Senin, 02 November 2026
21:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Martina Navrátilová

Martina Navrátilová

Bagikan:
Martina Navrátilová
250px-Navratilova-PragueOpen2006-05_cropped.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KewarganegaraanCekoslowakia
Tempat tinggalSarasota, Florida
Tinggi173 m (567 ft 7 in)
Berat655 kg (1.444 pon; 103,1 st)
Memulai pro1975
Pensiun2006
Tipe pemainLeft; One-handed backhand
Total hadiahUS$21,626,089
(5th in all-time rankings)
Int. Tennis HoF2000 (member page)
Tunggal
Rekor (M–K)1,442–219 (86.8%)
Gelar167 (all-time record for men or women)
Peringkat tertinggiNo. 1 (July 10, 1978)
Hasil terbaik di Grand Slam (tunggal)
Australia TerbukaW (1981, 1983, 1985)
Prancis TerbukaW (1982, 1984)
WimbledonW (1978, 1979, 1982, 1983, 1984, 1985, 1986, 1987, 1990)
AS TerbukaW (1983, 1984, 1986, 1987)
Turnamen lainnya
Final WTAW (1978, 1979, 1981, 1983, 1984, 1985, 1986(1), 1986(2))
Ganda
Rekor (M–K)747–143
Gelar177 (all-time record for men or women)
Peringkat tertinggiNo. 1 (September 10, 1984)
Hasil terbaik di Grand Slam (ganda)
Australia TerbukaW (1980, 1982, 1983, 1984, 1985, 1987, 1988, 1989)
Prancis TerbukaW (1975, 1982, 1984, 1985, 1986, 1987, 1988)
WimbledonW (1976, 1979, 1981, 1982, 1983, 1984, 1986)
AS TerbukaW (1977, 1978, 1980, 1983, 1984, 1986, 1987, 1989, 1990)
Turnamen lainnya
Final WTAW (1980, 1981, 1982, 1983, 1984, 1985, 1986(2), 1987, 1988, 1989, 1991)
Ganda Campuran
Gelar10
Hasil terbaik di Grand Slam Ganda Campuran
Australia TerbukaW (2003)
Prancis TerbukaW (1974, 1985)
WimbledonW (1985, 1993, 1995, 2003)
AS TerbukaW (1985, 1987, 2006)
Statistik terbaru dimutakhir pada July 5, 2009.

Martina Navrátilová (lahir 18 Oktober 1956) adalah mantan petenis putri profesional no.1 dalam dunia tenis putri yang berasal dari Cekoslowakia. Pada tahun 2005, majalah Tennis memilihnya sebagai pemain tenis wanita terbesar untuk tahun 1975 hingga 2005 dan dia dianggap sebagai salah satu pemain tenis wanita terbaik sepanjang masa.

Navratilova pernah menjadi pemain nomor satu di dunia dengan total 332 minggu di nomor tunggal, dan rekor 237 minggu di nomor ganda, menjadikannya satu-satunya pemain dalam sejarah yang memegang posisi teratas di nomor tunggal dan ganda selama lebih dari 200 minggu. Dia adalah pemain tunggal nomor satu di akhir tahun sebanyak tujuh kali, termasuk rekor lima tahun berturut-turut menjadikannya sebagai petenis putri terbaik di masanya.

Navratilova memenangkan 18 gelar tunggal Grand Slam , 31 gelar ganda putri (rekor sepanjang masa), dan 10 gelar ganda campuran, dengan total gabungan 59 gelar, menandai rekor Era Terbuka sebagai petenis dengan raihan Grand Slam terbanyak, baik putra atau putri. Dia mencapai final tunggal putri Wimbledon sebanyak 12 kali, termasuk selama sembilan tahun berturut-turut dari 1982 hingga 1990, dan memenangkan gelar tunggal putri di Wimbledon sebanyak sembilan kali (melampaui delapan gelar Wimbledon dari Helen Wills Moody). Dia dan Billie Jean King masing-masing memenangkan 20 gelar Wimbledon, sebuah rekor sepanjang masa. Navratilova juga merupakan satu dari hanya tiga wanita yang pernah merebut juara Grand Slam di nomor tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran, yang disebut sebagai karier " Grand Slam Boxed Set "; dua petenis putri lainnya adalah Margaret Court dan Doris Hart.

Kehidupan awal

Martina Navrátilová lahir dengan nama Martina Šubertová di Praha, Cekoslowakia. Orang tuanya bercerai ketika ia berusia tiga tahun.[1] Ibunya, Jana, yang merupakan pesenam, pemain tenis, dan instruktur ski,[2] kemudian pindah bersama keluarganya ke Řevnice.[3][4] Pada 1962, Jana menikah dengan Miroslav "Mirek" Navrátil,[5] yang kemudian menjadi pelatih tenis pertama Martina. Martina selanjutnya menggunakan nama belakang ayah tirinya dengan menambahkan akhiran feminin "-ová", sehingga namanya menjadi Martina Navrátilová. Ayah kandungnya, Miroslav Šubert,[6] adalah seorang instruktur ski[7] dan meninggal ketika Martina kecil.[5]

Navrátilová memiliki seorang adik perempuan bernama Jana[4] serta seorang kakak laki-laki seayah.[1] Neneknya, Agnes Semanska, merupakan pemain tenis yang pernah mewakili Federasi Cekoslowakia sebelum Perang Dunia II. Dalam karier amatirnya, Semanska pernah menempati peringkat hingga posisi kedua di antara petenis putri Cekoslowakia.[2][8]

Navrátilová mulai mengenal tenis sejak usia empat tahun dengan memukul bola tenis ke dinding beton. Ia mulai bermain tenis secara teratur pada usia tujuh tahun.[3] Pada 1972, ketika berusia 15 tahun, ia menjuarai Kejuaraan Tenis Nasional Cekoslowakia. Setahun kemudian, pada usia 16 tahun, ia melakukan debut dalam tur profesional United States Lawn Tennis Association (USLTA), meskipun baru berstatus profesional secara resmi pada 1975.

Meskipun kemudian dikenal terutama karena kemampuannya bermain di lapangan rumput yang cepat dengan pantulan bola rendah, pencapaian awal terbaiknya di turnamen Grand Slam diraih di lapangan tanah liat merah Prancis Terbuka. Ia kemudian mencapai babak final turnamen tersebut sebanyak enam kali. Pada 1973, Navrátilová mencapai perempat final sebelum dikalahkan Evonne Goolagong dengan skor 6–7, 4–6. Pada tahun berikutnya, ia kembali mencapai perempat final, tetapi kalah dari Helga Masthoff (nama gadis : Niessen).

Karier tenis profesional

Awal karier

Navrátilová meraih gelar tunggal profesional pertamanya di Orlando, Florida, pada 1974 ketika berusia 17 tahun. Setelah tiba di Amerika Serikat, ia tinggal bersama mantan aktris Frances Dewey Wormser dan suaminya, Morton Wormser, yang merupakan penggemar tenis.[9]

Pada 1975, Navrátilová menjadi runner-up di dua turnamen tunggal Grand Slam, yaitu Australia Terbuka, yang dimenangi Evonne Goolagong, dan Prancis Terbuka, yang dimenangi Chris Evert dalam pertandingan tiga set. Setelah dikalahkan Evert pada semifinal AS Terbuka pada September tahun yang sama, Navrátilová yang saat itu berusia 18 tahun mendatangi kantor Immigration and Naturalization Service di Kota New York dan menyatakan keinginannya untuk membelot dari Cekoslowakia yang saat itu berada di bawah pemerintahan komunis.[10] Dalam waktu satu bulan, ia memperoleh kartu hijau (green card), dan pada 1981 resmi menjadi warga negara Amerika Serikat.[11] Pada tahun yang sama, Navrátilová berpasangan dengan Evert, yang saat itu menduduki peringkat pertama dunia, dan menjuarai nomor ganda putri Prancis Terbuka. Gelar tersebut menjadi gelar Grand Slam pertamanya di luar nomor ganda campuran. Keduanya kembali berpasangan pada 1976 dan berhasil menjuarai nomor ganda putri Wimbledon setelah mengalahkan pasangan Billie Jean King dan Bette Stove.

Juara tunggal putri Wimbledon 1978

Navrátilová meraih gelar tunggal Grand Slam pertamanya di Wimbledon pada 1978. Pada pertandingan final, ia mengalahkan Chris Evert dalam tiga set dan untuk pertama kalinya menempati peringkat tunggal putri nomor satu dunia berdasarkan peringkat komputer WTA. Ia mempertahankan posisi tersebut hingga Januari 1979, ketika Evert kembali menduduki peringkat teratas. Pada 1979, Navrátilová berhasil mempertahankan gelar Wimbledon setelah kembali mengalahkan Evert di final, kali ini dalam dua set langsung. Pada akhir tahun tersebut, ia untuk pertama kalinya menutup musim sebagai petenis nomor satu dunia. Sesaat sebelum Wimbledon 1979, Navrátilová dan Evert bertemu di final Eastbourne. Pertandingan tersebut dianggap sebagai salah satu pertandingan tunggal putri profesional dengan jumlah gim terbanyak. Evert akhirnya mengalahkan Navrátilová dengan skor 7–5, 5–7, 13–11 setelah sebelumnya menghadapi beberapa match point.

120px-Tennis_Nederland_tegen_Verenigde_Staten_in_Den_Haag_Navratilova_in_aktie%2C_Bestanddeelnr_930-9118_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Navratilova di tahun 1980
250px-Tennis_Nederland_tegen_Verenigde_Staten_in_Den_Haag_Betty_St%C3%B6ve_%28links%29_en_Martina_Navr%C3%A1tilov%C3%A1%2C_Bestanddeelnr_930-9117.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Navrátilová dan Betty Stöve dalam sebuah pertandingan pada 1980.

Pada 1980, Navrátilová mengalahkan Billie Jean King, yang sebelumnya telah enam kali menjuarai Wimbledon, dalam pertandingan perempat final Wimbledon yang berlangsung selama dua hari.[12] Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 7–6(8–6), 1–6, 10–8.Pada April 1981, Evert mengalahkan Navrátilová di final Kejuaraan Women's Tennis Association yang berlangsung di lapangan tanah liat Amelia Island dengan skor 6–0, 6–0. Kekalahan tersebut menjadi satu-satunya kekalahan profesional Navrátilová dengan skor dua set tanpa kehilangan satu gim pun (double bagel). Ia kemudian membalas kekalahan tersebut pada 1984 dengan mengalahkan Evert secara meyakinkan, 6–2, 6–0, di final turnamen yang sama di Amelia Island.

Pada periode tersebut, Navrátilová mulai berpasangan dengan Nancy Lieberman untuk meningkatkan kebugaran fisiknya serta memperkuat pendekatan mentalnya dalam menghadapi Evert dan mengembangkan potensi terbaiknya.[13] Pada 1981, Navrátilová meraih gelar tunggal Grand Slam ketiganya setelah mengalahkan Evert di final Australia Terbuka. Ia juga mengalahkan Evert di semifinal AS Terbuka untuk mencapai final, tetapi kemudian kalah dari Tracy Austin melalui tiebreak set ketiga. Pada 1982, Navrátilová menjuarai Wimbledon dan Prancis Terbuka, yang menjadi awal dari periode dominasi panjangnya dalam tenis putri dunia.

Dominasi

250px-Martina_navratilova_el_grafico_1984.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Navratilova di 1984

Setelah menerapkan program latihan yang disusun oleh pemain bola basket Nancy Lieberman dan menggunakan raket Yonex berbahan komposit grafit dan serat kaca dengan konstruksi isometrik, Navrátilová berkembang menjadi salah satu petenis paling dominan dalam sejarah tenis putri. Setelah tersingkir pada babak keempat Prancis Terbuka 1983, yang merupakan turnamen Grand Slam pertama pada tahun tersebut, Navrátilová kemudian menjuarai tiga turnamen Grand Slam lainnya pada musim itu. Pada masa tersebut, Australia Terbuka diselenggarakan pada Desember. Kekalahan di Prancis Terbuka menjadi satu-satunya kekalahan Navrátilová dalam nomor tunggal sepanjang 1983. Ia menutup tahun tersebut dengan catatan 86 kemenangan dan satu kekalahan (86–1), yang menghasilkan persentase kemenangan tertinggi yang pernah dicatat pemain tenis profesional sejak dimulainya era terbuka pada 1968.[14] Dalam rentang 1982 hingga 1984, Navrátilová hanya menelan enam kekalahan di nomor tunggal. Pada periode tersebut, ia juga mencatat 13 kemenangan beruntun atas pesaing terdekatnya, Chris Evert, yang saat itu menempati peringkat kedua dunia. Dominasi Navrátilová pada periode 1982–1986 dianggap sebagai salah satu rentang dominasi tanpa jeda paling kuat dalam sejarah tenis profesional era terbuka.

Pada 1984, Navrátilová menjuarai Prancis Terbuka sehingga secara bersamaan memegang keempat gelar tunggal Grand Slam. Pencapaian tersebut dinyatakan sebagai "Grand Slam" oleh Philippe Chatrier, yang saat itu menjabat sebagai presiden Federasi Tenis Internasional (ITF). Namun, sejumlah pengamat tenis berpendapat bahwa pencapaian tersebut tidak dapat disebut Grand Slam dalam pengertian tradisional karena keempat gelar itu tidak diraih dalam satu tahun kalender. Setelah menjuarai Wimbledon dan AS Terbuka pada tahun yang sama, Navrátilová memperpanjang rentetan kemenangan di turnamen tunggal Grand Slam menjadi enam gelar berturut-turut, menyamai rekor yang ada pada saat itu. Keberhasilannya juga menjadikannya petenis pertama yang menjuarai turnamen Grand Slam di lapangan tanah liat, rumput, dan keras dalam satu tahun. Ia kemudian memasuki Australia Terbuka 1984 dengan peluang untuk menjuarai keempat turnamen Grand Slam dalam satu tahun kalender. Namun, pada semifinal, Helena Suková menghentikan rentetan 74 kemenangan beruntun Navrátilová, yang saat itu merupakan rekor di tenis profesional dengan skor 1–6, 6–3, 7–5.[15]

Sebagai pemain kidal, Navrátilová juga menyelesaikan Grand Slam kalender di nomor ganda putri pada 1984 bersama Pam Shriver, yang bermain dengan tangan kanan. Keberhasilan tersebut merupakan bagian dari rentetan 109 kemenangan beruntun yang diraih pasangan Navrátilová–Shriver antara 1983 dan 1985, sebuah rekor pada saat itu.[16] Navrátilová juga menduduki peringkat pertama dunia di nomor ganda selama lebih dari tiga tahun pada dekade 1980-an. Dari 1985 hingga 1987, Navrátilová mencapai final tunggal putri dalam seluruh 11 turnamen Grand Slam yang diselenggarakan selama tiga tahun tersebut dan memenangi enam di antaranya. Dari 1982 hingga 1990, ia mencapai final Wimbledon selama sembilan tahun berturut-turut. Ia juga mencapai final AS Terbuka selama lima tahun berturut-turut, dari 1983 hingga 1987, serta tampil di final Prancis Terbuka dalam lima dari enam edisi antara 1982 dan 1987.[17]

Persaingan dengan Chris Evert

Pada 1985, Navrátilová tampil dalam pertandingan yang oleh banyak pengamat dianggap sebagai salah satu pertandingan tenis putri terbaik sepanjang masa, yaitu final Prancis Terbuka melawan Chris Evert. Navrátilová sempat tertinggal 3–6, 2–4 sebelum bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 5–5 pada set ketiga. Namun, Evert kemudian melakukan backhand passing shot yang menghasilkan poin kemenangan pada match point dan mengalahkan Navrátilová dengan skor 6–3, 6–7(4–7), 7–5.[18] Kemenangan tersebut menjadi perubahan besar dibandingkan final tahun sebelumnya, ketika Navrátilová tampil sangat dominan atas Evert. Pada saat itu, komentator televisi Bud Collins bahkan berpendapat bahwa olahraga tersebut seolah-olah membutuhkan tingkatan kompetisi yang lebih tinggi agar Navrátilová memiliki persaingan yang sepadan.[19]

Dalam pertandingan yang dimainkan di luar ruangan, Navrátilová memiliki keunggulan atas Evert di lapangan rumput dengan rekor 10–5 dan di lapangan keras dengan rekor 9–7. Sebaliknya, Evert unggul di lapangan tanah liat dengan rekor 11–3. Pada pertandingan di lapangan dalam ruangan, Navrátilová memiliki keunggulan yang lebih besar dengan rekor 21–14. Pada akhir persaingan yang secara luas dianggap sebagai salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah tenis putri tersebut, Navrátilová unggul atas Evert dalam total pertemuan dengan rekor 43–37. Di turnamen Grand Slam, Navrátilová unggul 14–8, sedangkan dalam final Grand Slam ia unggul 10–4.[20]

Persaingan dengan Steffi Graf

Pada AS Terbuka 1986, dalam pertandingan yang menjadi salah satu laga paling dinantikan di turnamen tersebut,[21] Navrátilová mengalahkan petenis Jerman berusia 17 tahun, Steffi Graf, pada babak semifinal dengan skor 6–1, 6–7(7–3), 7–6(10–8).Pertandingan tersebut berlangsung selama dua hari dan Navrátilová berhasil menyelamatkan tiga match point.[22][23] Ia kemudian mengalahkan Helena Suková di final dengan skor 6–3, 6–2. Bersama Pam Shriver, Navrátilová juga menjuarai nomor ganda putri.[24] Pada tahun yang sama, ia kembali mengalahkan Graf dalam dua set langsung pada WTA Tour Championship. Dengan catatan 89 kemenangan dan tiga kekalahan, Navrátilová mempertahankan peringkat pertama dunia untuk lima tahun berturut-turut.[20]

Graf mendominasi paruh pertama musim 1987. Ia mengalahkan Navrátilová dalam dua set langsung pada semifinal Miami Terbuka[25] dan kemudian mengalahkannya di final Prancis Terbuka.[26] Navrátilová membalas dengan mengalahkan Graf dalam dua set langsung pada final Wimbledon dan AS Terbuka. Pada AS Terbuka, Navrátilová juga menjadi petenis ketiga pada era terbuka yang berhasil menjuarai nomor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran dalam satu penyelenggaraan turnamen,[27] setelah Margaret Court[28] dan Billie Jean King.[29] Pencapaian tersebut dikenal sebagai Triple Crown. Navrátilová mencapai final keempat turnamen Grand Slam pada 1987 dan memenangi dua di antaranya; ia kalah dari Hana Mandlíková di final Australia Terbuka. Dua kekalahan Graf dari Navrátilová menjadi satu-satunya kekalahan Graf sepanjang tahun tersebut. Dengan memenangi 11 turnamen sepanjang musim, dibandingkan empat gelar yang diraih Navrátilová, Graf berhasil merebut peringkat pertama dunia pada akhir tahun, sementara Navrátilová berada di posisi kedua. Graf kemudian memecahkan rekor Navrátilová dalam jumlah pekan sebagai petenis tunggal putri nomor satu dunia, baik untuk periode 156 pekan berturut-turut maupun total 331 pekan. Namun, Graf tidak melampaui rekor Navrátilová yang mencapai 167 gelar tunggal. Jika gelar tunggal, ganda, dan ganda campuran digabungkan, Navrátilová meraih total 344 gelar, hampir tiga kali lebih banyak daripada Graf yang meraih 118 gelar.

Pada 1988, Graf memenangi keempat gelar tunggal Grand Slam. Dalam satu-satunya pertemuan mereka tahun itu, Graf mengalahkan Navrátilová yang berusia 31 tahun pada final Wimbledon dengan skor 5–7, 6–2, 6–1 setelah bangkit dari ketertinggalan satu set dan satu break.[30][31] Navrátilová tidak mencapai final turnamen Grand Slam lainnya pada tahun tersebut, tetapi berhasil memenangi sembilan turnamen dan mempertahankan peringkat kedua dunia di bawah Graf.

Pada 1989, Graf dan Navrátilová bertemu di final Wimbledon dan AS Terbuka. Graf memenangi kedua pertandingan tersebut, masing-masing setelah memenangkan set ketiga dengan skor 6–1.[32] Graf juga mengalahkan Navrátilová di final WTA Tour Championship, yang menjadi pertemuan ketiga sekaligus terakhir mereka pada tahun tersebut. Navrátilová tidak mengikuti Prancis Terbuka pada tahun itu, tetapi tetap memenangi delapan gelar dan mempertahankan peringkat kedua dunia di bawah Graf untuk tiga tahun berturut-turut. Meskipun terdapat perbedaan usia 13 tahun di antara keduanya serta Graf yang relatif lebih sedikit berpartisipasi dalam nomor ganda dan ganda campuran, Navrátilová memenangi sembilan dari 18 pertemuan tunggal sepanjang karier mereka.[33] Dalam pertandingan tunggal Grand Slam, ia juga unggul 5–4 atas Graf. Pada usia 34 tahun, Navrátilová mengalahkan Graf dalam pertemuan terakhir mereka di turnamen Grand Slam, yaitu semifinal AS Terbuka 1991, dengan skor 7–6(7–2), 6–7(6–8), 6–4. Dengan hasil tersebut, Navrátilová menutup persaingan Grand Slam mereka dengan keunggulan 5–4. Keempat kemenangan Graf atas Navrátilová di Grand Slam terjadi dalam pertandingan final.[34]

Gelar tunggal Grand Slam terakhir

Gelar tunggal Grand Slam terakhir Navrátilová diraih pada 1990. Dalam final Wimbledon tahun tersebut, Navrátilová yang berusia 33 tahun mengalahkan Zina Garrison dalam dua set langsung dengan skor 6–4, 6–1. Kemenangan tersebut memberinya gelar tunggal Wimbledon yang kesembilan, yang menjadi rekor sepanjang masa. Pada tahun yang sama, Navrátilová memenangi empat turnamen lainnya. Ia tidak berpartisipasi di Australia Terbuka maupun Prancis Terbuka dan mengakhiri musim di peringkat ketiga dunia. Ia hanya terpaut tipis dari petenis berusia 16 tahun, Monica Seles, yang menempati peringkat kedua. Pada September 1992, Navrátilová yang berusia 35 tahun menghadapi Jimmy Connors yang berusia 40 tahun dalam pertandingan tenis Battle of the Sexes ketiga, yang diselenggarakan di Caesars Palace, Paradise, Nevada. Dalam pertandingan tersebut, Connors hanya diperbolehkan melakukan satu servis pada setiap poin, sedangkan Navrátilová diperbolehkan memukul bola ke area yang hanya mencakup setengah lapangan ganda. Connors memenangi pertandingan dengan skor 7–5, 6–2.[35] Navrátilová kemudian tetap aktif dalam kompetisi beregu dan bermain untuk Boston Lobsters di liga profesional World TeamTennis hingga musim 2009.[36]

Meskipun Wimbledon 1990 menjadi gelar tunggal Grand Slam terakhirnya, Navrátilová masih berhasil mencapai dua final Grand Slam tunggal lainnya pada sisa kariernya. Pada 1991, ia mencapai final AS Terbuka, tetapi kalah dari petenis nomor satu dunia, Monica Seles. Pada 1994, ketika berusia 37 tahun, ia kembali mencapai final Wimbledon dan menghadapi Conchita Martínez, tetapi kalah dalam tiga set. Pada November 1994, setelah kalah dari Gabriela Sabatini pada babak pertama WTA Tour Championships, Navrátilová mengakhiri kariernya sebagai peserta penuh waktu dalam tur tunggal profesional.[37] Pada 2000, ia dilantik ke dalam International Tennis Hall of Fame.[20]

Statistik

Grand Slam

Tunggal: 32 (18 title, 14 runner–ups)

Hasil Tahun Kejuaraan Permukaan Lawan Skor
Runner-up1975Australian OpenRumputAustralia Evonne Goolagong3–6, 2–6
Runner-up1975French OpenTanah LiatAmerika Serikat Chris Evert6–2, 2–6, 1–6
Winner1978Wimbledon (1)RumputAmerika Serikat Chris Evert2–6, 6–4, 7–5
Winner1979Wimbledon (2)RumputAmerika Serikat Chris Evert6–4, 6–4
Runner-up1981US OpenHardAmerika Serikat Tracy Austin6–1, 6–7(4–7), 6–7(1–7)
Winner1981Australian Open (1)RumputAmerika Serikat Chris Evert6–7(4–7), 6–4, 7–5
Winner1982French Open (1)Tanah LiatAmerika Serikat Andrea Jaeger7–6(8–6), 6–1
Winner1982Wimbledon (3)RumputAmerika Serikat Chris Evert6–1, 3–6, 6–2
Runner-up1982Australian OpenGrassAmerika Serikat Chris Evert3–6, 6–2, 3–6
Winner1983Wimbledon (4)RumputAmerika Serikat Andrea Jaeger6–0, 6–3
Winner1983US Open (1)HardAmerika Serikat Chris Evert6–1, 6–3
Winner1983Australian Open (2)RumputAmerika Serikat Kathy Jordan6–2, 7–6(7–5)
Winner1984French Open (2)Tanah LiatAmerika Serikat Chris Evert6–3, 6–1
Winner1984Wimbledon (5)RumputAmerika Serikat Chris Evert7–6(7–5), 6–2
Winner1984US Open (2)HardAmerika Serikat Chris Evert4–6, 6–4, 6–4
Runner-up1985French OpenTanah LiatAmerika Serikat Chris Evert3–6, 7–6(7–4), 5–7
Winner1985Wimbledon (6)RumputAmerika Serikat Chris Evert4–6, 6–3, 6–2
Runner-up1985US OpenHardCekoslowakia Hana Mandlíková6–7(3–7), 6–1, 6–7(2–7)
Winner1985Australian Open (3)RumputAmerika Serikat Chris Evert6–2, 4–6, 6–2
Runner-up1986French OpenTanah LiatAmerika Serikat Chris Evert6–2, 3–6, 3–6
Winner1986Wimbledon (7)RumputCekoslowakia Hana Mandlíková7–6(7–1), 6–3
Winner1986US Open (3)HardCekoslowakia Helena Suková6–3, 6–2
Runner-up1987Australian OpenRumputCekoslowakia Hana Mandlíková5–7, 6–7(1–7)
Runner-up1987French OpenTanah LiatJerman Barat Steffi Graf4–6, 6–4, 6–8
Winner1987Wimbledon (8)RumputJerman Barat Steffi Graf7–5, 6–3
Winner1987US Open (4)HardJerman Barat Steffi Graf7–6(7–4), 6–1
Runner-up1988WimbledonRumputJerman Barat Steffi Graf7–5, 2–6, 1–6
Runner-up1989WimbledonRumputJerman Barat Steffi Graf2–6, 7–6(7–1), 1–6
Runner-up1989US OpenHardJerman Barat Steffi Graf6–3, 5–7, 1–6
Winner1990Wimbledon (9)RumputAmerika Serikat Zina Garrison6–4, 6–1
Runner-up1991US OpenHardRepublik Federal Sosialis Yugoslavia Monica Seles6–7(1–7), 1–6
Runner-up1994WimbledonRumputSpanyol Conchita Martínez4–6, 6–3, 3–6

Referensi

  1. 1 2 "Martina: Returning to Homeland, It Hits Her That She Now Is Truly an American". Los Angeles Times. Juni 27, 2001. Diakses tanggal November 14, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Woolum, Janet (1998). Outstanding Women Athletes: Who They Are and How They Influenced Sports In America. Greenwood. hlm. 198. ISBN 978-1573561204.
  3. 1 2 Schwartz, Larry. "Martina was alone on top". ESPN. Diakses tanggal September 21, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Grimsley, Will (Desember 9, 1975). "Martina enjoying life in U.S. but homesick". Lewiston Morning Tribune. Idaho. Associated Press. hlm. 4B.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Vecsey, George; Navratilova, Martina (1985). Martina. New York: Knopf. ISBN 0-394-53640-1.
  6. ↑ "ESPN Classic – Navratilova owned Wimbledon's Center Court". ESPN. November 19, 2003. Diakses tanggal November 14, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Martina Navratilova – Tennis Player". BBC. April 17, 2010. Diakses tanggal September 28, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Martina Navratilova: 10 things you need to know about the tennis legend". Daily Mirror. April 7, 2010. Diakses tanggal September 28, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Frances Dewey Wormser 1903–2008". Santa Paula Times. Februari 6, 2008. Diakses tanggal Februari 19, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "She defected for tennis not politics". Lewiston Morning Tribune. Idaho. Associated Press. September 8, 1975. hlm. 4B.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "40 Important Women's Moments: 1975, Martina Defects to the West". WTA. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 23, 2013.
  12. ↑ Ramsay, Alix (2020-07-07). "The smallest of margins". www.wimbledon.com. Diakses tanggal 2024-02-02.
  13. ↑ Bonk, Thomas (Juli 31, 1994). "Jumping Into Retirement: Martina Navratilova Will Go Out at the End of the Year Still Near the Top of the Hill, but It Has Been Quite a Climb". Los Angeles Times. hlm. 2. Diakses tanggal September 27, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Martina was alone on top". ESPN.
  15. ↑ "Upset Snaps Navratilova's Streak". The New York Times.
  16. ↑ "Navratilova-Shriver Streak Ends at 109; McEnroe-Fleming Also Upset at Wimbledon". Los Angeles Times. Wimbledon, London. United Press International. Juli 7, 1985. Diakses tanggal Juni 2, 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "WTA:Martina Navratilova Bio". WTA. Diakses tanggal Juli 31, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Admin (2025-05-28). "The Classic 1985 Chris Evert vs. Martina Navratilova French Open Final - A Look Back". World Tennis Magazine (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-08-31.
  19. ↑ Rizvi, Ahmed. "Navratilova and Evert: an unrivalled rivalry". The National (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-31.
  20. 1 2 3 "Martinan Navratilova". www.tennisfame.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-31.
  21. ↑ Nathan, David E. (1986-09-04). "U.S. Open Moment". UPI (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-01-30.
  22. ↑ Navratilova Pushed To Limit Before Ousting Upstart Graf Diarsipkan Agustus 1, 2018, di Wayback Machine, SunSentinel [Florida, U.S.], Jim Sarni, Sept. 7, 1986.
  23. ↑ Marshall, Ashley (2020-04-17). "Turning Points: Martina Navratilova saves match points to edge Steffi Graf at 1986 US Open". Diakses tanggal 2023-09-08.
  24. ↑ Lendl, Navratilova cemented No. 1 ranking with Open wins. Tennis finale was no day for the underdogs, Christian Science Monitor, Ross Atkin, Sept. 9, 1986.
  25. ↑ Just Tennis Channel 2 (2025-04-09), Steffi Graf vs. Martina Navratilova Miami 1987 SF 💖, diakses tanggal 2026-08-31{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  26. ↑ Ina Sport (2012-06-12), Roland Garros 1987 : Finale Martina Navrátilová / Steffi Graf | Archive INA, diakses tanggal 2026-08-31
  27. ↑ US Open Tennis Championships (2023-04-15), Martina Navratilova Wins Singles, Women's Doubles and Mixed Doubles Titles in Same Year!, diakses tanggal 2026-08-31
  28. ↑ "Margaret Court | Player Stats & More – WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-31.
  29. ↑ "50th anniversary of King's triple crown to be honored". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). 2017-09-08. Diakses tanggal 2026-08-31.
  30. ↑ Pye, Stephen (Juni 25, 2014). "Remembering Edberg, Graf, and British disappointment at Wimbledon 1988". The Guardian. Diakses tanggal September 7, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. ↑ Peter Alfano (Juli 3, 1988). "Wimbledon; An Era Ends as Graf Beats Navratilova". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. ↑ Lexington, Associated Press. "AP Was There: Graf beats Navratilova at Wimbledon again". spectrumlocalnews.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-31.
  33. ↑ "Graf v Navratilova". Talk Tennis (dalam bahasa American English). 2010-12-13. Diakses tanggal 2026-08-31.
  34. ↑ Patten, George (2025-04-17). "Who Martina Navratilova picked as the greatest of all time between herself and Steffi Graf". The Tennis Gazette (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-08-31.
  35. ↑ "Battle of Champions". TennisMajors.com. September 25, 2022. Diakses tanggal 26 April 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. ↑ "SERENA WILLIAMS TOPS ALL-STAR LIST IN ADVANTA WORLD TEAMTENNIS PRO LEAGUE MARQUEE PLAYER DRAFT". Mylan WTT. Diarsipkan dari asli tanggal Januari 5, 2015.
  37. ↑ Charles Bricker (November 20, 1994). "Game, Set, Career: Martina". Sun-Sentinel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 21, 2018. Diakses tanggal April 23, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Martina Navrátilová.
Pemain tunggal No.1 dunia Asosiasi Tenis Wanita (WTA)

Amerika Serikat Chris Evert (1975/1985 – 260 w)
Australia Evonne Goolagong (1976 – 2 w)
Amerika Serikat Martina Navratilova (1978/1987 – 331 w)
Amerika Serikat Tracy Austin (1980 – 22 w)
Jerman Steffi Graf (1987/1997 – 377 w)
Republik Federal Sosialis Yugoslavia/Republik Federal Yugoslavia/Amerika Serikat Monica Seles (1991/1996 – 178 w)
Spanyol Arantxa Sánchez Vicario (1995 – 12 w)
Swiss Martina Hingis (1997/2001 – 209 w)
Amerika Serikat Lindsay Davenport (1998/2006 – 98 w)
Amerika Serikat Jennifer Capriati (2001/2002 – 17 w)
Amerika Serikat Venus Williams (2002 – 11 w)
Amerika Serikat Serena Williams (2002/2017 – 319 w)
Belgia Kim Clijsters (2003/2011 – 20 w)
Belgia Justine Henin (2003/2008 – 117 w)
Prancis Amélie Mauresmo (2004/2006 – 39 w)
Rusia Maria Sharapova (2005/2012 – 21 w)
Serbia Ana Ivanovic (2008 – 12 w)
Serbia Jelena Janković (2008/2009 – 18 w)
Rusia Dinara Safina (2009 – 26 w)
Denmark Caroline Wozniacki (2010/2018 – 71 w)
Belarus Victoria Azarenka (2012/2013 – 51 w)
Jerman Angelique Kerber (2016/2017 – 34 w)
Ceko Karolína Plíšková (2017 – 8 w)
Spanyol Garbiñe Muguruza (2017 – 4 w)
Rumania Simona Halep (2017/2019 – 64 w)
Jepang Naomi Osaka (2019 – 25 w)
Australia Ashleigh Barty (2019/2022 – 121 w)
Polandia Iga Świątek (2022/2024 – 125 w)
Aryna Sabalenka (2023/2025 – 68 w)

  • Peringkat WTA dimulai pada 3 November 1975
  • (tahun pertama diadakan/tahun terakhir diadakan – jumlah pekan (w))
  • No. 1 saat ini dicetak tebal, sampai dengan 8 Desember 2025
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan