Sabtu, 24 Oktober 2026
19:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Suku Kuy

Bagikan:
Kuy
Jumlah populasi
> 500.000 (perk.)
Daerah dengan populasi signifikan
Thailand, Kamboja, Laos
Thailand400.000 (2006)[1]
Kamboja70.302 (2019)[2]
Laos42.800 (2005)[3]
Bahasa
Kuy, lainnya
Agama
Animisme (Satsana Phi), Buddha Theravada
Kelompok etnik terkait
Bru, Ta Oi, Khmer

Suku Kuy (bahasa Khmer:កួយ, bahasa Thai:กูย) adalah kelompok etnis asli Asia Tenggara Daratan. Tanah air mereka membentang dari selatan Dataran Tinggi Khorat di Thailand Timur Laut hingga tepi Sungai Mekong di Laos Selatan serta utara-tengah Kamboja.[4] Suku Kuy adalah etnis minoritas di ketiga negara tersebut, di mana mereka hidup sebagai "suku bukit" atau Montagnard. Bahasa mereka berasal dari cabang Katuik milik rumpun bahasa Mon-Khmer dan dengan demikian, terkait dengan bahasa Khmer dari Kamboja. Orang Thailand, Lao, dan Khmer secara tradisional mengakui Kuy sebagai penduduk asli wilayah tersebut dan menyebut mereka sebagai Khmer boran (bahasa Khmer), yang berarti "Khmer kuno" atau Khamen pa dong (bahasa Thai:เขมรป่าดง; RTGS: Khamen pa dong "orang Khmer hutan"). Kata kuy dalam bahasa Kuy berarti "orang" atau "manusia". Suku Kuy dikenal sebagai mahout atau pawang gajah yang terampil, dan di banyak desa, suku Kuy dipekerjakan untuk mencari, menjinakkan, dan menjual gajah.[5]

Referensi

  1. ↑ 2006 Mahidol University Study, cited in Ethnologue
  2. ↑ 2019 Indigenous Peoples Organization, cited in
  3. ↑ 2005 Lao Census, cited in Ethnologue
  4. ↑ "The Kuy People of Laos". Southeast Asian Peoples Research Center. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-11. Diakses tanggal 2022-06-21.
  5. ↑ Pongsak, Nakprada. "The "Elephants Return to Homeland" Project Management for Provincial Economic Development in Surin Province" (PDF). The Government of Thailand. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 18 Mei 2015.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan