Minggu, 11 Oktober 2026
14:45 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Sungai Undir

Sungai Undir

sungai di Provinsi Papua Selatan

Bagikan:
Sungai Undir
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Papoea%27_s_op_de_Lorentzrivier_TMnr_10009529.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang Papua dalam perahu di Sungai Undir (saat itu Lorentz), semasa Ekspedisi Papua Selatan (1912-1913).
Sungai Undir di Papua Selatan
Sungai Undir
Lokasi di Papua Selatan
Tampilkan peta Papua Selatan
Sungai Undir di Papua wilayah Indonesia
Sungai Undir
Lokasi di Papua wilayah Indonesia
Tampilkan peta Papua wilayah Indonesia
Sungai Undir di Maluku dan Papua
Sungai Undir
Lokasi di Maluku dan Papua
Tampilkan peta Maluku dan Papua
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiPapua
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiPegunungan Muller
 - lokasiSebelah tenggara Puncak Trikora di Pegunungan Jayawijaya
Muara sungaiLaut Arafura
Panjang380 km (240 mi)
Informasi lokal
Zona waktuWIT (UTC+9)
GeoNames1637248

Sungai Undir, Unir, atau Lorentz adalah sebuah sungai di Papua Selatan, provinsi paling timur di Indonesia, sekitar 3500 km di timur laut ibu kota Jakarta.[1]

Hidrologi

Sungai ini berhulu di pedalaman, mengalir ke selatan melintasi hutan yang masih tak terjamah dan mengalir di dataran rendah yang berawa dan akhirnya bermuara di Teluk Flamingo, estuaria berbagai sungai di Laut Arafura. Di awal abad ke-20, sungai ini menjadi saksi bisu 3 ekspedisi ilmiah yang diselenggarakan Belanda melalui muaranya dan arusnya yang dapat dilayari menuju Pegunungan Jayawijaya di bagian tengah pulau yang saat itu hampir tak dikenal.

Penamaan

Sungai ini sudah 3 kali berganti nama. Sebelum tahun 1910, sungai ini disebut sebagai Sungai Utara (bahasa Belanda:Noordrivier), nama yang diberikan selama ekspedisi Belanda di pantai selatan Papua. Setelah tahun tersebut, nama itu berubah menjadi Sungai Lorentz (bahasa Belanda:Lorentzrivier), diberi nama menurut Hendrikus Albertus Lorentz yang memimpin 2 ekspedisi tersebut. Nama Lorentz bertahan selama separuh abad dalam peta. Setelah Papua diserahkan kepada Indonesia, sebuah kerja singkat dilakukan dengan pengubahan toponim berbau Belanda. Sungai Lorentz diubah namanya menjadi Unir, menurut suku Asmat yang menamakannya. Meskipun demikian, Belanda masih tetap menggunakan nama Lorentz.

Geografi

Sungai ini mengalir di wilayah barat daya pulau Papua yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[2] Suhu rata-rata setahun sekitar 21 °C. Bulan terpanas adalah Oktober, dengan suhu rata-rata 23 °C, and terdingin Juli, sekitar 20 °C.[3] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 3766 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Mei, dengan rata-rata 594 mm, dan yang terendah Juli, rata-rata 384 mm.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Sungai Lorentz at Geonames.org (cc-by); Last updated 2013-06-04; Database dump downloaded 2015-11-27
  2. ↑ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11: 1633–1644. doi:10.5194/hess-11-1633-2007. Diakses tanggal 30 Januari 2016.{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 Januari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-26. Diakses tanggal 2019-01-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 Januari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-19. Diakses tanggal 2018-11-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

5°32′32″S 138°02′36″E / 5.54222°S 138.04333°E / -5.54222; 138.04333

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan