Senin, 19 Oktober 2026
09:44 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Sungai Belayan

Sungai Belayan

sungai di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Bagikan:
Sungai Belayan
250px-Sungai_Belayan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aliran Sungai Belayan di Tabang, Kutai Kartanegara
Sungai Belayan di Kalimantan
Sungai Belayan
Lokasi di Kalimantan
Tampilkan peta Kalimantan
Sungai Belayan di Indonesia
Sungai Belayan
Lokasi di Indonesia
Tampilkan peta Indonesia
Lokasi
Negara Indonesia
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiKalimantan Timur
Muara sungaiSungai Mahakam
Informasi lokal
Zona waktuWITA (UTC+8)
GeoNames1649313

Sungai Belayan adalah sebuah sungai yang mengalir di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, 1300 km di timur laut ibu kota Jakarta.[1] Merupakan anak sungai dari Sungai Mahakam.[2]

Hidrologi

250px-MahakamMap.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sungai Belayan, Kedang Kepala dan Mahakam

Sungai Belayan melintasi 3 kecamatan paling hulu di Kutai Kartanegara, yaitu Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang.[3] Aliran deras sungai ini saat banjir terus menggerus tanah di pinggir sungai, yang melongsorkan sejumlah rumah di tepiannya.[4] Sungai ini bermuara ke sungai Mahakam di dekat Muhuran, Kotabangun, dan Bukit Tinjawang.[5]

Geografi

Sungai ini mengalir di wilayah timur pulau Kalimantan yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[6] Suhu rata-rata setahun sekitar 23 °C. Bulan terpanas adalah Maret, dengan suhu rata-rata 24 °C, and terdingin Januari, sekitar 22 °C.[7] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2780 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Desember, dengan rata-rata 351 mm, dan yang terendah Agustus, rata-rata 138 mm.[8]

Sungai Belayan
Tabel iklim (penjelasan)
JFMAMJJASOND
 
 
290
 
24
20
 
 
291
 
25
20
 
 
248
 
25
24
 
 
258
 
25
22
 
 
234
 
24
23
 
 
207
 
25
22
 
 
154
 
24
21
 
 
138
 
25
23
 
 
149
 
27
21
 
 
154
 
26
21
 
 
306
 
24
22
 
 
351
 
24
21
Suhu rata-rata maks. dan min. dalam °C
Total presipitasi dalam mm
Sumber: [7]
Konversi imperial
JFMAMJJASOND
 
 
11
 
75
68
 
 
11
 
77
68
 
 
9.8
 
77
75
 
 
10
 
77
72
 
 
9.2
 
75
73
 
 
8.1
 
77
72
 
 
6.1
 
75
70
 
 
5.4
 
77
73
 
 
5.9
 
81
70
 
 
6.1
 
79
70
 
 
12
 
75
72
 
 
14
 
75
70
Suhu rata-rata maks. dan min. dalam °F
Total presipitasi dalam inci

Pemanfaatan

Sungai ini menjadi jalur lalu lintas, sumber air untuk kehidupan sehari-hari, sekaligus mata pencaharian bagi sebagian warga,[9] seperti ikan dan emas.[3] Sungai Belayan menjadi urat nadi bagi masyarakat di Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang, bahkan dulunya menjadi akses satu-satunya untuk menuju 3 kecamatan tersebut.[3] Hulu sungai Belayan melintasi desa Ritan Baru, Kecamatan Tabang (tempat kediaman suku Dayak Kenyah) yang dapat dicapai sekitar 1 atau 2 hari dengan perahu atau ferry dari Samarinda.[10] Sedangkan dari Tabang menuju Tenggarong butuh waktu dua hari semalam menggunakan angkutan sungai.[9] Masyarat Dayak di sana terkenal pintar menyumpit juga mahir dalam tradisi ukir kayu.[9]

Batu bara menjadi sektor primadona yang mendanai penerimaan di Kutai Kartanegara dan di sepanjang aliran Sungai Belayan terdapat dermaga-dermaga kapal yang membawa batu bara itu untuk diekspor ke luar negeri.[9] Akibat sedimentasi, sungai Belayan perlu dikeruk secara berkala aliran ke hilir menjadi lancar dan mengantisipasi banjir.[11]

Ekologi

Sungai Belayan merupakan habitat Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris), suatu hewan sungai yang keberadaanya semakin terancam serta sudah masuk Daftar merah IUCN.[9] Selain itu juga dapat ditemukan burung Kuntul atau Bangau Putih (Egretta garzetta).[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Rand McNally, The New International Atlas, 1993.
  2. ↑ Sungai Belayan at Geonames.org (cc-by); Last updated 2012-01-17; Database dump downloaded 2015-11-27
  3. 1 2 3 Sungai Belayan, Urat Nadi Warga Hulu Kukar[pranala nonaktif permanen]. STV Samarinda. 21 Mar 2018.
  4. ↑ Air Sungai Belayan terus Menggerus Tanah, 30 Rumah sudah Dibongkar. Penulis: Rahmad Taufik. Editor: Adhinata Kusuma. Sumber: Tribun Kaltim. 22 November 2018.
  5. ↑ Sungai Belayan. MapCarta
  6. ↑ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11. doi:10.5194/hess-11-1633-2007.{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  7. 1 2 "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 Januari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-05-10. Diakses tanggal 2018-12-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 Januari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-19. Diakses tanggal 2018-12-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 3 4 5 6 Sungai Belayan, Anak Sungai Mahakam Dalam Bingkai Imaji Diarsipkan 2018-12-19 di Wayback Machine. Yunaidi Joepoet. Ransel Kosong. Oktober 2013.
  10. ↑ Guide recommendations for Sungai Mahakam and Kutai?. Trip Advisor. Feb 22, 2014, 10:47 PM
  11. ↑ Sungai Belayan akan Dikeruk. Koran Kaltim. 08 Aug 2017.

Pustaka tambahan

  • Konsepsi pola penatagunaan hutan secara mikro, daerah aliran sungai Belayan, propinsi Dati I Kalimantan Timur. Banjarbaru, 1980.

0°14′00″S 116°36′00″E / 0.23333°S 116.6°E / -0.23333; 116.6

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan