| Supermarine Attacker | |
|---|---|
| Informasi umum | |
| Jenis | Pesawat Tempur bermesin Jet |
| Asal negara | Britania Raya |
| Pabrikan | Supermarine |
| Status | Dipensiunkan |
| Pengguna utama | Angkatan Laut Britania Raya, Angkatan Udara Pakistan |
| Jumlah yang diproduksi | 182 + 3 Purwarupa |
| Sejarah | |
| Tanggal perkenalan | Agustus 1950 |
| Penerbangan pertama | 27 Juli 1946 |
| Pensiun | Angkatan Laut Britania Raya: 1954 Angkatan Udara Pakistan: 1964 |
| Dikembangkan dari | Supermarine Spiteful |
| Dikembangkan menjadi | Supermarine Type 510 |
Supermarine Attacker adalah pesawat tempur jet berkursi tunggal angkatan laut yang dibangun oleh Supermarine untuk Royal Navy's Fleet Air Arm (FAA). Pesawat ini adalah pesawat jet pertama yang dioperasikan oleh FAA.[1]
Untuk segera memperkenalkan pesawat bermesin jet ke dalam layanan Angkatan Laut Kerajaan, Supermarine mengusulkan penggunaan sayap yang dikembangkan untuk salah satu rancangan mesin piston mereka yang paling canggih, Supermarine Spiteful, dengan badan pesawat baru untuk mesin Rolls-Royce Nene. Pesawat ini melakukan penerbangan perdananya pada 27 Juli 1946, fase uji coba terbang dari pengembangannya diperpanjang karena beberapa masalah, termasuk kesulitan dalam penanganan. Pesawat ini pertama kali diperkenalkan kepada layanan FAA pada Agustus 1951.
Seperti pada pesawat tempur jet generasi pertama umum lainnya, pesawat ini memiliki masa layanan yang relatif singkat sebelum digantikan. Hal ini disebabkan karena meningkatnya pesawat lanjutan yang memanfaatkan mesin jet, yang dikembangkan selama tahun 1950-an hingga 1960-an. Walaupun dipensiunkan dari layanan garis depan oleh FAA pada tahun 1954, hanya tiga tahun setelah pesawat ini diperkenalkan, pesawat ini kemudian diadopsi oleh Angkatan Udara Pakistan, yang akan terus mengoperasikan jenis pesawat ini mungkin hingga tahun 1964.
Pengembangan
Asal-usul
Asal-usul dari pesawat Attacker dapat dilacak kembali pada proyek pesawat tempur bermesin jet pada masa Perang Dunia II dibawah Spesifikasi E.10/44 (huruf E melambangkan eksperimental) yang diterbitkan oleh Kementerian Udara pada tahun 1944, yang disebut sebagai pengembangan pesawat tempur bermesin jet yang dilengkapi dengan sebuah sayap beraliran laminar dan sebuah mesin jet tunggal.[2] Sebagai respon, pabrikan pesawat Britania Raya Supermarine mengajukan rancangan mereka, yang menyangkut dengan pengembangan sebuah badan pesawat baru, yang lengkap dengan lubang asupan udara yang bercabang dua untuk menyalurkan aliran udara ke mesin turbojet Rolls-Royce Nene yang memberi tenaga pada pesawat ini. Badan pesawat ini dipasangkan dengan sayap lurus beraliran laminar yang sudah ada sebelumnya dan pernah dirancang untuk Supermarine Spiteful, yaitu sebuah pesawat tempur bermesin piston yang diharapkan untuk menggantikan Supermarine Spirfire.[2]
Joe Smith memperkenalkan Tipe 392 sebagai pertimbangan, dan tiga purwarupa (TS409, TS413, dan TS416) pun dipesan. Sebelum rancangannya dinamakan secara resmi sebagai Attacker, pesawat ini dimaksudkan sebagai "Jet Spiteful" dengan "Jet Seafang" untuk sebuah versi angkatan laut.[3][4]
E.10/44 (diterbitkan pada Februari 1945[4]) menentukan kecepatan maksimum sebesar 550 mph (88 km/jam) hingga di ketinggian 30,000 kaki (9,100 m).[4]
Seperti yang dimaksudkan semula, Tipe 392 diharapkan untuk dapat menjadi sebuah pesawat tempur bermesin jet sementara yang digunakan oleh Angkatan Udara Britania Raya, sembari menunggu selesainya pengembangan pesawat lain, yaitu Gloster E.1/44 yang juga menggunakan mesin Rolls-Royce Nene yang sama. Harapannya adalah, dengan sayap yang telah selesai dirancang, pekerjaan yang tersisa untuk pesawat tersebut cepat diselesaikan. Pada 30 Agustus 1944, sebuah pesanan untuk tiga purwarupa diberikan kepada Supermarine. Pesanan ini menetapkan purwarupa kedua dan ketiga akan diadaptasi untuk angkatan laut.[5] Pada 7 Juli 1945, sebuah pesanan lanjutan untuk 24 pesawat sebelum produksi, 6 untuk Angkatan Udara Kerajaan dan 18 sisanya untuk FAA telah diberikan.[6][7]
Masalah penanganan dengan purwarupa Spiteful menunda perkembangan dari varian tenaga jet, yang mengarah ke pemberhentian pesanan 24 pesawat sebelum produksi, walaupun pekerjaan pada tiga purwarupa dilanjutkan. Pada Januari 1945, Supermarine telah memerintahkan untuk menghentikan pekerjaan pada pesawat amfibi Supermarine Seagull mereka dan memprioritaskan Tipe 392 secara maksimal. Karena penundaan tersebut, FAA justru memesan sejumlah 18 de Havilland Vampire Mk. 20s dengan tujuan untuk mendapatkan pengalaman dengan pesawat bermesin jet.[8][9] Seteah mengevaluasi kedua Jet Spiteful dan E.1/44, Angkatan Udara Kerajaan memutuskan untuk menolak kedua rancangan karena tidak ada rancangan yang menawarkan keuntungan performa yang jelas dibandingkan pesawat tempur sejaman seperti Gloster Meteor dan de Havilland Vampire, yang keduanya merupakan pesawat jet pertama yang dioperasikan Angkatan Udara Kerajaan.[10]
Mulai terbang
Setelah penolakan rancangan oleh Angkatan udara Kerajaan, Supermarine memutuskan untuk mendekati Kantor Angkatan Laut dengan sebuah penawaran untuk mengembangkan sebuah varian adaptasi angkatan laut untuk proyek tersebut. Pada 27 Juli 1946, penerbangan perdana dari jenis tersebut dilakukan oleh Tipe 392 dengan nomor seri TS409, yaitu sebuah varian darat, yang dikemudikan oleh pilot uji Jeffrey Quill.[11] Kementerian Udara menerbitkan Spesifikasi E.1/45 untuk produksi pesawat, pemenuhan berbagai persyaratannya mengharuskan dilakukannya serangkaian modifikasi ekstensif pada rancangan tersebut, termasuk revisi susunan sirip ekor tegak dan bidang ekor horizontal, serta peningkatan kapasitas bahan bakar internal. Oleh karena itu, digunakanlah tangki bahan bakar eksternal besar di bagian bawah badan pesawat, disertai dengan sirip punggung yang diperpanjang dan ujung sayap yang dapat dilipat.[2]
Uji coba terbang diadakan secara besar-besaran di fasilitas eksperimental Supermarine yang baru dibangun di bekas Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Chilbolton.[12] Pesawat ini memiliki beberapa kekurangan, salah satu diantaranya adalah penggunaan roda pendaratan ekor Spiteful daripada sebuah roda pendaratan di hidung pesawat, konfigurasi tersebut mengakibatkan pesawat ini lebih sulit untuk mendarat di atas sebuah kapal induk. Menurut penulis di bidang penerbangan Bill Gunston, konfigurasi roda pendaratan ekor ini menyebabkan semburan gas buang mesin jet menciptakan alur panjang di tanah yang cukup luas untuk tiga orang berbaring didalamnya saat beroperasi di lapangan terbang berumput.[13] Bagaimanapun, menurut majalah penerbangan Flight, klaim hangusnya permukaan bahkan rumput dianggap berlebihan.[14] Pesawat ini bukan satu-satunya pesawat bermesin jet pertama yang dilengkapi dengan roda pendaratan seperti itu, roda pendaratan itu juga digunakan dalam pesawat eksperimental Heinkel He 178 dan beberapa pesawat Messerschmitt Me-262 awal. Kepala desainer Vickers-Supermarine, Bapak Joseph Smith, mengklaim bahwa pengujian telah memvalidasi kinerja roda pendarat ekor sebagai sesuatu yang dapat diterima.[14]
Pada 17 Juni 1947, pesawat purwarupa pertama yang diadaptasi ke varian angkatan laut, yaitu Tipe 392 dengan nomor seri TS413 melakukan penerbangan perdananya, diterbangkan oleh pilot uji Mike Lithgow.[15] Penerbangan perdananya dilakukan 4 tahun setelah Gloster Meteor melakukan penerbangan perdananya. Pada November 1949, Supermarine menerima pesanan yang mengatasnamakan FAA. Pada 5 Mei 1950, produksi varian pertama dari pesawat ini, yang dinamakan Attacker F.1, melakukan penerbangan perdananya. Satu tahun kemudian, pengiriman jenis tersebut telah dimulai.[2]
Referensi
Sitasi
- ↑ Bingham, Victor F. (2004-05-31). Supermarine Fighter Aircraft. The Crowood Press. ISBN 978-1-86126-649-1.
- 1 2 3 4 "The first jet fighter to enter Royal Navy squadron service." BAE Systems, Diakses: 16 Juli 2019.
- ↑ Buttler 2010, hlm. 54, 56
- 1 2 3 Buttler 2004, hlm. 208
- ↑ Buttler 2010, hlm. 54
- ↑ Andrews & Morgan 1987, hlm. 269
- ↑ Buttler 2010, hlm. 56–57
- ↑ Andrews & Morgan 1987, hlm. 269–270
- ↑ Mason 1992, hlm. 350
- ↑ Taylor 1969, hlm. 432–433
- ↑ Andrews & Morgan 1987, hlm. 270
- ↑ Flight 15 May 1947, hlm. 446, h
- ↑ Gunston 1975, hlm. 130
- 1 2 Flight 15 May 1947, hlm. 446
- ↑ Andrews & Morgan 1987, hlm. 271
Bibliografi
- Andrews, C. F.; Morgan, E. B. (1987). Supermarine Aircraft since 1914. London, UK: Putnam. ISBN 0-85177-800-3.
- "Attacker". Flight. 15 Mei 1947. hlm. 446–450. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-11.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Buttler, Tony (2004). Fighters and Bombers 1935-1950. British Secret Projects 3. Midland Publishing.
- Buttler, Tony (Agustus 2010). "Database: Supermarine Attacker". Aeroplane. Vol. 38, no. 8. hlm. 54–71.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Mason, Francis K. (1992). The British Fighter since 1912. Annapolis, Maryland: Naval Institute Press. ISBN 1-55750-082-7.
- Taylor, John W.R. (1969). "Supermarine Attacker". Combat Aircraft of the World from 1909 to the Present. New York, US: G.P. Putnam's Sons. ISBN 0-425-03633-2.
- Bingham, Victor (2004). Supermarine Fighter Aircraft. Ramsbury, UK: The Crowood Press. ISBN 1-86126-649-9.
- Gunston, Bill (Maret 1975). "Fighters of the Fifties: Vickers-Supermarine Attacker". Aeroplane Monthly.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Artikel bertopik pesawat terbang dan penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |