Selasa, 20 Oktober 2026
16:39 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Suparto Brata

Bagikan:
Suparto Brata
Lahir(1932-02-23)23 Februari 1932
Meninggal11 September 2015(2015-09-11) (umur 83)
PekerjaanPenulis

Suparto Brata (23 Februari 1932 – 11 September 2015) adalah sastrawan berbahasa Jawa dan Indonesia. Sastrawan ini terhitung produktif menerbitkan buku fiksi berbahasa Jawa. Pada awalnya, dia menulis fiksi dengan bahasa Indonesia yang dimuat di Majalah Garuda pada tanggal 25 Oktober 1953 dengan cerpen "Miss Rika di Angkasa".

Latar belakang

Suparto Brata lahir di Surabaya pada tanggal 23 Februari 1932 di Surabaya. Ia lahir dari pasangan suami istri yang bernama Raden Suratman Bratanaya dan Raden Ajeng Jembawati.[1] Pada tanggal 22 Mei 1962, ia menikah dengan Rara Ariyati dan dikaruniai empat orang anak, yaitu Tatit Merapi Brata, Teratai Ayuningtyas, Neo Semeru Brata, dan Tenno Singgalang Brata.

Pada tahun 1950 ia lulus dari SMPN 2 Surabaya kemudian ia melanjutkan sekolah di SMAK St. Louis Surabaya dan lulus pada tahun 1956. Pada tahun 1953 hingga 1960, ia memulai karrier di Kantor Telegrap Surabaya sebagai operator teleprinter. Kemudian pada tahun 1960 sampai 1967 ia pindah ke Perusahaan Dagang Negara Jaya Bhakti cabang Surabaya sebagai bagian sekretariat. Pada tahun 1967 sampai 1988 ia bekerja di kantor Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Daerah Kodya Surabaya. Semasa bekerja di kantor humas, ia banyak menulis sehingga ia dapat menerbitkan karya-karyanya.

Karier

Karier sastra Jawanya bermula dari tulisan-tulisannya di Majalah Panjebar Semangat, Surabaya. Majalah berbahasa Jawa ini juga memberinya anugerah saat sayembara penulisan Cerita bersambung pada tahun 1959. Cerita bersambung itu kemudian dibukukan dalam bentuk novel yang berjudul Lara Lapane Kaum Republik. Novel ini kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Suparto sendiri menjadi Kaum Republik. Dalam menulis terkadang ia menggunakan nama samaran, di antaranya Peni dan Eling Jatmiko. Dalam hal ini, ia tergolong sastrawan yang sangat gigih dalam dunia sastra. Berkat kegigihannya, dia pernah mendapat penghargaan Hadiah Sastera Rancagé tiga kali.

Novel dan kumpulan cerpen Jawa yang pernah ditulisnya, yaitu:

  • Tanpa Tlacak.
  • Emprit Abuntut Bedhug.
  • Kadurakan ing Kidul Dringu.
  • Katresnan kang Angker.
  • Asmarani.
  • Pethite Nyai Blorong.
  • Nyawa 28.
  • Tretes Tintrim.
  • Lara Lapane Kaum Republik.
  • Sanja Sangu Trembela.
  • Lintang Panjer Sore.
  • Jaring Kalamangga.
  • Kamar Sandi.
  • Garuda Putih.
  • Nglacak Ilange Sedulur Ipe.
  • Ngingu Kutuk ing Suwakan.
  • Donyane Wong Culika.
  • Lelakone Si lan Man.

Referensi

  1. ↑ "Ensiklopedia Sastra Indonesia: Suparto Brata". Diakses tanggal 22 Februari 2020.

Pranala luar

  1. (Indonesia) Blog Resmi Suparto Brata Diarsipkan 2011-01-28 di Wayback Machine
  2. (Indonesia) (Inggris) Artikel Tentang Suparto Brata
  3. (Indonesia) Obituari: Pengarang Suparto Brata Tutup Usia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan