Jumat, 23 Oktober 2026
14:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Stasiun Bungkaih

Stasiun Bungkaih

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Bungkaih
Kereta Api Indonesia
CM03

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_BKH.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Bungkaih.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emplasemen Stasiun Bungkaih tahun 2017
Lokasi
Koordinat5°15′35″N 96°57′56″E / 5.259808°N 96.965678°E / 5.259808; 96.965678
Ketinggian+7 m
Operator
Letak
km 226+966 lintas Ulee Lheue–Banda Aceh–Sigli–Langsa–Pangkalan Susu[1]
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi
Jumlah jalur3
LayananCut Meutia/Perintis Aceh
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka?
Tanggal penting
Dibuka kembali1 Desember 2013 (bangunan baru)
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Lokal/komuter Stasiun berikutnya
Krueng Geukueh
Terminus
Cut Meutia Krueng Mane
menuju Kutablang
Fasilitas dan teknis
FasilitasMusala Toilet Area merokok Ruang menyusui Pemesanan langsung di loket 
Diagram lintasan stasiun
ke Kr. Mane
depo KRDI Bungkaih
ke Kr. Geukueh
Lokasi pada peta
osm-intl,13,5.259808,96.965678,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Bungkaih&revid=30091787&groups=_d2b75930eceb90a70cb1c9515985155f4304bbb5&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Bungkaih (BKH) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Ulee Madon, Muara Batu, Aceh Utara. Stasiun yang terletak pada ketinggian +7 meter ini termasuk dalam Sub Divisi Regional I.1 Aceh. Walaupun diberi nama Bungkaih, stasiun sebenarnya secara administratif terletak di sebelah barat gampong Keude Bungkaih. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur belok untuk pemberhentian kereta api, jalur 2 merupakan sepur lurus badug, dan jalur 3 yang mengarah ke depo untuk perawatan kereta api.

Stasiun ini diresmikan pada tanggal 1 Desember 2013 sebagai bagian dari proyek pembangunan kembali jalur kereta api di Aceh yang dinonaktifkan pada tahun 1970-an. Untuk tahap awal, dibangunlah jalur kereta api yang menghubungkan Krueng Geukueh dengan Krueng Mane sepanjang 11 km.

Hanya ada satu layanan kereta api yang berhenti di sini, yaitu Cut Meutia.[3]

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[4]

Lokal

Nama kereta api Relasi Keterangan
CM Cut Meutia/Perintis Aceh Krueng Mane Krueng Geukueh -
Bungkaih Tujuan Bungkaih hanya untuk KA U127

Galeri

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sudarsih, A. (2014). "KA Perintis Aceh, Cuma Seribu Perak". Majalah KA. 90: 24–25.
  4. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Krueng Mane
menuju Kutablang
Lintas Aceh
Wilayah pembangunan jalur dengan sepur 1.435 mm
Krueng Geukueh
menuju Muara Satu
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan