Rabu, 21 Oktober 2026
02:59 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Stasiun Labang

Stasiun Labang

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Lebeng.
Stasiun Labang
Labang
330px-Tampak_timur_ex_Sta_Labang_LAB_4904_24_09_2026.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kondisi bekas Stasiun Labang dari perspektif bagian timur bangunan, 2026
Nama lainStasiun Jukong
Lokasi
Koordinat{{WikidataCoord}} – missing coordinate data
Operator
Letak
km 12+900 lintas Kamalpier–Telang–Kwanyar–Pamekasan[1]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1943
Ditutup1984-1987
Perusahaan awalRikuyu Sōkyoku
Lokasi pada peta
Lua error in Modul:Mapframe at line 398: Unable to get latitude from input '<span style="font-size:100%" class="error"><span style="font-size:100%" class="error"><span style="font-size:100%" class="error">{{WikidataCoord}} – missing coordinate data</span> – missing coordinate data</span> – missing coordinate data</span>'..
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Labang (LAB) atau sering disebut sebagai Stasiun Jukong adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Jukong, Labang, Bangkalan. Stasiun ini termasuk dalam Wilayah Aset VIII Surabaya dan dahulu melayani kereta api ke berbagai jurusan di Pulau Madura.

Berbeda dengan stasiun lainnya di Madura yang dibangun oleh Madoera Stoomtram Maatschappij, Stasiun Labang dibangun bersamaan dengan pembukaan segmen baru Kamal–Telang–Labang–Kwanyar yang dibangun untuk menggantikan segmen Bangkalan–Tanah Merah–Kwanyar dan Kamal–Batuporon–Kwanyar.

Ruas-ruas jalur itu kemungkinan dibongkar oleh pekerja romusa untuk kepentingan perang.[3] Beberapa catatan menuliskan bahwa Rikuyu Sokyoku membuatkan jalur pengganti Telang–Sukolilo Baru karena jalur yang melewati Batuporon merupakan kawasan militer khusus yang dijaga ketat.[4][5]

Bangunan stasiun eksisting yang masih bertahan sampai saat ini memiliki kemiripan arsitektur dengan stasiun-stasiun kereta api di Daop VII Madiun. Stasiun ini dinonaktifkan bersama dengan semua stasiun di jalur kereta api lintas Madura pada tahun 1984–1987 karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum.[6]

Galeri

  • Kondisi bekas bangunan stasiun dari barat, 2026
    Kondisi bekas bangunan stasiun dari barat, 2026
  • Kondisi bekas bangunan stasiun dari utara, 2026. Nampak bahwa bagian utara bekas bangunan stasiun sudah ditumbuhi rerumputan ilalang
    Kondisi bekas bangunan stasiun dari utara, 2026. Nampak bahwa bagian utara bekas bangunan stasiun sudah ditumbuhi rerumputan ilalang

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Catatan Sejarah Perkeretaapian Indonesia di Tanah Madura". IRPS. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-10. Diakses tanggal 19 Januari 2018.
  4. ↑ "Bangunan Sejarah Yang Terlupakan". Madura Corner. Diakses tanggal 19 Januari 2018.
  5. ↑ "Meniti Jejak dan Peninggalan Kereta Api Madura (Part-1)". Portal Madura.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |acceasdate= diabaikan
  6. ↑ JawaPos.com (2019-04-15). "Butuh Sinergitas Empat Bupati PT KAI untuk Aktifkan Kereta Api Madura". radarmadura.jawapos.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-16. Diakses tanggal 2020-03-11.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Telang
menuju
Lintas Madura
Kamalpier–Kwanyar via Labang
Sukolilo
Baru
menuju
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan