Rabu, 04 November 2026
05:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Stasiun Eidanger

Stasiun Eidanger

stasiun kereta api di Norwegia

Bagikan:
Eidanger
330px-Eidanger_stasjon_-1910_128257_h76993761991086405c9e_1024x1024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
The station seen on a postcard from 1910.
Lokasi
Koordinat59°07′26″N 9°41′45″E / 59.12389°N 9.69583°E / 59.12389; 9.69583
Ketinggian11,6 m (38 ft)
PemilikNorges Statsbaner
JalurBratsbergbanen
Brevik Line
Vestfold Line
Letak192,60 km (119,68 mi)
Konstruksi
ArsitekBalthazar Lange
Sejarah
Dibuka23 November 1882
Ditutup2 Maret 1987
Lokasi pada peta
Eidanger di Norwegia
Eidanger
Eidanger
Lokasi di Norwegia
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Eidanger (bahasa Norwegia:Eidanger stasjon) adalah stasiun kereta api nonaktif di Eidanger di Porsgrunn, Norwegia. Berlokasi di persimbangan antara Bratsbergbanen, Brevikbanen and Vestfoldbanen, Stasiun ini berjarak 192,60 kilometer (119,68 mi) dari Oslo. Bangunan stasiun dirancang oleh Balthazar Lange.

Stasiun dibuka sebagai bagian dari Vestfoldbanen pada 23 November 1882, dengan Brevikbanen dibuka pada tahun 1895. Mulai tahun 1916 Brevikbanen dan Bratsbergbanen menerima sepur standar, dan Eidanger menjadi titik perpindahan dengan Vestfold yang masih memiliki sepur sempit. Stasiun mulai ditinggalkan setelah Vestfoldbanen mengalami perubahan lebar sepur pada tahun 1941. Layanan kereta komuter antara Brevik dan Skien dihentikan pada tahun 1964, menghilangkan sebagian besar lalu lintas kereta di stasiun. Stasiun ini berhenti melayani penumpang pada 2 Maret 1987, tetapi tetap digunakan sebagai sepur belok.

Sejarah

Stasiun Eidanger dibangun sebagai bagian dari Vestfoldbanen, dan dibuka pada 23 November 1882 sebagai bagian dari segmen kedua, antara Stasiun Larvik dan Stasiun Skien. Pasa waktu tersebut, bagian di sebelah barat stasiun juga dianggap sebagai bagian dari Vestfoldbanen, meskipun dibangun dengan sepur sempit 3 ft 6 in (1.067 mm).[1] Rencana untuk membuat percabangan dari Eidanger ke Brevik sudah diumumkan sejak pembangunan Vestfoldbanen, tetapi baru disetujui oleh Parlemen hingga 4 Juli 1891.[2] Brevikbanen dibuka pada 15 Oktober 1895.[3]

Untuk memastikan kesesuaian dengan Bratsbergbanen, bagian jalur yang melewati Grenland menuju Eidanger dan seterusnya mengalami pengaturan lebar sepur menjadi memiliki lebar sepur ganda mulai 4 Desember 1916. Lebar sepur ganda tersebut dihapuskan pada 16 Juni 1921 dan bagian dari Eidanger menuju Stasiun Oklungen mendapatkan lebar sepur ganda pada bulan November.[1] Karena menjadi titik perubahan lebar sepur, Eidanger menjadi titik perpindahan muatan antara Vestfoldbanen dan jalur bersepur standar.[4] Sebuah jalur lintas bawah di dekat stasiun untuk jalan raya antara Brevik dan Porsgrunn dibangun pada tahun 1933.[5]

Sistem lebar sepur ganda dibangun antara Eidanger dan Larvik pada 22 Juni 1940, yang tetap aktif hingga 15 Februari 1941, di mana mulai waktu tersebut hanya sepur standar yang dipakai pada Vestfoldbanen hingga Larvik.Stasiun Eidanger dielektrifikasi bersamaan dengan seluruh Brevikbanen dan bagian Bratsbergbanen selatan dari Stasiun Borgestad pada 19 Juli 1949. Bagian di sebelan timur Eidanger pada Vestfoldbanen dielektrifikasi pada 15 Oktober 1956.[1] Jalur yang melewati Eidanger mulai dikendalikan secara jarak jauh mulai 20 Desember 1972. Stasiiun ditutup untuk lalu lintas penumpang pada 2 Maret 1987, meskipun tetap dipakai sebagai petak lintas.[6] Stasiun dilengkapi dengan penghenti kereta otomatis pada 18 Juli 1990.[1]

Tiga lintas bawah batu untuk jalan raya dibangun di bawah stasiun pada tahun 1991.[7] Mulai tahun 2012 sebuah jalur kecepatan tinggi dibangun antara Porsgrunn dan Farriseidet, sehingga di masa mendatang Stasiun Eidanger hanya menjadi bagian dari Brevikbanen. Sebuah usulan untuk membuat jalur sepeda di jalur lama ini diajukan, yang akan dimulai dari Eidanger.[8]

Fasilitas

Eidanger didirikan sebagai stasiun kelas tiga, namun kemudian ditingkatkan menjadi stasiun kelas dua. Stasiun ini memiliki bentuk standar yang dirancang oleh Balthazar Lange untuk Vestfoldbanen, dengan stasiun memiliki luas bangunan 98 meter persegi (1.050 sq ft).[9] Stasiun ini memiliki loket tiket, kantor untuk penanganan kargo, dan kantor kepala stasiun. Bangunan rumah enam ruangan untuk kepala stasiun juga dibangun, beserta juga rumah singgah. Stasiun memiliki tujuh jalur, dengan tiga diantaranya mengarah ke depo lokomotif. Pada masa peralihan barang 22 orang bekerja di stasiun ini.[4]

Eidanger terletak pada jarak 192,60 kilometer (119,68 mi) dari Stasiun Oslo Barat pada ketinggian 39,4 meter (129 ft) di atas permukaan laut.[6] Stasiu terhubung dengan Bratsbergbanen di sisi barat dan juga Vestfoldbanen dan Brevikbanen di sisi timur Line come in from the east.[10] Since the closing a passing loop remains at the station.[6]

Layanan

Sebagian besar layanan yang berhenti di Eidanger adalah kereta komuter yang berjalan dari Brevik menuju Skien. Hingga akhir 1940an stasiun dilayani oleh sepuluh sampai 12 perjalanan bolak balik, tetapi pada era 1950an ditingkatkan hingga bisa mencapai 19 perjalanan, sering kali dengan waktu antara tetap per jam, setelah diperkenalkannya kereta rel listrik.[11] Pada akhit tahun 1940an dan 1950an terdapat juga koneksi dengan bus tujuan Arendal di Brevik.[12] NSB memutuskan untuk menghetikan perjalanan kereta komuter mulai 1 Februari 1964, dengan kereta cepat mengikuti pada 26 Mei 1968. Sejak saat itu kereta yang berhenti di Stasiun Eidanger hanya berasal dari Vestfoldbanen.[13]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Bjerke (1994): 162
  2. ↑ Sørensen (1995): 10
  3. ↑ Sørensen (1995): 29
  4. 1 2 Jakobsen (1996): 53
  5. ↑ "Omlegging av veien Porsgrunn – Brevik". Porsgrunns Dagblad (dalam bahasa Norwegian). 4 Mei 2012. hlm. 8.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 Bjerke (1994): 166
  7. ↑ Mustvedt, Per Simon (27 September 1991). "Bruker vann, slipper forskalling". Aftenposten (dalam bahasa Norwegian). hlm. 23.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Fragell, Geir (21 Januari 2013). "– Ikke vanlig å gi til private". Porsgrunns Dagblad (dalam bahasa Norwegian). hlm. 6.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Hartmann (1997): 146
  10. ↑ Sørensen (1995): 23
  11. ↑ Aspenberg (1994): 156
  12. ↑ Sørensen (1995): 64
  13. ↑ Sørensen (1995): 71

Bibliografi

  • Aspenberg, Nils Carl (1994). Glemte spor: boken om sidebanenes tragiske liv (dalam bahasa Norwegian). Oslo: Baneforlaget. ISBN 82-91448-00-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Bjerke, Thor (1994). Banedata '94 (dalam bahasa Norwegian). Oslo: Norsk Jernbaneklubb. ISBN 82-90286-15-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Hartmann, Eivind; Mangset, Øistein; Reisegg, Øyvind (1997). Neste stasjon (dalam bahasa Norwegian). Gyldendal. ISBN 82-05-25294-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Jakobsen, Asbjørn N. (1996). Jernbaneminner fra Vestfold (dalam bahasa Norwegian). Galleberg: A.N. Jakobsen.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Sørensen, Johnny (1995). Breviksbanen (dalam bahasa Norwegian). Brevik: Brevik historielag. ISSN 0333-1377.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan