Minggu, 04 Oktober 2026
07:26 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Sunan Wilis

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Sunan Wilis merupakan salah satu pejuang yang ikut serta menyebarkan agama Islam di Jawa, khususnya di Tuban.[1] Sunan Wilis yang bernama asli Andong Wilis atau sering disebut Mbah Andong Wilis ini tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. keberadaan beliau pun hanya diketahui melalui adanya makam di Dusun Kepoh, Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang yang diyakini masyarakat sebagai makam Sunan Wilis.[2] Makam Sunan Wilis berbeda dengan makam para wali lainnya, makam Sunan Wilis sama seperti makam-makam kebanyakan.

Masyarakat sekitar memiliki cara tersendiri untuk mengenang jasa Sunan Wilis yaitu dengan mengadakannya acara Khaul. Khaul Sunan Wilis diadakan dengan cara sederhana, hanya beberapa warga desa dan tidak menggambarkan tata cara keagamaan yang rumit. acara Khaul Sunan Wilis diadakan setiap bulan Ba'da Mulud. Kamis, 22 Juni 2002, Acara dimulai pada pagi hari dengan diawali bacaan tahtimul qur'an bin nazor bertempat di makam Mbah Andong Wilis.[1] Acara mengaji dilaksanakan 10 meter dari makam, seluruh pezairah membacakan surah Al-fatihah dan lain sebagainya. Selanjutnya acara beralih pada pembacaan tahlil.

Makam Sunan Wilis tidak terlalu diperhatikan masyarakat, hal ini menyebabkan masyarakat Tuban tidak banyak yang berzairah ke sana. hanya masyarakat lokal, masyarakat desan yang jaraknya dekat dengan makam yang sering berairah ke makam Sunan Wilis.

Referensi

  1. 1 2 Syam, Nur (2005). Islam pesisir. PT LKiS Pelangi Aksara. ISBN 9789798451140.
  2. ↑ "Makam Sunan Andong Wilis Yang Masih Misteri". wiyonggoputih.blogspot.co.id. Diakses tanggal 2018-05-25.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan