Minggu, 11 Oktober 2026
16:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Sungai Kemuning

Sungai Kemuning

sungai di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan

Bagikan:
Sungai Kemuning
330px-Sungai_Kemuning%2C_Banjarbaru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sungai Kemuning
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Sungai_Kemuning&revid=29535420&groups=_d44fbec6f55e15fb02555e077cce010e3ceca00d&parser=parsoid
Lokasi
NegaraIndonesia
RegionKota Banjarbaru
DistrikSungai Besar
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiRT 30 Kelurahan Sungai Ulin
 - koordinat3°27′36″S 114°51′33″E / 3.4598972°S 114.8591624°E / -3.4598972; 114.8591624
Muara sungaiMuara
 - lokasiLoktabat
Panjang15km

Sungai Kemuning adalah salah satu sungai di Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.[1] Sungai ini membentang sepanjang 5 km dari Kelurahan Sungai Ulin hingga ke Kelurahan Kemuning[2] dan berfungsi sebagai saluran pembuangan satu-satunya di Banjarbaru.[3]

Sejarah

Sebelumnya, Sungai Kemuning adalah sungai yang tidak diperhatikan karena tertutupi oleh bagian dapur bangunan milik masyarakat yang tinggal di bantaran sungainya dan ditumbuhi semak belukar. Hlai ini menyebabkan kawasan pinggir sungai menjadi kumuh.[2]

Pada 2016, Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani meresmikan program peningkatan infrastruktur permukiman kumuh Sungai Kemuning yang terinspirasi dari penanganan Kali Code di Yogyakarta. Program ini dijalankan dengan beberapa fase. Fase pertama adalah normalisasi sungai dan fase kedua merubah paradigma warga terkait bantaran sungai adalah halaman depan rumah.[2][4]

Hidrologi

Besaran debit aliran sungai dari DAS Kemuning pada 2018 sebesar 27,01; pada 2019 sebesar 20,07; pada 2020 sebesar 27,46; pada 2021 sebesar 26,23 da 2022 sebesar 23,72.[5]

Hulu sungai

Hulu Sungai Kemuning (yang disebut warga dengan nama 'Guntung') terletak di kawasan RT 30 Kelurahan Sungai Ulin Kota Banjarbaru dengan titik koordinat -3.4598972 LS dan 114.8591624 BT.[2] DLH Kota Banjarbaru mencatat terdapat 11 mata air dengan kondisi yang berubah-ubah setiap waktu sesuai dengan musim. Salah satu mata air memiliki luas ± 15 m2 dengan kedalaman sekitar 7 m.[6]

Kualitas air sungai

Kualitas air Sungai Kemuning yang berada di tengah kota sudah masuk dalam kategori tercemar ringan. Sedangkan kualitas air di bagian hulu berada di bawah standar baku mutu kesehatan lingkungan dan bagian hilirnya telah tercemar oleh limbah domestik rumah tangga.

Kawasan sempadan sungai

Berdasarkan SK Wali Kota Banjarbaru, kawasan Sungai Kemuning memiliki luas kumuh sebesar 45,91 ha, dengan tipologi wilayah Pinggiran Sungai.[7]

Banjir

Pada 14 Januari 2021, tercatat Sungai Kemuning meluap akibat hujan selama 24 jam yang terjadi di Kota Banjarbaru. Ketinggian air hampir mencapai dada orang dewasa dan membuat warga yang tinggal di bantaran sungai dievakuasi. Beberapa jam kemudian, debit air dilaporkan mulai turun namun keesokan paginya mulai meluap kembali.[8]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "KalselPedia - Ada Sebanyak 53 Sungai di Kota Banjarbaru, Berikut Rincian Nama Sungai dan Ukurannya". Banjarmasinpost.co.id. Diakses tanggal 2024-12-29.
  2. 1 2 3 4 MTD, Ramadhani (2020-08-22). "Sungai Kemuning Banjarbaru : Antara Kali Code, Sejarah dan Mapala Piranha". Redaksi 8. Diakses tanggal 2026-06-14.
  3. ↑ Adlyatma, Randy (2013). "Studi Normalisasi Sungai Kemuning dalam Penanggulangan Banjir di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan". Jurnal Rekayasa Sipil. 1 (1): 37–48.
  4. ↑ Sandy (2020-08-23). "Air Dari 'Guntung' Mengalir Ke Sungai Kemuning - Habar Kalimantan". Habar Kalimantan. Diakses tanggal 2026-06-14.
  5. ↑ Riduan, Rony; Perdana, Ade Brian; Abdi, Chairul; Khair, Riza Miftahul (2023-10-04). "PERKIRAAN DEBIT ALIRAN SUNGAI KEMUNING BANJARBARU MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH". Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan). 9 (2). doi:10.20527/jukung.v9i2.17567. ISSN 2540-9131.
  6. ↑ Arief (2023-06-08). "Maraknya Pembangunan, Ancam Kemurnian Mata Air Sungai Kemuning Banjarbaru". radarbanjarmasin.jawapos.com. Diakses tanggal 2026-06-14.
  7. ↑ Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (2019-05-14). "Kota Banjarbaru Semakin Cantik dengan Semangat Baru". pu.go.id. Diakses tanggal 2026-06-14.
  8. ↑ Ghifari, Al; Rico (2021-01-13). "Was-was Sungai Kemuning di Banjarbaru, Sempat Surut Kini Kembali Meluap". Kanal Kalimantan. Diakses tanggal 2026-06-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan