakan dengan pergeseran merah maka akan menghasilkan diagram Hubble. Diagram ini bisa digunakan untuk menentukan parameter kosmologi.

Pada tahun 1998, dua kelompok astronom mengumumkan bahwa bahwa alam semesta sebenarnya mengalami percepatan. Mereka mengumumkan ini karena saat mereka melakukan observasi terhadap supernova tipe Ia terjauh (sekitar 7 miliar Tahun cahaya) mereka melihat bahwa ia tampak dengan kecerahan yang lebih redup daripada yang diprediksi oleh hukum Hubble (v = Ho r). Ini menunjukkan bahwa mereka lebih jauh daripada yang diprediksikan dan karena itu perluasan alam semesta semakin cepat.[4]

Bulan Mei 2015, Teleskop Kepler menangkap peristiwa yang langka, yaitu peristiwa pra-supernova KSN 2011b. Hal ini dapat membantu para astronom untuk mengetahui lebih baik karakateristik supernova tipe Ia serta membantu menyelesaikan misteri materi gelap dan perilakunya.[5]

Referensi

  1. ↑ "Type Ia Supernova | COSMOS". astronomy.swin.edu.au (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-26.
  2. ↑ "Spitzer Stares into the Heart of New Supernova in M82". NASA/JPL. Diakses tanggal 2020-02-29.
  3. ↑ ast301.pdf[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ "Accelerating Universe". physics.weber.edu. Diakses tanggal 2017-11-26.
  5. ↑ Johnson, Michele (2015-05-20). "NASA Spacecraft Capture Rare, Early Moments of Baby Supernovae". NASA. Diakses tanggal 2020-02-29.
Kelas
250px-NASA-SNR0519690-ChandraXRayObservatory-20150122.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fisika
Terkait
Leluhur
Sisa
Penemuan
Daftar
Terkenal
Penelitian
Bintang
330px-Core_collapse_scenario.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proses bintang
Keruntuhan
Supernova
Bintang padat
dan eksotis
Partikel, gaya,
dan interaksi
Teori kuantum
Materi degenerasi
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan