Senin, 12 Oktober 2026
22:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Suaeda pulvinata

Suaeda pulvinata

Bagikan:
Suaeda pulvinata
250px-Suaeda_pulvinata.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Amaranthaceae
Genus: Suaeda
Spesies:
S. pulvinata
Nama binomial
Suaeda pulvinata
Alvarado Reyes & Flores Olv.[1]

Suaeda pulvinata adalah spesies endemik seepweed (tumbuhan dari genus Suaeda) yang berasal dari Meksiko. Tanaman ini hidup di pesisir Danau Texcoco dan Danau Totolcingo. Tanaman ini hidup di bawah air sebagai tumbuhan air selama separuh tahun dan di daratan sebagai tumbuhan darat selama separuh tahun lainnya karena perubahan ketinggian air di danau tempat ia tumbuh.[2] Tumbuhan ini merupakan herba tahunan yang tumbuh mendatar dengan batang yang merambat. Daun dan perbungaannya berwarna hijau hingga kemerahan.[3]

Spesies ini penting bagi masyarakat yang tinggal di negara bagian Puebla dan Tlaxcala, karena merupakan sayuran yang dapat dimakan. Hidangan yang disiapkan menggunakan spesies ini dikenal sebagai romeritos.[4]

Berdasarkan studi filogenetik molekuler, ditemukan bahwa takson ini bersifat monofiletik.[5] Karena adanya perbedaan posisi filogenetik dalam pohon ITS nuklir dan pohon kloroplas rpl32-trnL, spesies ini diduga merupakan hasil hibridisasi dari spesies leluhur Suaeda.[6]

Pengumpul ilmiah pertama yang menemukan tanaman ini adalah Efraim Hernández Xolocotzi. (Kemudian, tanaman ini dikutip oleh Guadalupe Ramos dalam tesis gelar universitasnya.) Namun, ia salah mengidentifikasikannya sebagai S. nigra. Baru pada tahun 2013 Ernesto Alvarado Reyes dan Hilda Flores Olvera menyadari bahwa itu adalah spesies yang berbeda.[7]

Referensi

  1. ↑ International Plant Names Index. Vol. 43. Diakses tanggal 16 Agustus 2015.
  2. ↑ Reyes, Ernesto Alvarado; Flores-Olvera, Hilda (2013). "Suaeda pulvinata (Chenopodiaceae), a new species from saline lakes of central Mexico". Willdenowia. 43 (2): 309–314. doi:10.3372/wi.43.43211. S2CID 84876004.
  3. ↑ Reyes, Ernesto Alvarado; Flores-Olvera, Hilda (2013). "Suaeda pulvinata (Chenopodiaceae), a new species from saline lakes of central Mexico". Willdenowia. 43 (2): 309–314. doi:10.3372/wi.43.43211. S2CID 84876004.
  4. ↑ "Anatomia foliar de dos especies comestibles de romerito" (PDF). Diakses tanggal 16 Agustus 2015.
  5. ↑ Brandt, Ronny (2015). "Phylogeny and biogeography of Suaeda subgen. Brezia (Chenopodiaceae/Amaranthaceae) in the Americas". Plant Systematics and Evolution. 301 (10): 2351–2375. doi:10.1007/s00606-015-1233-y. S2CID 254060858.
  6. ↑ Brandt, Ronny (2015). "Phylogeny and biogeography of Suaeda subgen. Brezia (Chenopodiaceae/Amaranthaceae) in the Americas". Plant Systematics and Evolution. 301 (10): 2351–2375. doi:10.1007/s00606-015-1233-y. S2CID 254060858.
  7. ↑ Reyes, Ernesto Alvarado; Flores-Olvera, Hilda (2013). "Suaeda pulvinata (Chenopodiaceae), a new species from saline lakes of central Mexico". Willdenowia. 43 (2): 309–314. doi:10.3372/wi.43.43211. S2CID 84876004.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Suaeda pulvinata.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Amaranthaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan