Rabu, 30 September 2026
07:00 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Sukasman

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)

Sukasman adalah seniman wayang yang lahir pada tahun 1937 di Yogyakarta.Ia bisa saja sangat kaya karena banyak orang memburu wayangnya, tapi ia memilih hidup sederhana. Dan ketika UNESCO menetapkan wayang sebagai salah satu pusaka dunia non benda. dialah sang kreator Wayang Ukur Yogyakarta.[1]

Perupa ini memamg bulan seorang dalang. Tapi kecintaanya terhadap wayang melebihi dalamng manapun. Tenaga, pikiran, dan bahkan seluruh hidupnya tercurah ke dunia pewayangan.

Sejak kecil Sukasman akrab dengan wayang karena hobinya menggambar wayang. Baginya, wayang begitu unik karena berwajah oval, tak simetris, seperti wajah manusia. Selepas SMA tahun 1957, Sukasman masuk Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta. Tujuannya mengembangkan hobi menggambar wayang. Tapi di ASRI tak ada pelajaran menggambar wayang. Meski kecewa, sukasman tetap melanjutkan kuliahnya.

Berbekal ilmu dari bangku kuliah, Sukasman mulai mengubah bentuk wayang klasik menjadi wayang kreasi baru . Suatu hari Iya tunjukkan kreasinya pada Ki Prayitno Wiguno, guru Sukasman di Abiranda (sebuah lembaga pendidikan pedalangan di keraton Yogyakarta). Sang guru marah, "Bentuk wayanh sudah sempurna, tak boleh di utak-atik lagi!" dengan kata lain, karya Sukasman adalah wayang cacat yang nyempal pakem.

Referensi

  1. ↑ M. Dahlan, Muhidin (2012). Almanak Seni Rupa Indonesia: Secara Istimewa Yogyakarta. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan