Minggu, 27 September 2026
19:45 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Sum'ah

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Sum'ah" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(April 2023)

Sum'ah (bahasa Arab:السمعة, translit. as-sum'ah) adalah perilaku dalam islam berupa amal perbuatan yang bukan dari Allah, melainkan amal perbuatan yang ingin dipuji orang lain.[1]

Dikatakan bahwa sum'ah merupakan perilaku tidak ikhlas dalam melaksanakan amal ibadah kepada Allah SWT. Adapun amalan yang tidak dikerjakan dengan keikhlasan, maka baginya tidak ada kebaikan serta keberkahan.[2]

Ayat

Sebagaimana kalam Allah SWT dalam surah Al Baqarah ayat 264:

Wahai orang-orang yang beriman, jangan membatalkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia, sedangkan dia tidak beriman kepada Allah dan hari Akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu licin yang di atasnya ada debu, lalu batu itu diguyur hujan lebat sehingga tinggallah (batu) itu licin kembali. Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan. Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum kafir.

Jenis Sum'ah

Sum'ah terdiri dari dua jenis, melansir buku Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Kemaslahatan Manusia karya Syekh 'Izzudin Ibnu Abdis Salam berikut di antaranya:

Tasmi'us ṣiddiqin atau sum'ah yang mengandung kebenaran

Bila seseorang mengerjakan amal karena Allah, lalu memperdengarkannya kepada orang lain agar mendapat kemuliaan serta kehormatan. Sum'ah jenis ini jelas pelarangannya dalam Islam.

Tasmi'ul każibin atau sum'ah yang mengandung kedustaan

Jenis ini seperti orang yang mengatakan bahwa dirinya telah melakukan amal ibadah kepada khalayak supaya dipuji, tetapi padahal perkataan itu hanya kebohongan belaka. Dikatakan bahwa sum'ah satu ini lebih dilarang, karena bukan hanya bersifat tercela tetapi juga berbohong.[3]

Bahaya

Bahaya-bahaya sum'ah adalah dihilangkannya pahala dari keberkahan dan amal ibadah yang dikerjakannya.

Contoh sum'ah

  1. Seseorang membaca Al-Qur'an dengan suara yang keras. Lalu seseorang ingin dipuji orang sebagai mengaji dengan suara yang indah dan pembacaan yang bagus
  2. Seseorang yang melakukan salat dengan benar pada saat ada orang lihat.
  3. Seseorang yang bersedekah ingin mendapatkan pujian dari orang lain.

Perbedaan dengan riya'

Artikel utama: Riya'

Riya' adalah perbuatan yang mirip sum'ah. Riya' adalah perbuatan iktikad yaitu berbuat baik agar dipuji oleh orang lain dan termasuk perbuataan syirik tersembunyi. Sedangkan sum'ah adalah amal perbuatan yang menyebut nama selain Allah agar dipuji oleh orang lain.

Lihat Pula

Referensi

  1. ↑ Dahsyatnya Ikhlas.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=
  2. ↑ Nurfajrina, Azkia. "Hati-hati Sum'ah dalam Beribadah, Beda Tipis dengan Riya". detikhikmah. Diakses tanggal 2023-04-05.
  3. ↑ Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Kemaslahatan Manusia.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan