Kamis, 08 Oktober 2026
19:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Steffi Graf

Steffi Graf

petenis Jerman

Bagikan:
Steffi Graf
250px-Steffi_Graf_08.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kewarganegaraan Jerman[1]
Tempat tinggalLas Vegas, Nevada
Tinggi176 m (577 ft 5 in)
Berat64 kg (141 pon)
Memulai pro1982
Pensiun1999
Tipe pemainKanan; 1 tangan backhand
Total hadiahUS$21,895,277
(2nd in all-time rankings)
Tunggal
Rekor (M–K)900–115
Gelar107
(peringkat 3 secara keseluruhan)
Peringkat tertinggi1 (17 Agustus, 1987)
Ganda
Rekor (M–K)173–72
Gelar11
Peringkat tertinggi5 (21 November 1988)
Statistik terbaru dimutakhir pada N/A.
Steffi Graf
Rekam medali
Tennis Putri
Mewakili  Jerman Barat
Medali emas – tempat pertama Olimpiade Seoul 1988 Tunggal Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Olimpiade Seoul 1988 Ganda Putri
Mewakili  Jerman
Medali perak – tempat kedua Olimpiade Barcelona 1992 Tunggal Putri

Steffanie Maria Graf atau Steffi Graf (lahir 14 Juni 1969) adalah seorang petenis ternama asal Jerman.

Graf merupakan petenis yang menduduki posisi nomor 1 dunia, terlama di antara semua petenis baik putra maupun putri yaitu 377 minggu dan meraih 107 gelar WTA sepanjang kariernya di tennis era terbuka. Ia meraih gelar WTA Tour pertamanya pada turnamen Family Circle Magazine Cup 1986 dengan mengalahkan ratu tenis dunia lainnya Chris Evert ( Lloyd ) dengan skor 6-4 7-5. Setelah itu Graf selalu mampu mengalahkan Evert. Forehand Graf disebut-sebut merupakan yang terbaik di dunia. Tak ada nama lain yang mendominasi dunia tenis putri pada periode 1990-an selain Steffi Graf. Menjuarai 22 Grand Slam dan meraih empat medali Olimpiade selama 17 tahun berkarier, Graf merupakan salah satu atlet terbaik pada abad ke-20. Ia meraih 900 kemenangan dan hanya 115 kekalahan di nomor tunggal sepanjang kariernya. Graf dinobatkan sebagai atlet wanita terbaik Jerman abad 20.

Karier

Dari Umur Tiga Tahun Graf Sudah Memegang Raket "Ich glaub', ich bin immer schon eisern gewesen, ich glaub', schon als Kind" "Bahkan sebagai anak kecil pun saya sudah setangguh besi," ujar Steffi Graf, dikutip dari Die Zeit (1997) Lahir pada 14 Juni 1969 di Mannheim, Baden-Württenberg, Jerman Barat (Jerman baru bersatu pada 1990) dari pasangan Peter dan Heidi Graff, Steffi Graf telah berkenalan dengan tenis sejak usia dini. Ayahnya, Peter Graff, adalah penjual asuransi sekaligus pelatih tenis. Ia memperkenalkan putrinya dengan raket tenis sejak usia tiga tahun.Graf kecil memulai debut turnamen profesionalnya pada Oktober 1982 di Stuttgart, Jerman pada usia 13 tahun .Akan tetapi, ia harus mengakui ketangguhan Tracy Austin di babak pertama dua set langsung 6-4 dan 6-0.

Graf memulai kariernya dari usia dini, yaitu 13 tahun, di peringkat 124 dunia. Walau ia belum mendapatkan gelar pada tiga tahun berikutnya, peringkat petenis muda ini terus meningkat.Berada di peringkat 98 pada 1983, dalam setahun Graf naik ke peringkat 22. Pada Agustus 1984, Graf yang baru 15 tahun telah membela Jerman dan meraih kemenangan di ajang demonstrasi tenis pada Olimpiade, Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Namun, tidak ada medali yang diberikan, karena demonstrasi tenis bukan ajang resmi Olimpiade.

Perlu dingat bahwa kedigdayaan Graf dipengaruhi oleh absennya sensasi tenis pada masa tersebut yaitu Monica Seles. Seorang fan berat Graf menusuk Seles di punggungnya yang membuat Seles harus absen selama lebih dari dua tahun dan tidak bisa kembali ke performa terbaiknya. Sebelumnya, Seles menjuarai hampir semua kejuaraan yang diikutinya pada usia yang sangat muda. Tanpa kejadian tersebut, bukan mustahil jalan cerita karier Graf akan sangat berbeda. Untuk dipahami pula bahwa kekalahan terus-menerus dari rival kadang bisa membuat sangat frustrasi.

Graf mulai menjadi momok yg menakutkan didunia tenis ketika ia mulai bisa mengalahkan ratu tenis dunia kala itu Martina Navratilova disejumlah turnamen WTA, salah satunya di final Jerman Terbuka 1986 dengan skor meyakinkan 6-2 6-3. Namun ia baru bisa menjadi juara Grand slam pada tahun 1987 di Prancis Terbuka juga dengan mengalahkan Martina Navratilova di final dengan skor 6-4, 4-6, 8-6,namun ia belum bisa menjuarai Grand slam Wimbledon pada tahun itu karena kalah dari Martina Navratilova difinal. Tapi ia menutup tahun 1987 dengan menjuarai turnamen WTA Championship, turnamen tutup tahun yang diikuti para petenis terbaik. Pada tahun 1988 Graf benar-benar menjadi ratu baru diarena tenis dengan menjadi juara di empat seri Grand slam pada tahun itu yaitu Australia, Prancis, Wimbledon dan Amerika, bahkan difinal Grand slam Prancis ia mencukur petenis Uni Soviet, Natalia Zvereva dengan skor sangat telak 6-0, 6-0, bahkan ia melengkapi tahun tesebut dengan menjuarai Olimpiade Seoul dengan mengalahkan Gabriela Sabatini di final. Sehingga pada tahun tersebut ia dianugerahi gelar The Golden slam. Tahun 1989 Graf masih menjadi yang terbaik dengan menjuarai tiga seri Grand Slam Australia, wimbledon, Amerika. Ia hanya kalah di final Prancis dari petenis Spanyol Arantxa Sanchez Vicario. Pada tahun 1989 Graf menjuarai turnamen ahir tahun WTA Championship. Pada tahun 1990 banyak masalah yang menimpa petenis jerman ini, mulai dari penggelapan pajak dari ayahnya, juga seringnya cedera yang menghampirinya sehingga ia cuma bisa juara satu seri Grand Slam yaitu Australia open. Pada tahun 1991 diseri Grand Graf juara di Wimbledon. Pada tahun 1992 diseri Grand Slam ia juga hanya mampu juara di Wimbledon juga. Tahun 1993 graf meraih tiga gelar Grand Slam yaitu Prancis, wimbledon dan Amerika. Tahun 1994,Graf kembali hanya juara satu gelar Grand Slam,yaitu Australia. Tahun 1995 dan 1996 Graf juara diseri grand slam Prancis, Wimbledon dan Amerika.Meraih gelar WTA ke 100 pada Wimbledon 1996,terbanyak keitga pada era terbuka ( terpaut dari Navratilova, 167 gelar dan Evert, 154 gelar ); Pada tanggal 13 Mei 1996 juga, mengukir sejarah selama 332 minggu sebagai No 1 pemain di dunia, memecahkan rekor Martina Navratilova 331 minggu menjadi No 1; memegang No 1 peringkat total selama 377 minggu (non-berturut-turut); sebelum digeser ke No 2 pada 31 Maret 1997 ketika Martina Hingis menjadi No 1, Steffi Graf melengkapi juara grand slam menjadi 22 ( terbanyak pada era tenis terbuka, dan kedua terbanyak sepanjang masa setelah petenis Australia Margareth Smith Court yang memegang 24 gelar ) dari 31 final grand slam (hanya kalah dari Navratilova 34 final grand slam dan Evert dengan 32 final grand slam). Pada tahun 1998 Menjadi pemain bukan unggulan pertama di Era Terbuka yang mengalahkan dua pemain top di dunia dalam turnamen yang sama ketika dia memenangkan Philadelphia, mengalahkan No 1 Lindsay Davenport di final dan No 2 Martina Hingis di perempat final; di pertandingan berikutnya di babak pertama kejuaraan akhir musim, mengalahkan petenis No 3 Jana Novotna sehingga menjadi pemain pertama yang mengalahkan tiga pemain top dunia dalam empat pertandinga.Gelar terakhir diraih dengan menjuarai Prancis tahun 1999 mengalahkan si anak ajaib Martina Hingis ( sekaligus merupakan gelar terakhirnya ) dalam final yang disebut sebagai salah satu final grand slam putri terbaik 4-6,7-5,6-2. Setelah dikalahkan Lindsay Davenport di final Grand Slam Wimbledon ia bersumpah tidak akan tampil lagi pada tahun depan. Akhirnya Ia mundur dari dunia tenis tahun 1999 sebagai peringkat 3 dunia.

Graf dinobatkan sebagai salah satu atlet terbaik dunia abad 20 dan atlet wanita abad 20 Jerman berkat prestasi dan konsistensinya mendominasi pertenisan dunia serta dinobatkan dalam Hall of Fame WTA. Selama kariernya di dunia tenis, Graf berhasil mencatatkan total hadiah US$ 21,8 juta.

Setelah pensiun dari kariernya, salah satu petenis terbaik dunia ini menikmati kehidupannya bersama Andre Agassi dan 2 anaknya; Jaden Gil (2001) dan Jaz Elle (2003).

Gaya bermain

Permainan Steffi Graf ditandai oleh pukulan forehand inside-out yang kuat dan gerak kaki yang efektif. Forehand tersebut membuatnya mendapat julukan Fräulein Forehand.[2] Graf kerap menempatkan dirinya di sudut backhand ketika melakukan permainan dari garis belakang. Posisi ini menyebabkan area forehand di sisi berlawanan relatif terbuka dan dapat menjadi sasaran serangan lawan. Namun, kecepatan pergerakannya di lapangan memungkinkan Graf mengantisipasi sebagian besar pukulan yang diarahkan ke area tersebut; pukulan yang sangat akurat diperlukan untuk memberikan tekanan terhadapnya. Gaya bermainnya dapat diterapkan pada berbagai jenis permukaan lapangan, dengan forehand dan gerak kaki menjadi bagian penting dari permainannya.[3]

Teknik forehand Graf memiliki karakteristik yang khas. Dalam melakukan ayunan, ia menghasilkan kecepatan kepala raket yang tinggi, mencapai titik kontak dengan bola relatif terlambat dan umumnya melakukan pukulan ketika bola masih berada di udara. Teknik tersebut memungkinkannya menghasilkan forehand dengan kecepatan dan akurasi yang tinggi. Menurut pelatihnya, Pavel Složil dan Heinz Günthardt, timing merupakan salah satu faktor utama yang mendukung efektivitas forehand Graf.[4][5]

Graf juga memiliki pukulan backhand drive yang kuat, tetapi penggunaannya berkurang sepanjang kariernya karena ia lebih sering mengandalkan backhand slice. Sejak awal 1990-an, ia hampir secara eksklusif menggunakan slice dalam reli dari garis belakang dan umumnya menggunakan backhand topspin untuk passing shot. Kemampuan melakukan slice secara akurat, baik menyilang (cross-court) maupun sepanjang garis (down the line), disertai kemampuannya membuat bola meluncur rendah, memungkinkan Graf menggunakan pukulan tersebut untuk mengatur serangan berikutnya dan membuka kesempatan melakukan pukulan penutup dengan forehand. Pada 1995, Graf menyatakan bahwa jika melihat kembali kariernya, ia lebih memilih memiliki backhand dua tangan.[6]

Graf mengembangkan servis dengan kecepatan hingga 183 km/jam (114 mph), yang menjadikannya salah satu servis tercepat dalam tenis putri. Ia juga memiliki kemampuan melakukan volley.[7][8]

Graf dikenal sebagai pemain yang mampu bermain di berbagai jenis permukaan. Ia merupakan satu-satunya pemain, baik putra maupun putri, yang memenangkan calendar-year Grand Slam di tiga jenis permukaan, serta satu-satunya pemain yang memenangkan setiap turnamen Grand Slam sedikitnya empat kali. Chris Evert, juara Grand Slam sebanyak 18 kali dan mantan rival Graf, membandingkan pencapaian Graf dengan dirinya dan Martina Navratilova dalam bermain di berbagai permukaan. Menurut Evert, Navratilova lebih banyak meraih kemenangan di lapangan cepat, sedangkan Evert lebih banyak meraih kemenangan di lapangan lambat, sementara Graf mampu memenangkan lebih banyak gelar di kedua jenis permukaan tersebut.[4] Gerak kaki dan daya tahannya berkontribusi terhadap keberhasilannya di lapangan tanah liat. Selain meraih enam gelar Prancis Terbuka, Graf memenangkan 26 turnamen reguler dalam tur di permukaan tersebut, termasuk delapan gelar Berlin Terbuka, yang merupakan rekor. Di permukaan cepat seperti lapangan keras, rumput, dan karpet, gaya bermain yang agresif, penggunaan backhand slice, serta kecepatannya dalam bergerak di lapangan menjadi bagian dari karakteristik permainannya.[9][8] GGraf menyatakan bahwa rumput merupakan permukaan lapangan favoritnya, sedangkan tanah liat merupakan permukaan yang paling tidak disukainya.[6]

Peralatan dan kontrak dukungan

Pada awal kariernya, Graf mengenakan pakaian olahraga Dunlop sebelum menandatangani kontrak dukungan dengan Adidas pada 1985. Adidas kemudian memiliki lini sepatu tenis yang menggunakan nama St. Graf Pro.[10] Dalam penggunaan raket, pada awal kariernya Graf menggunakan Dunlop Maxpower Pro dan Maxpower Kevlar. Pada 1984, ia beralih ke raket Max 200G dan menggunakannya hingga 1993.[11][12][13][14] Pada 1994, Graf beralih ke Wilson Sporting Goods dan menggunakannya hingga 1999. Ia mula-mula menggunakan Wilson Pro Staff 7.0 Lite, kemudian beralih ke Pro Staff 7.5 pada 1996 dan Pro Staff 7.1 pada 1998.[15] Raket Graf dikencangkan dengan tegangan senar sebesar 29 kilogram (64 pon), yang secara signifikan lebih tinggi daripada rentang 50–60 pon yang direkomendasikan oleh Wilson.[16] Pada 2006, Graf menandatangani kontrak dukungan dengan Head.[17][18][19] Pada 2010, Graf dan Andre Agassi bekerja sama dengan Head untuk mengembangkan lini raket tenis baru bernama Star Series.[20]

Graf menandatangani berbagai kontrak dukungan komersial sepanjang kariernya. Pada 1985, ia menandatangani kontrak dukungan selama sepuluh tahun dengan produsen mobil Opel.[21] Ia juga memiliki kontrak dengan Rexona dari 1994 hingga 1998.[15][22] Perusahaan lain yang pernah didukungnya antara lain Barilla, Apollinaris, Citibank, Danone dan Teekanne. Graf juga tampil dalam berbagai iklan dan iklan televisi bersama Andre Agassi, termasuk untuk Canon Inc.[23] dan Longines pada 2008. Agassi sendiri telah menjadi duta Longines sejak 2007.[24][25] Pada 2015, Graf ditunjuk sebagai duta merek pariwisata Kerala untuk mempromosikan Ayurveda di Amerika Utara dan Eropa.[26]

Kehidupan pribadi

Pada 1997, Graf meninggalkan Gereja Katolik dengan alasan pribadi.[27] Selama kariernya, ia membagi waktunya antara Brühl, kota kelahirannya, Boca Raton, Florida; dan Kota New York. Graf memiliki sebuah penthouse di bekas gedung Markas Kepolisian yang terletak di kawasan SoHo.[28][29]

Graf menjalin hubungan dengan pembalap Michael Bartels dari 1992 hingga 1999.[30] Setelah French Open 1999, ia mulai berpacaran dengan Andre Agassi. Keduanya menikah pada 22 Oktober 2001 dalam sebuah upacara yang hanya dihadiri oleh ibu masing-masing sebagai saksi.[31][32][33] Graf dan Agassi memiliki dua anak, seorang putra yang lahir pada 2001 dan seorang putri yang lahir pada 2003.[33] Agassi menyatakan bahwa mereka tidak mengarahkan kedua anaknya untuk mengikuti karier sebagai pemain tenis.[34] Keluarga Graf dan Agassi kemudian menetap di Summerlin, sebuah komunitas di kawasan Las Vegas Valley.[35] Ibu Graf dan saudara laki-lakinya juga tinggal di kawasan tersebut.[36]

Keterlibatan Graf di luar lapangan tenis antara lain diwujudkan melalui pendirian Children for Tomorrow, sebuah yayasan nirlaba yang didirikan pada 1998. Graf menjadi pendiri sekaligus ketuanya. Yayasan tersebut bertujuan melaksanakan dan mengembangkan berbagai proyek untuk mendukung anak-anak yang mengalami trauma akibat perang atau krisis lainnya.[37]

Sebelumnya, pada 1991, sebuah pusat tenis di Leipzig didedikasikan untuk Graf dengan nama Steffi Graf Youth Tennis Center.[37] Pada 2001, Graf juga menyatakan bahwa ia lebih memilih dipanggil “Stefanie” daripada “Steffi”.[38]

Pencapaian

Pada Desember 1999, sebuah panel ahli yang dibentuk oleh Associated Press menobatkannya sebagai petenis putri terbaik abad ke-20.[39] Graf juga memegang sejumlah rekor WTA, termasuk sebagai petenis yang paling lama menempati peringkat nomor satu dunia dalam nomor tunggal putri, yaitu selama 377 minggu, serta paling banyak mengakhiri musim sebagai pemain nomor satu dunia, sebanyak delapan kali.[40] Sepanjang kariernya, ia memenangkan 22 gelar tunggal putri di turnamen major.[41] Selain pencapaiannya, gaya bermain Graf turut memengaruhi perkembangan tenis modern. Kemampuan atletiknya, kecepatan pergerakan di lapangan, serta permainan baseline yang agresif dan mengandalkan kekuatan pukulan dianggap berkontribusi terhadap berkembangnya gaya bermain yang kemudian menjadi dominan dalam olahraga tenis.[42][43][8][7]

Penilaian terhadap posisi Graf dalam sejarah tenis terus muncul setelah ia mengakhiri kariernya. Pada tahun yang sama dengan pengunduran dirinya, Billie Jean King menyebut Graf sebagai “pemain tenis putri terbaik sepanjang masa”.[44]Pada Maret 2012, Tennis Channel menempatkannya di posisi pertama dalam daftar 100 pemain tenis terbesar sepanjang masa, sebagai petenis putri dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut.[45] IDalam jajak pendapat Tennis.com pada November 2018 mengenai petenis putri terbaik sepanjang masa, Graf kembali menempati posisi pertama.[46] Serena Williams juga menyebut Graf dan Roger Federer ketika diminta untuk menyebutkan pemain tenis terbaik sepanjang masa dalam sebuah wawancara pada tahun 2016.[47]

Pengakuan terhadap Graf juga muncul dalam jajak pendapat yang dilakukan The Guardian pada Juli 2020. Jajak pendapat tersebut meminta pembaca memilih petenis putri terbaik dalam 50 tahun sebelumnya, Graf menjadi pilihan terbanyak dengan memperoleh hampir dua kali jumlah suara dibandingkan pemain lainnya.[48] Di Jerman, Graf bersama Boris Becker dianggap berperan dalam meningkatkan popularitas tenis. Olahraga tersebut kemudian tetap menjadi salah satu cabang olahraga utama di negara tersebut.[49][50][51] Sementara itu, penulis tenis Steve Flink menempatkan Graf sebagai petenis putri terbaik abad ke-20 dalam bukunya The Greatest Tennis Matches of the Twentieth Century.[52] Pada 2020, Flink menyatakan bahwa perdebatan mengenai apakah Serena Williams merupakan petenis terbaik sepanjang masa masih belum memiliki kesimpulan yang pasti. Menurutnya, konsistensi Williams dalam rentang karier yang panjang belum menyamai konsistensi yang ditunjukkan Graf maupun Martina Navratilova.[53]

Penghargaan dan penghormatan

Graf terpilih sebagai Juara Dunia pada Kejuaraan Tenis Dunia pada 1987, 1988, 1989, 1990, 1993, 1995, dan 1996.[54] Ia juga terpilih sebagai WTA Player of the Year sebanyak delapan kali, yaitu pada 1987, 1988, 1989, 1990, 1993, 1994, 1995, dan 1996, yang merupakan rekor pada saat itu.[55] Di Jerman, Graf dinobatkan sebagai German Sportsperson of the Year pada 1986, 1987, 1988, 1989, dan 1999.[56] Setelah meraih Golden Slam pada 1988, ia menerima penghargaan BBC Overseas Sports Personality of the Year pada tahun yang sama.[57]

Penghormatan terhadap Graf juga diberikan melalui penamaan fasilitas olahraga. Pada 2004, Berliner Tennis-Arena melakukan perubahan nama menjadi Steffi-Graf-Stadion untuk menghormati Graf.[58] Pada tahun yang sama, Graf dilantik ke dalam International Tennis Hall of Fame pada 2004. Empat tahun kemudian, pada 2008, ia juga dilantik ke dalam German Sports Hall of Fame..[59][60]

Pada 2015, Graf menerima Jean Borotra Sportsmanship Award dari International Club sebagai penghargaan atas sportivitasnya. Pada 2022, Graf menjadi salah satu penerima Great Immigrant Award yang diberikan oleh Carnegie Corporation of New York.[61][62]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ sebelum German reunification, dia bermain untuk Jerman Barat
  2. ↑ "Wimbledon legends: Steffi Graf". BBC News. 31 Mei 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 September 2010. Diakses tanggal 1 April 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Steffi Graf". International Tennis Hall of Fame & Museum. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Juni 2013. Diakses tanggal 24 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Steffi Graf – Tennis Documentary. YouTube. 13 Februari 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2017. Diakses tanggal 27 Maret 2017.{{cite AV media}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Simon O'Hagan. "WIMBLEDON '95: Graf on a new curve". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Agustus 2018. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 "ASAP Sports Transcripts – Tennis – 1995 – WTA TOUR CHAMPIONSHIPS – November 18 – Steffi Graf". Asapsports.com. 18 November 1995. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Maret 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 Jeremy Eckstein (13 Juli 2016). "Remembering What Made Steffi Graf a Tennis Legend". Bleacher Report. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Agustus 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 "The Shadow of Steffi Graf: Before Serena, Women's Tennis Had Another Unconquerable Force «". Grantland.com. 27 Agustus 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Mei 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ claudia celestial girl (10 Desember 2009). "Queens of the Court: Steffi Graf". Bleacher Report. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Januari 2018. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Jones, Riley (2 Oktober 2013). "Today in Performance Sneaker History: Steffi Graf Becomes First Female with 500 Wins in Signature adidas Model". Sneaker Report. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 September 2014. Diakses tanggal 16 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Wunderbar deutsch". Der Spiegel. 27 Juli 1987. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Klaus Schmidt; Chris Ludlow (2002). Inclusive Branding: The Why and How of a Holistic Approach to Brands. Palgrave Macmillan. hlm. 183–9. ISBN 978-0-230-51329-7. Diakses tanggal 1 November 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Take a look at this Dunlop Steffi Graf ad from 1989!". Twitter. 6 Februari 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Cooper, Jeff. "An Evolutionary History of Tennis Racquets". About.com Sports. about.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2014. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 "Top 25 female athlete endorsements". SportsBusiness Journal. 11 Mei 1998. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2014. Diakses tanggal 16 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Bodo, Peter (Maret 2000). "Steffi Graf". No. March 2000. TENNIS Magazine.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "Marketing to the female target audience". SportsBusiness Journal. 16 Juli 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 16 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Steffi Graf joins Head team". HEAD. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 16 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Martin, James (Juli 2006). "Feminine Allure". Tennis Industry. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 16 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Potempa, Philip (29 Mei 2010). "OFFBEAT: Andre Agassi and Steffi Graf team up for new tennis racquet". The Times of Northwest Indiana. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2023. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ "Viewing Gallery : Happy Birthday! Opel Corsa Celebrates Its 30th Anniversary". Opel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2014. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ Von Geyer, Matthias; Winterfeldt, Jörg (23 November 1998). "Ein deutsches Comeback". Der Spiegel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2014. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Kaplan, Daniel (9 Agustus 2004). "Agassi still in Canon's picture". SportsBusiness Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 September 2014. Diakses tanggal 9 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. ↑ "AMBASSADORS – Stefanie Graf". Longines. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2014. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ "Steffi Graf is Longines' Newest Abassador". JCK Online. 21 November 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2014. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ "SRK and Steffi Graf to represent Kerala tourism". ManoramaOnline. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ "Steffi: proof that the rich don't get to heaven". The Independent. 27 Juli 1997. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Januari 2015. Diakses tanggal 19 September 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "The Trials of Steffi Graf: With her father in jail and her own innocence being questioned, the world's best woman tennis player has finally been forced to take control of her life". Sports Illustrated Vault | Si.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Maret 2017. Diakses tanggal 14 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Wolff, Alexander (20 September 1993). "Serves and Follies". Sports Illustrated. hlm. 26. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2017. Diakses tanggal 25 Januari 2019.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. ↑ Roberts, John (1 November 1999). "Andre takes courtly bow with Steffi". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Agustus 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. ↑ Knolle, Sharon. "Andre Agassi and Steffi Graf Wed". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2011. Diakses tanggal 17 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. ↑ "Graf, Agassi Are Parents of a Boy". Los Angeles Times. 28 Oktober 2001. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Agustus 2016. Diakses tanggal 5 Juni 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. 1 2 Knolle, Sharon. "Andre Agassi and Steffi Graf Wed". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2011. Diakses tanggal 6 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. ↑ "Tennis: Agassi taking different tact [sic] with fatherhood", Diarsipkan 18 September 2018 di Wayback Machine The New Zealand Herald, 25 January 2013
  35. ↑ "Love is everything to Graf now". Las Vegas Review-Journal. 20 Mei 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Oktober 2014. Diakses tanggal 18 September 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. ↑ "Tennis legend Steffi Graf talks Royal Ascot and her career to HELLO! Online". hellomagazine.com. 20 Juni 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Juni 2014. Diakses tanggal 20 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. 1 2 "Steffi Graf Biography". Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2013. Diakses tanggal 24 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. ↑ "Don't call me Steffi". BBC. 12 April 2001. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Agustus 2016. Diakses tanggal 5 Juni 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. ↑ "Tennis Players of the Century". AugustaSports.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Mei 2007. Diakses tanggal 24 April 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  40. ↑ "Steffi Graf". Grove.ufl.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Desember 1996. Diakses tanggal 17 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. ↑ "Steffi Graf Year In Detail". Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2013. Diakses tanggal 24 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. ↑ Australian Tennis Magazine (15 September 2016). "The 10 most influential players in the history of tennis". Suzi Petkovski. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2016. Diakses tanggal 6 Januari 2019 – via Tennismash.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  43. ↑ Robin Finn (18 Agustus 1999). "ON TENNIS; Graf Is Best, Right? Just Don't Ask Her". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Juli 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  44. ↑ Finn, Robin (18 Agustus 1999). "ON TENNIS; Graf Is Best, Right? Just Don't Ask Her". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Juli 2011. Diakses tanggal 17 Mei 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  45. ↑ "The list". tennischannel.com. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Juni 2012. Diakses tanggal 24 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  46. ↑ "GOAT Vote: Steffi or Serena? 'The Ten' went one way; you went another". Tennis.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Desember 2018. Diakses tanggal 5 Desember 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  47. ↑ "73 Questions with Serena Williams | Vogue". YouTube. 28 Juli 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2022. Diakses tanggal 2 Oktober 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  48. ↑ "The greatest female tennis player of the last 50 years: the fans' verdict". The Guardian (dalam bahasa Inggris). 4 Juli 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juni 2021. Diakses tanggal 13 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  49. ↑ Bernstein, Eckhard (2004). Culture and Customs of Germany. Westport, Connecticut: Greenwood Press. hlm. 47. ISBN 0-313-32203-1.
  50. ↑ René Denfeld (4 Oktober 2015). "Tennis in Reunified Germany: Then and Now – The Tennis Island". Thetennisisland.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Agustus 2018. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  51. ↑ Kirkpatrick, Curry. "Serving Her Country A Grand Slam May Have Brought West Germany's Steffi Graf Fame And Fortune, But To The Delight Of Her Countrymen Who've Watched Her Climb To The Top, She Remains 'one Of Them'". Sports Illustrated. Diakses tanggal 16 Oktober 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  52. ↑ "Exclusive Interview with Steve Flink about the career of Chris Evert". ChrisEvert.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 April 2007. Diakses tanggal 23 April 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  53. ↑ "A celebration of Martina Navratilova's multifaceted legacy". Tennis.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2020. Diakses tanggal 11 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  54. ↑ "ABOUT". ITF Tennis. 6 Juni 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Mei 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  55. ↑ "Steffi Graf". WTA Tennis. 17 Agustus 1987. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Juni 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  56. ↑ "Ergebnisse". Sportler-des-jahres.de. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Desember 2016. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  57. ↑ "Special events and records at the 1988 Australian Open Tennis Tournament". Compare Infobase. Diakses tanggal 13 Januari 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  58. ↑ Tino Scholz (3 Maret 2012). "Tennis in Berlin – Im Niemandsland". berliner-zeitung.de (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juli 2016. Diakses tanggal 3 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  59. ↑ "Stefanie Graf". Tennisfame.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Agustus 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  60. ↑ "Adidas". Steffi Graf. 24 Mei 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  61. ↑ "Steffi Graf". Carnegie Corporation of New York. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2022. Diakses tanggal Juni 12, 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  62. ↑ "Carnegie Corporation recognises Deloitte Global CEO Punit Renjen as 'Great Immigrant, Great American' – CNBC TV18". CNBCTV18 (dalam bahasa Inggris). 2022-07-07. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Juni 2024. Diakses tanggal 2024-06-18.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pemain tunggal No.1 dunia Asosiasi Tenis Wanita (WTA)

Amerika Serikat Chris Evert (1975/1985 – 260 w)
Australia Evonne Goolagong (1976 – 2 w)
Amerika Serikat Martina Navratilova (1978/1987 – 331 w)
Amerika Serikat Tracy Austin (1980 – 22 w)
Jerman Steffi Graf (1987/1997 – 377 w)
Republik Federal Sosialis Yugoslavia/Republik Federal Yugoslavia/Amerika Serikat Monica Seles (1991/1996 – 178 w)
Spanyol Arantxa Sánchez Vicario (1995 – 12 w)
Swiss Martina Hingis (1997/2001 – 209 w)
Amerika Serikat Lindsay Davenport (1998/2006 – 98 w)
Amerika Serikat Jennifer Capriati (2001/2002 – 17 w)
Amerika Serikat Venus Williams (2002 – 11 w)
Amerika Serikat Serena Williams (2002/2017 – 319 w)
Belgia Kim Clijsters (2003/2011 – 20 w)
Belgia Justine Henin (2003/2008 – 117 w)
Prancis Amélie Mauresmo (2004/2006 – 39 w)
Rusia Maria Sharapova (2005/2012 – 21 w)
Serbia Ana Ivanovic (2008 – 12 w)
Serbia Jelena Janković (2008/2009 – 18 w)
Rusia Dinara Safina (2009 – 26 w)
Denmark Caroline Wozniacki (2010/2018 – 71 w)
Belarus Victoria Azarenka (2012/2013 – 51 w)
Jerman Angelique Kerber (2016/2017 – 34 w)
Ceko Karolína Plíšková (2017 – 8 w)
Spanyol Garbiñe Muguruza (2017 – 4 w)
Rumania Simona Halep (2017/2019 – 64 w)
Jepang Naomi Osaka (2019 – 25 w)
Australia Ashleigh Barty (2019/2022 – 121 w)
Polandia Iga Świątek (2022/2024 – 125 w)
Aryna Sabalenka (2023/2025 – 68 w)

  • Peringkat WTA dimulai pada 3 November 1975
  • (tahun pertama diadakan/tahun terakhir diadakan – jumlah pekan (w))
  • No. 1 saat ini dicetak tebal, sampai dengan 8 Desember 2025
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan