Minggu, 27 September 2026
09:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Stasiun Songgom

Stasiun Songgom

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Songgom

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_SGG.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Songgom_station_100808-5826.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Songgom, 2010
Lokasi
Koordinat 7°1′25″S 108°59′36″E / 7.02361°S 108.99333°E / -7.02361; 108.99333
Ketinggian+23 m
Operator
Letak
Jumlah peronSatu peron sisi dan satu peron pulau yang rendah
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus dan satu sepur badug yang menyambung dengan wesel jalur 1)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Diagram lintasan stasiun
ke Larangan
ke Prupuk
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.0236111111111,108.99333333333,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Songgom&revid=27169689&groups=_dd3eba7b670ba08bcf96f52eef096a1c67e820b0&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Songgom (SGG) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Songgom Lor, Songgom, Brebes. Stasiun yang terletak pada ketinggian +23 m ini merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling tenggara dan selatan di Daerah Operasi III Cirebon.

Awalnya, stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah pembangunan jalur ganda di segmen Larangan–Prupuk selesai per 29 Mei 2014,[3] tata letak stasiun ini diubah, dengan menambahkan jalur 3 sebagai sepur lurus baru arah Cirebon dan jalur 4 sepur belok. Jalur 2 eksisting kini dijadikan sepur lurus arah Prupuk saja. Sepur badug yang menyambung dengan wesel di jalur 1 serta bangunan stasiun peninggalan Staatsspoorwegen tetap dipertahankan setelah jalur ganda ini selesai.

Dengan selesainya jalur ganda ini, sudah tidak ada lagi persilangan antarkereta api yang dilayani di stasiun ini. Saat ini stasiun ini hanya melayani penyusulan antarkereta api saja.

Insiden

Pada 4 Desember 2022, seorang pengendara sepeda motor menabrak Kereta api Tambahan relasi Yogyakarta—Gambir di dekat Stasiun Songgom, tepatnya di etaksekitar Pasar Songgom. Pengendara sempat melompat sebelum kereta api sempat melintas. Kereta api pun dilakukan pengecekan kondisi sarana di Stasiun Prupuk sebelum kemudian melanjutkan perjalanan.[4]

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Hore ! Jalur Ganda KA Prupuk-Larangan Diresmikan - Tribunnews.com". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2018-05-11.
  4. ↑ "Hari ini (4/12) KA Tambahan Jakarta Gambir - Yogyakarta tertabrak motor di dekat Stasiun Songgom ..." X. 2022-12-04. Diakses tanggal 2022-12-06.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Larangan
menuju Cirebon
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cirebon–Kroya
Prupuk
menuju Kroya


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan