| Supermarine Nighthawk | |
|---|---|
Foto pesawat Supermarine Nighthawk satu-satunya yang dibangun tampak dari samping. | |
| Informasi umum | |
| Nama lain | P.B.31E |
| Jenis | Anti-Zeppelin Pesawat tempur Pesawat tempur malam |
| Asal negara | Britania Raya |
| Pabrikan | Supermarine |
| Pengguna utama | Angkatan Udara Britania Raya |
| Jumlah yang diproduksi | 1 |
| Sejarah | |
| Penerbangan pertama | Februari 1917 |
| Dikembangkan dari | P.B.29E |
| Nasib | Dibongkar (Juli 1917) |
Supermarine Nighthawk atau P.B.31E adalah sebuah pesawat dari Britania Raya pada Perang Dunia I, yang dirancang oleh Noel Pemberton Billing dan dibangun di Woolston, Southampton setelah perusahaan Pemberton Billing beralih menjadi Supermarine Aviation Works Ltd. Pesawat P.B.31E sesuai dengan pendahulunya P.B.29, adalah sebuah pesawat tempur malam anti-Zeppelin. Pesawat ini dioperasikan oleh 3 hingga 5 kru, dan dirancang untuk dapat terbang selama 9 hingga 18 jam. Purwarupa dari P.B.31E terbang perdana pada Februari 1917. Pesawat ini menjadi tidak terpakai saat diketahuinya Zeppelin akan lebih mudah dihancurkan dengan membakar kantong hidrogen mereka menggunakan peluru ledak. Oleh karena itu, hanya 1 purwarupa dari pesawat ini yang dibangun.
Latar belakang
Pesawat Nighthawk dikembangkan untuk melawan ancaman serangan pengeboman oleh Zeppelin Jerman kepada Britania Raya selama Perang Dunia I.[1] Seorang anggota Parlemen Britania Raya dan seorang penulis buku bidang penerbangan Noel Pemberton Billing merilis sebuah buku Air War: How To Wage It , yang termasuk dengan promosi penggunaan pesawat terbang sebagai sebuah langkah pertahanan untuk melawan Zeppelin.[2] Dia menulis:[3]
[Setiap mesin harus].. juga memuat sebuah lampu sorot yang digerakkan secara independen dari mesin. Pesawat ini harus memiliki kecepatan setidaknya sebesar 130 km/jam untuk mengejar Zeppelin... Pesawat ini harus mampu memuat bahan bakar untuk menjelajah dengan kecepatan rendah selama 12 jam agar dapat mengejar sebuah Zeppelin hingga ke pantai. Pesawat ini harus mampu untuk menanjak setinggi 10,000 kaki dalam waktu tidak lebih dari 20 menit. Mesin pesawatnya harus sunyi. Pilot harus memiliki sudut pandang dengan pandangan yang tidak terhalang dari atas, depan, dan bawah. Semua persyaratan di atas berada di dalam kemampuan perancang pesawat terbang mana pun yang kompeten.
— Air War: How To Wage It (1916)
Pemberton Billing, yang memiliki sebuah perusahaan penerbangan kecil yang berbasis di Woolston, Southampton, diminta oleh pemerintah Britania Raya untuk merancang dan membangun sebuah pesawat lambat yang mampu untuk menyerang Zeppelin saat sedang mengudara.[1] Dia merespon permintaan dari pemerintah dengan merancang sendiri sebuah pesawat bersayap empat sesuai dengan rekomendasi dari Air War: How To Wage It, yang ditunjukkan sebagai P.B.29E.[2] Konfigurasi empat sayap dibutuhkan untuk mengangkat pesawat terbang ke altitudo yang sama sebuah Zeppelin.[4] Pesawat ini memiliki dua kokpit (didepan dan dibelakang sayap) yang memiliki dua kontrol, serta sebuah bidang ekor dan tiga kemudi sepak. Kedua baling-baling pesawat ini digerakkan mesin Austro-Daimler bertenaga 90 daya kuda. Seorang anggota kru dipersenjatai dengan sebuah senapan mesin Lewis di posisi tertutup di atas sayap ketiga.[5]
Pesawat ini dikirimkan ke stasiun Layanan Udara Angkatan Laut Britania Raya (RNAS) di Chingford, Essex, dimana pesawat ini menjalani pengujian pada 1 Januari 1916 dan menerima sebuah laporan yang agak kritis.[6] Singkatnya setelah selesainya masa uji coba, pesawat itu mengalami kecelakaan di Chingford. Setelah dinyatakan tidak dapat diperbaiki lagi, bangkai pesawat dikembalikan ke Woolston.[4] Rancangan dari P.B.29E dinilai cukup baik oleh RNAS, sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut dan pesanan untuk pembuatan dua unit pesawat versi yang telah disempurnakan pun dikeluarkan.[7]
Referensi
- 1 2 Andrews & Morgan 1981, hlm. 14, 19.
- 1 2 Pegram 2016, hlm. 15.
- ↑ Goodall 2014, hlm. 34.
- 1 2 Shelton 2015, hlm. 22.
- ↑ Goodall 2014, hlm. 35.
- ↑ Goodall 2014, hlm. 35, 37.
- ↑ Goodall 2014, hlm. 37.
Sumber
- Andrews, Charles Ferdinand; Morgan, Eric B. (1981). Supermarine Aircraft since 1914. London: Putnam. ISBN 978-03701-0-018-0.
- Goodall, Michael H. (2014). "Pemberton Billing and the Four-Winged Farrago". The Aviation Historian (8). Horsham: 32–39. ISSN 2051-1930 – via Archive Foundation.
- Jarrett, Philip (2007). The Colour Encyclopedia of Incredible Aeroplanes. London: Dorling Kindersley. ISBN 978-14053-1-767-2 – via Archive Foundation.
- King, H. F. (2 Oktober 1953). "Sires of the Spitfire: A Forty-Year Record of Supermarine Achievement". Flight. Vol. LXIV, no. 2332. hlm. 461–480. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Juni 2015.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Mason, Francis K. (1992). The British Fighter since 1912. Annapolis, MD: Naval Institute Press. ISBN 978-1-55750-082-3.
- Pegram, Ralph (2016). Beyond the Spitfire: The Unseen Designs of R. J. Mitchell. Cheltenham: The History Press. ISBN 978-0-7509-6515-6.
- Price, Alfred (2002). The Spitfire Story (Edisi 2nd). London: Arms and Armour Press. ISBN 978-0-85368-861-7 – via Archive Foundation.
- Roussel, Mike (2013). Spitfire's Forgotten Designer: The Career of Supermarine's Joe Smith. Brimscombe Port: The History Press. ISBN 978-0-7524-8759-5.
- Shelton, John K. (2015). From Nighthawk to Spitfire: The Aircraft of R. J. Mitchell. Stroud: History Press. ISBN 978-07509-6-550-7.
Artikel bertopik pesawat terbang dan penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |